Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 22
 
 
 
Asrinya Hutan Perumahan PHR, Jadi Rumah Sejuk bagi Spesies yang Dilindungi

Riauterkini-PEKANBARU-Udara pagi terasa sejuk saat memasuki kawasan hutan Sungai Ambang, di Komplek Perumahan Pertamina (Komperta) Rumbai, Pekanbaru. Kicauan burung di balik pucuk pohon dan arus air yang mengalir di anak sungai menambah suasana alam kian asri.

Kawasan Sungai Ambang juga menjadi salah satu jogging track di sekitar hutan tropis di area Komperta Rumbai. Keberadaan hutan Rumbai yang berdampingan dengan komplek perumahan ini seolah mengobati kerinduan alam yang harmoni, ditambah suara hewan khas hutan tropis merdu terdengar di balik rimbunnya pohon dan semak belukar.

Hutan Rumbai terbagi atas kawasan barat, timur dan koridor yang merupakan hutan sekunder tua yang berfungsi sebagai penyangga kehidupan di sekitarnya. Luasnya mencapai 420 hektar.

Peduli lingkungan menjadi aspek penting bagi PHR memastikan keberlanjutan alam yang seimbang. Mempertahankan hutan Rumbai tetap ada dan terjaga, merupakan ikhtiar PHR dalam mewarisi alam yang lestari.

"Ini merupakan komitmen PT Pertamina Hulu Rokan dalam pelestarian alam, sehingga hutan dan satwanya masih tetap terjaga dan terlindungi,” kata Corporate Secretary PHR Rudi Ariffianto.

Hutan Rumbai memiliki keistimewaan flora dengan ketinggian pohon yang bervariasi, keragaman cara hidup serta tegakan pohon yang khas. Berdasarkan identifikasi, setidaknya terdapat 343 jenis pohon di hutan Rumbai. Pohon besar khas hutan tropis masih berdiri tegak dengan tajuknya yang rimbun.

Sebanyak 4 jenis pohon dalam kategori langka yakni Tembusu (fagraea fagrans), Kulim (scorodocarpus borneensis), Jelutung (dyera costulata) dan Gaharu (Aquilaria malaccensis). Terdapat pula 2 jenis Nephentes, 5 jenis Anggrek dan 55 jenis jamur makrokopis.

Satwa yang mendiami hutan Rumbai pun tak kalah beragam. Berbagai jenis burung dilindungi bebas berseliweran. Setidaknya terdapat 133 spesies burung, di mana 24 spesies di antaranya masuk dalam kategori dilindungi seperti Sikep-madu Asia (permis ptilorhynchus), Elang Kelelawar (macheirampus Alcinus), Enggang Cula (buceros rhinoceros) dan Cica Daun Sayap Biru (chloropsis sonnerati).

Tak kalah uniknya, terdapat pula 8 spesies primata, di mana 4 spesies di antaranya dilindungi seperti Lutung Kelabu (trachypithec uscristatus), Simpai (presbytis siamensis), Owa Ungko (Hylobates agilis) dan Kukang (nycticebus caucang).

Sedangkan kawanan monyet ekor panjang (macaca fasciculoarus) lazim terlihat di kawasan perkantoran. Melompat dari satu pohon ke pohon lain, bahkan tak segan masuk ke halaman rumah memanjat pohon buah-buahan.

Hutan Rumbai juga menyimpan keanekaragaman mamalia. Setidaknya masih terdapat 16 spesies mendiami hutan, 10 spesies di antaranya jenis dilindungi seperti tapir, linsang, kucing hutan, kucing emas, trenggiling, musang air, kancil, berang-berang, kucing dahan dan landak.

PHR terus memupuk kesadaran pekerja dan masyarakat di sekitar kamp agar peduli dengan lingkungan. Perusahaan selalu meningkatkan sosialisasi perlindungan hutan dan satwa melalui Operational Excellence/Health Environmental Safety (OE/HES). Gerakan menanam pohon terus dilakukan. Sepanjang Januari hingga Juli 2023, sebanyak 611 bibit pohon telah di tanam di sekitar hutan.

Bibit pohon yang ditanam terdiri dari Matoa (pametia pinnata), Tempunik (artocarpus rigius), Cempedak (Artocarpus heterophilius) dan Jamblang (syzygium cumini). PHR turut aktif melakukan pembibitan serta identifikasi dan pelabelan pohon.

Penanaman pohon jenis buah-buahan dinilai perlu untuk menambah pasokan makanan bagi primata di dalam hutan. “Langkah ini dilakukan agar primata tidak terganggu, kegiatan operasional pun berjalan lancar,” tutur Rudi.

Tidak hanya di Rumbai, PHR juga masih memiliki hutan alam yang lestari di sekitar kamp Minas dan Duri. Seperti Hutan Talang, yang saat ini masih menjadi tempat yang nyaman bagi Satwa Gajah Sumatra (elephas maximus sumatranus).

“PHR senantiasa menjaga hutan dan satwa di manapun daerah operasinya. Aspek lingkungan menjadi perhatian utama dalam setiap aktivitas dan kinerja yang berkelanjutan,” ujarnya.

Ada banyak program peduli lingkungan dilakukan lewat program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Yang terdekat dari Hutan Rumbai yakni sinergitas dengan Pemerintah Provinsi Riau dalam Pembangunan Strategis Kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Minas.***(rls)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Senin, 27 Juli 2026

Peringati HAN ke-42, Bupati Inhu Tegaskan Pemenuhan Hak Hak Anak

Peringati HAN ke-42, Bupati Inhu Tegaskan Pemenuhan Hak Hak Anak

Galeri
Selasa, 23 Juni 2026

DPRD Pekanbaru Gelar Paripurna Hari Jadi ke-242, KolaborAksi Jadi Kunci Wujudkan Kota Maju dan Berkelanjutan

DPRD Pekanbaru Gelar Paripurna Hari Jadi ke-242, KolaborAksi Jadi Kunci Wujudkan Kota Maju dan Berkelanjutan.

Advertorial
Kamis, 09 Juli 2026

100 Bikers Ramaikan Vario Street Nation 2026 di Pekanbaru

Gelaran Vario Street Nation 2026 di Pekanbaru berlangsung meriah. Diikuti 100 pemotor alias bikers.

Advertorial
Selasa, 23 Juni 2026

HUT ke-242 Pekanbaru, Dari Green City Hingga Rekor Dunia Talam Ketan Durian

HUT Ke-242 Pekanbaru, Dari Green City Hingga Rekor Dunia Talam Ketan Durian

Galeri
Rabu, 13 Mei 2026

Galeri, Murid TK ABA Belajar Dunia Broadcasting di Diskominfops Inhil

Galeri, Murid TK ABA Belajar Dunia Broadcasting di Diskominfops Inhil

Advertorial
Senin, 22 Juni 2026

Ketua DPRD Inhil Hadiri Road To Bhayangkara Run dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

Ketua DPRD Inhil Hadiri Road To Bhayangkara Run dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80.

Berita Lainnya

Jumat, 07 Agustus 2026

Polsek Tanah Putih Data Sumber Air Pemadaman Karhutla, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau


Jumat, 07 Agustus 2026

3 Pemilik 8 Paket Sabu di Langgam, Pelalawan Ditangkap Polisi


Kamis, 06 Agustus 2026

Monyet Peneror Warga Tembilahan Dibawa BBKSDA Riau untuk Observasi Prilaku


Kamis, 06 Agustus 2026

Kolaborasi Forkopimda dan Satgas Gabungan, Karhutla di Riau Terkendali


Kamis, 06 Agustus 2026

Dua Pekan Diburu, Akhirnya Monyet Serang 18 Warga di Tembilahan Berhasil Ditangkap


Kamis, 06 Agustus 2026

Plt Gubri Tinjau Operasi Pasar Murah


Kamis, 06 Agustus 2026

Hampir Dua Pekan Diburu, Akhirnya Monyet Diduga Serang 18 Warga di Tembilahan Berhasil Ditangkap


Kamis, 06 Agustus 2026

Pemprov Riau Tanam 2.500 Pohon di Stadion Utama, Wujudkan Ruang Hijau Berkelanjutan


Kamis, 06 Agustus 2026

Gerak Cepat, PPN Sumbagut Salurkan Bantuan Korban Bencana Banjir di Sumbar


Kamis, 06 Agustus 2026

Juara Umum, Petenis Belia Persembahkan Kado HUT RI bagi PTPN IV Regional III


Kamis, 06 Agustus 2026

Bertaruh Nyawa Tanpa Tabung Oksigen, Kisah Penyelam Tradisional Cari Bocah Tenggelam di Sungai Siak


Kamis, 06 Agustus 2026

Seragam Gratis untuk Murid SD dan SMP Negeri Mulai Direalisasikan, Program Wako Agung Disambut Antusias


Kamis, 06 Agustus 2026

Polres Rohil dan Pemkab Perkuat Sinergi Cegah Karhutla


Kamis, 06 Agustus 2026

Jarak Pandang Sulitkan Penyelam Cari Bocah Hilang di Sungai Siak


Kamis, 06 Agustus 2026

BKAD Gandeng Kejari Inhil Selesaikan Tunggakan Lelang 18 Kendaraan 2007-2013 Senilai Rp646 Juta


Kamis, 06 Agustus 2026

Fraksi PKB Inisiasi Ranperda Perlindungan Data Pribadi, Bapemperda DPRD Kampar Matangkan Naskah Akademik


Kamis, 06 Agustus 2026

Pilih Apel Siaga, Kapolres Kuansing Ajak Kompak Atasi Karhutla


Kamis, 06 Agustus 2026

Harmoni Pemkab dan Polres Meranti: Sambut Kapolres Baru, Siap Gelar Ekspedisi Merah Putih


Kamis, 06 Agustus 2026

Aksi Damai, 150 Atlet PAPERNAS 2024 Tagih Pelunasan Bonus


Kamis, 06 Agustus 2026

Malam Hari, Polsek Tanah Putih Sisir Titik Rawan Lewat Patroli Blue Light