Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 22
 
 
 
ISEI Riau Fasilitasi 50 Perguruan Tinggi Bidang EMBA di Riau & Kepri untuk Mendapat Akreditasi Unggul

Riauterkini - PEKABARU - Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Riau bersama Bank Indonesia, Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi Manajemen Bisnis & Akuntasi (LAMEMBA) dan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XVII Riau - Kepri menggelar acara Sosialisasi Akreditasi Perguruan Tinggi Bidang Ekonomi Manajemen Bisnis & Akuntansi (EMBA). Gelaran yang mengusung tema “Peningkatan Kualitas Pendidikan Tinggi Bidang EMBA Dalam Rangka Menciptakan SDM Provinsi Riau & Kepri yang Kompeten dan Berdaya Saing Menuju Indonesia Emas 2045” dilaksanakan di Aula Lancang Kuning Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau, Jumat (25/10/24) lalu.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau Panji Achmad. Sedangkan narasumber antara lain Prof. Dr. Eddy Rasyid Phd., CA dan Prof. Christantius Dwiatmadja, Ph.D dari Dewan Eksekutif LAMEMBA serta Dr. Nopriadi, SKM, MKes dari LLDIKTI Wilayah 17 Riau-Kepri dan sebagai moderator adalah Dr. Achmad Tavip Junaedi, Wakil Ketua ISEI Riau/Asesor LAMEMBA.

Acara ini selain dihadiri oleh jajaran pengurus ISEI Riau, juga dihadiri oleh peserta yang berasal dari kalangan pimpinan akademisi seperti Universitas, Institut, Politeknik STIE, STAI dan Akademi baik negeri dan swasta yang ada di Provinsi Riau dan Kepri.

Herman Boedoyo, Ketua ISEI Riau mengatakan sosialisasi akreditasi ini dilaksanakan sesuai dengan tujuan utama ISEI untuk memajukan bidang ekonomi, meningkatkan kualitas pendidikan ekonomi, serta meningkatkan keterampilan dan pengetahuan para sarjana ekonomi di Indonesia. untuk itu lembaga pendidikan tinggi bidang EMBA harus dapat menghasilkan SDM yang berkualitas dan berdaya saing.

"Provinsi Riau dan Kepri mempunyai posisi yang sangat strategis, alur perdagangan tersibuk di dunia yaitu selat Melaka, 40% barang perdagangan dunia melintasi di selat ini dengan nilai, US$ 3,37 triliun setiap tahunnya. Terletak di daerah maritim di 3 negara, yaitu Indonesia, Malaysia dan Singapura," ujarnya.

Namun ceritanya, Singapura lah yang dapat mewujudkan potensi sebenarnya Selat Melaka itu. Singapura yang merdeka 1965 setelah dipaksa keluar dari Malaysia, dengan kondisi saat itu Singapura yang miskin, pengangguran tinggi, daerah kumuh dan tidak memiliki sumber daya Alam.

Sementara Lee Kuan Yew, Pendiri/Perdana Menteri Singapura 1959-1990 sadar memulai dengan menciptakan pendidikan yang berkualitas untuk menghasilkan SDM berkualitas, dengan menaikan gaji guru, menyeleksi guru secara ketat, hanya 5% lulusan terbaik yang bisa menjadi guru. Hal ini terbukti saat ini Singapura menjadi nomor 5 terbesar di dunia dan nomor 1 di Asia sebagai Negara dengan hasil pendidikan terbaik.

Singapura telah membuktikan bahwa dengan pendidikan membawa perubahan yang menjadikan Singapura Negara Maju. Untuk itu menurut Herman Boedoyo, standarisasi dan akreditasi pendidikan tinggi Singapura harus menjadi pedoman dan contoh untuk memajukan pendidikan tinggi di Provinsi Riau dan Kepri.

Prof. Dr. Eddy R. Rasyid selaku Sekretaris Dewan Eksekutif LAMAMBA, berfokus pada perubahan sistem-sistem akreditasi program studi saat ini bagi perguruan tinggi. Akreditasi LAMEMBA wajib dilakukan agar prodi bisa sampai ke tahapan akreditasi internasional. Sistem penjaminan mutu internal pun turut menjadi kunci utama dalam akreditasi yang dilakukan LAMEMBA.

“LAMEMBA tidak hanya berkutat khusus pada akreditasi, tetapi juga mendorong program studi di suatu perguruan tinggi untuk lebih berkualitas. Dulu saat di bawah BAN PT instrumen akreditasi antara prodi pendidikan dengan non pendidikan disamakan, namun dengan LAMEMBA dibedakan. Sehingga suatu prodi kualitasnya semakin terjamin,”ujarnya.

Lalu, Dr. Nopriadi, Kepala LLDIKTI menjelaskan bahwa dalam peningkatan akreditasi bagi Perguruan Tinggi & program studi, terdapat syarat operasional yang perlu dipenuhi baik secara praktis maupun secara teoritis sebagai penunjang kinerja, akselerasi gelar dosen sebagai pendidik, mutu program studi, dan sistem kerja dengan mutu internal.

"Dengan adanya pelaksanaan sosialisasi akreditasi ini, Perguruan Tinggi di lingkungan LLDIKTI Wilayah XVII menjadi semakin berkualitas, dapat mencapai visi dengan akreditasi unggul dan menjadi kampus teladan untuk akses pendidikan di Indonesia," terangnya.***(Arl)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Rabu, 08 April 2026

Enam Dekade Menjemput Berkah: BRK Syariah Perkuat Ekonomi Daerah di Usia ke-60

Enam Dekade Menjemput Berkah: BRK Syariah Perkuat Ekonomi Daerah di Usia ke-60

Galeri
Jumat, 06 Maret 2026

Momen Hangat Safari Ramadan, Plt Gubri SF Hariyanto Santuni Anak Yatim di Bagansiapiapi

Momen Hangat Safari Ramadan, Plt Gubri SF Hariyanto Santuni Anak Yatim di Bagansiapiapi

Advertorial
Senin, 06 April 2026

Honda Premium Matic Day di Mal SKA Pekanbaru Sedot Antusias Ribuan Pengunjung

Kehadiran Honda Premium Matic Day di Mal SKA Pekanbaru direspon positif. Ribuan pengunjung antusias berdatangan.

Advertorial
Minggu, 29 Maret 2026

Bina UMKM Desa, Cara PT Sari Lembah Subur Dorong Penguatan Ekonomi Masyarakat Sekitar

PT Sari Lembah Subur punya cara khusus meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar. Melakukan pembinaan ekonomi.

Galeri
Kamis, 05 Maret 2026

Apel Kesiapsiagaan Karhutla Nasional 2026, Menko Polkam RI: Jaga Alam Tanggung Jawab Kita

Apel Kesiapsiagaan Karhutla Nasional 2026, Menko Polkam RI: Jaga Alam Tanggung Jawab Kita

Advertorial
Jumat, 20 Maret 2026

Hadirkan Program Menarik untuk Konsumen, Honda AT Family Day Sukses Digelar di Mal SKA Pekanbaru

Hadirkan Program Menarik untuk Konsumen, Honda AT Family Day Sukses Digelar di Mal SKA Pekanbaru.

Berita Lainnya

Kamis, 09 April 2026

Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai dan Kilang Sungai Pakning Sabet Penghargaan PROPER Hijau 2025


Kamis, 09 April 2026

Peringati ke - 80 HUT TNI AU, Lanud Rsn Gelar Ziarah dan Anjangsana


Kamis, 09 April 2026

Diduga Dibunuh, Pria di Berancah Bengkalis Ditemukan Tewas di Dapur


Kamis, 09 April 2026

Korupsi Pengelolaan Keuangan Migas, Dirut dan Direktur Keuangan PT SPR Dituntut 7 Tahun dan 6 Tahun Penjara


Kamis, 09 April 2026

Polres Siak Selidiki Penyebab Tewasnya Siswa SMP Sains Tahfizh Islamic Center


Kamis, 09 April 2026

PTPN IV PalmCo-Pekanbaru Hospitality Institute Perkuat Kemandirian Kewirausahaan Pemuda Riau


Kamis, 09 April 2026

Bahas Penguatan Sinergi Keamanan Selat Malaka Polda Riau Temui Polis Malaka


Kamis, 09 April 2026

Borong 12 Proper Hijau, PPN Sumbagut Perkuat Aksi Nyata Jaga Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat


Kamis, 09 April 2026

Lewat JALUR Polsek Tanah Putih Susuri Sungai Rokan untuk Edukasi Lingkungan pada Warga


Kamis, 09 April 2026

Ancaman Krisis Air Bersih, Perumdam Tirta Terubuk Bengkalis Siapkan Strategi Darurat


Kamis, 09 April 2026

Diduga Cabuli Ponakan, Paman di Pinggir Bengkalis Dipolisikan


Kamis, 09 April 2026

Meresahkan, Polres Bengkalis Ringkus Dua Pengedar Perusak Otak di Banlak


Kamis, 09 April 2026

Dari Kebun ke Energi, Cara Asian Agri dan Apical Tingkatkan Nilai Sawit


Kamis, 09 April 2026

Satu Unit Rumah Terbakar di Pangean, Kebakaran Ditaksir 70 Juta Rupiah


Rabu, 08 April 2026

Massa Geruduk Kantor Kapolsek Diduga Terkait Penangkapan Pelaku PETI


Rabu, 08 April 2026

Integrasi Data dan Kolaborasi Institusional Dorong Efektivitas Program Jargas APBN 2025


Rabu, 08 April 2026

Panen Raya Jagung di Kampar, Sinergi Polres Kampar dan Dunia Usaha Perkuat Swasembada Pangan


Rabu, 08 April 2026

Idris Laena : Pihak Terkait Harus Beri Perhatian Atas Kebakaran Besar di Pulau Kijang


Rabu, 08 April 2026

Anak Bunuh Ayah di Bengkalis, Polisi Dalami Kondisi Kejiwaan Pelaku


Rabu, 08 April 2026

Polres Bengkalis Tangkap Pelaku Penyebab Karhutla di Hutan Samak Ruput