Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 22
 
 
 
Tunggu Uji Labor, Jalangan Tempat Ratusan Kerbau Mati di Rohul Sudah Diisolasi

Riauterkini - PEKANBARU - Tim observasi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Riau kirimkan sampel tulang, pulmo kerbau ke Balai Veteriner (Bvet) Bukittinggi Sumatera Barat. Sampel tulang kerbau itu, berasal dari jalangan (padang rumput luas) peternakan warga di Rokan Hulu (Rohul) yang sebelumnya terpapar penyakit sapi ngorok atau septicemia epizootica (SE)

Proses uji sampel diperkirakan selama satu minggu lebih. Hasil uji laboratorium itu, sebagai bentuk penegasan atas diagnosa penyakit sapi ngorok tersebut.

"Sebenarnya karena daerah endemis dan hasil pemeriksaan fisik, kami sudah bisa diagnosa itu penyakit SE. Pemeriksaan laboratorium untuk peneguhan diagnosa saja," kata Kepala Dinas PKH Riau, Herman melalui Subkor Kelambagaan Sumber Daya Kesehatan Hewan dan Pengawasan Obat Hewan PKH Provinsi Riau, drh Revalita Budiani, Senin (7/11/22).

Observasi dilakukan di jalangan Pasir Pulo Hotang, Desa Bangun Purba Timur Jaya Kecamatan Bangun Purba. Kemudian jalangan di Pinggir Sungai Batang Lubuh. Dilokasi juga sekaligus menjadi destinasi wisata alam, pemandian maupun keunikan pemeliharaan dan koloni kerbau.

Ada pun dari hasil observasi itu untuk jalangan Pasir Pulo Hotang, populasi sebelum wabah berjumlah 91 ekor. Setelah wabah, tersisa 14 ekor terhitung pada 3 November 2022. Sementara jalangan Pinggir Sungai Batang Lubuh dari 77 ekor kerbau dengan rincian 20 ekor mati, 57 ekor potong paksa dengan diagnosa infausta.

"Observasi ini kita juga melibatkan 10 peternak kerbau di lapangan," ungkap Revalinda.

Dua jalangan yang sudah diobservasi itu, Dinas PKH Riau melakukan penutupan sementara lokasi jalangan. Kemudian sudah menguburkan bangkai kerbau yang mati. Penerapan biosekuriti.

"Untuk pengosongan wilayah sampai dengan minimal empat bulan setelah wabah berakhir atau menyesuaikan cuaca," papar Revalinda lagi.

Dua jalangan kerbau lainnya yang lokasinya tidak berjauhan dari tempat jalangan yang banyak ditemukan kerbau mati juga langsung diisolasi. Dua lokasi jalangan itu adalah jalangan Pasir Tanjung dengan jumlah populasi 300 ekor kerbau. Kemudian Pasir Siabu dengan jumlah populasi 200 ekor kerbau.

Upaya isolasi yakni dengan membatasi lalu lintas ternak dan manusia dari luar. Begitu juga untuk petugas desinfeksi dan pengawasan. Sementara untuk pemberian vitamin bplek oleh peternak yang sudah dikader menyuntik dalam pengawasan dokter hewan maupun paramedik. ***(mok)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Kamis, 09 Juli 2026

100 Bikers Ramaikan Vario Street Nation 2026 di Pekanbaru

Gelaran Vario Street Nation 2026 di Pekanbaru berlangsung meriah. Diikuti 100 pemotor alias bikers.

Galeri
Selasa, 23 Juni 2026

DPRD Pekanbaru Gelar Paripurna Hari Jadi ke-242, KolaborAksi Jadi Kunci Wujudkan Kota Maju dan Berkelanjutan

DPRD Pekanbaru Gelar Paripurna Hari Jadi ke-242, KolaborAksi Jadi Kunci Wujudkan Kota Maju dan Berkelanjutan.

Advertorial
Selasa, 23 Juni 2026

HUT ke-242 Pekanbaru, Dari Green City Hingga Rekor Dunia Talam Ketan Durian

HUT Ke-242 Pekanbaru, Dari Green City Hingga Rekor Dunia Talam Ketan Durian

Advertorial
Senin, 22 Juni 2026

Ketua DPRD Inhil Hadiri Road To Bhayangkara Run dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

Ketua DPRD Inhil Hadiri Road To Bhayangkara Run dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80.

Galeri
Rabu, 13 Mei 2026

Galeri, Murid TK ABA Belajar Dunia Broadcasting di Diskominfops Inhil

Galeri, Murid TK ABA Belajar Dunia Broadcasting di Diskominfops Inhil

Advertorial
Senin, 15 Juni 2026

Disambut Wabup Hendrizal, 214 Jemaah Haji Inhu Tiba dengan Selamat

Disambut Wabup Hendrizal, 214 Jemaah Haji Inhu Tiba dengan Selamat

Berita Lainnya

Rabu, 15 Juli 2026

Lapas Tembilahan Gagalkan Penyelundupan 2 Unit Handphone dalam Titipan Makanan


Rabu, 15 Juli 2026

Diduga Edar Perusak Saraf, Oknum Honorer RSUD Bengkalis Digulung Polisi


Rabu, 15 Juli 2026

PPN Sumbagut Terus Perkuat Distribusi BBM di Sumatera Utara


Selasa, 14 Juli 2026

Kronologi Hilang hingga Ditemukan Tewas Dokter PPDS RSUD Siak, Polisi Sudah Kantongi CCTV


Selasa, 14 Juli 2026

Minta Maaf, Travel Umroh Detofa Janji Kembalikan Uang Jemaah Secara Bertahap


Selasa, 14 Juli 2026

AKBP Aldi Alfa Faroqi Resmi Jabat Kapolres Rokan Hilir, Tongkat Estafet Kepemimpinan Berlangsung Khidmat


Selasa, 14 Juli 2026

Warga Resah, Bau Gas Menyengat Sekitaran Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai


Selasa, 14 Juli 2026

Bhabinkamtibmas di Ukui Pelalawan Motivasi Petani Tanam Cabai dan Dukung Asta Cita Ketahanan Pangan


Selasa, 14 Juli 2026

Kejari Pelalawan Limpahkan Enam Berkas Perkara Dugaan Korupsi Penyaluran Pupuk Subsidi ke Pengadilan Tipikor


Selasa, 14 Juli 2026

Abrasi Terjang Desa Sungai Nyiur Inhil, Rumah dan Dermaga Ambruk


Selasa, 14 Juli 2026

Plt Gubri Serahkan Ribuan Data Penunggak Pajak Kendaraan di Dumai


Selasa, 14 Juli 2026

Komisi III Apresiasi Pelaksanaan Proker Diskominfoss Kuansing


Selasa, 14 Juli 2026

Dorong Peningkatan PAUD, PT Musim Mas Bangun Tiga Ruang Kelas TK di Pesaguan Pelalawan


Selasa, 14 Juli 2026

Seorang Dokter Spesialis Ditemukan Tewas di Semak Dekat Pagar RSUD Siak


Selasa, 14 Juli 2026

OTT Kadishub Siak Panen Sindiran dalam Bentuk Papan Bunga


Selasa, 14 Juli 2026

Kilang Pertamina Sungai Pakning Paparkan Praktik Baik CSR di Forum Nasional KLH


Selasa, 14 Juli 2026

Dinkes Bengkalis Taja Pelatihan Tata Laksana Malaria Bagi Tenaga Medis di Fasilitas Pelayanan Kesehatan


Selasa, 14 Juli 2026

Seorang Remaja di Kahnaing Tewas Tertimbun Runtuhan Tebing di Bekas Penambang Emas Ilegal


Selasa, 14 Juli 2026

PTPN IV Regional III-Kejati Riau Perkuat Sinergi Kawal Transformasi Bisnis Berkelanjutan


Selasa, 14 Juli 2026

Seorang Belum Ditemukan, Pencarian Korban Lampung Tenggelam di Buton Dihentikan di Hari Ketujuh