Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 23
 
 
ISEI Riau Fasilitasi 50 Perguruan Tinggi Bidang EMBA di Riau & Kepri untuk Mendapat Akreditasi Unggul

Riauterkini - PEKABARU - Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Riau bersama Bank Indonesia, Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi Manajemen Bisnis & Akuntasi (LAMEMBA) dan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XVII Riau - Kepri menggelar acara Sosialisasi Akreditasi Perguruan Tinggi Bidang Ekonomi Manajemen Bisnis & Akuntansi (EMBA). Gelaran yang mengusung tema “Peningkatan Kualitas Pendidikan Tinggi Bidang EMBA Dalam Rangka Menciptakan SDM Provinsi Riau & Kepri yang Kompeten dan Berdaya Saing Menuju Indonesia Emas 2045” dilaksanakan di Aula Lancang Kuning Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau, Jumat (25/10/24) lalu.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau Panji Achmad. Sedangkan narasumber antara lain Prof. Dr. Eddy Rasyid Phd., CA dan Prof. Christantius Dwiatmadja, Ph.D dari Dewan Eksekutif LAMEMBA serta Dr. Nopriadi, SKM, MKes dari LLDIKTI Wilayah 17 Riau-Kepri dan sebagai moderator adalah Dr. Achmad Tavip Junaedi, Wakil Ketua ISEI Riau/Asesor LAMEMBA.

Acara ini selain dihadiri oleh jajaran pengurus ISEI Riau, juga dihadiri oleh peserta yang berasal dari kalangan pimpinan akademisi seperti Universitas, Institut, Politeknik STIE, STAI dan Akademi baik negeri dan swasta yang ada di Provinsi Riau dan Kepri.

Herman Boedoyo, Ketua ISEI Riau mengatakan sosialisasi akreditasi ini dilaksanakan sesuai dengan tujuan utama ISEI untuk memajukan bidang ekonomi, meningkatkan kualitas pendidikan ekonomi, serta meningkatkan keterampilan dan pengetahuan para sarjana ekonomi di Indonesia. untuk itu lembaga pendidikan tinggi bidang EMBA harus dapat menghasilkan SDM yang berkualitas dan berdaya saing.

"Provinsi Riau dan Kepri mempunyai posisi yang sangat strategis, alur perdagangan tersibuk di dunia yaitu selat Melaka, 40% barang perdagangan dunia melintasi di selat ini dengan nilai, US$ 3,37 triliun setiap tahunnya. Terletak di daerah maritim di 3 negara, yaitu Indonesia, Malaysia dan Singapura," ujarnya.

Namun ceritanya, Singapura lah yang dapat mewujudkan potensi sebenarnya Selat Melaka itu. Singapura yang merdeka 1965 setelah dipaksa keluar dari Malaysia, dengan kondisi saat itu Singapura yang miskin, pengangguran tinggi, daerah kumuh dan tidak memiliki sumber daya Alam.

Sementara Lee Kuan Yew, Pendiri/Perdana Menteri Singapura 1959-1990 sadar memulai dengan menciptakan pendidikan yang berkualitas untuk menghasilkan SDM berkualitas, dengan menaikan gaji guru, menyeleksi guru secara ketat, hanya 5% lulusan terbaik yang bisa menjadi guru. Hal ini terbukti saat ini Singapura menjadi nomor 5 terbesar di dunia dan nomor 1 di Asia sebagai Negara dengan hasil pendidikan terbaik.

Singapura telah membuktikan bahwa dengan pendidikan membawa perubahan yang menjadikan Singapura Negara Maju. Untuk itu menurut Herman Boedoyo, standarisasi dan akreditasi pendidikan tinggi Singapura harus menjadi pedoman dan contoh untuk memajukan pendidikan tinggi di Provinsi Riau dan Kepri.

Prof. Dr. Eddy R. Rasyid selaku Sekretaris Dewan Eksekutif LAMAMBA, berfokus pada perubahan sistem-sistem akreditasi program studi saat ini bagi perguruan tinggi. Akreditasi LAMEMBA wajib dilakukan agar prodi bisa sampai ke tahapan akreditasi internasional. Sistem penjaminan mutu internal pun turut menjadi kunci utama dalam akreditasi yang dilakukan LAMEMBA.

“LAMEMBA tidak hanya berkutat khusus pada akreditasi, tetapi juga mendorong program studi di suatu perguruan tinggi untuk lebih berkualitas. Dulu saat di bawah BAN PT instrumen akreditasi antara prodi pendidikan dengan non pendidikan disamakan, namun dengan LAMEMBA dibedakan. Sehingga suatu prodi kualitasnya semakin terjamin,”ujarnya.

Lalu, Dr. Nopriadi, Kepala LLDIKTI menjelaskan bahwa dalam peningkatan akreditasi bagi Perguruan Tinggi & program studi, terdapat syarat operasional yang perlu dipenuhi baik secara praktis maupun secara teoritis sebagai penunjang kinerja, akselerasi gelar dosen sebagai pendidik, mutu program studi, dan sistem kerja dengan mutu internal.

"Dengan adanya pelaksanaan sosialisasi akreditasi ini, Perguruan Tinggi di lingkungan LLDIKTI Wilayah XVII menjadi semakin berkualitas, dapat mencapai visi dengan akreditasi unggul dan menjadi kampus teladan untuk akses pendidikan di Indonesia," terangnya.***(Arl)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Jumat, 18 September 2026

Dampingi Kapolda Riau dan Pangdam TT, Bupati Inhu Tinjau Lokasi Karhutla

Bupati Inhu menerima menerima kunjungan Kapolda dan Pandang Tuanku Tambusai. Mendampingi meninjau kebakaran lahan.

Galeri
Rabu, 19 Agustus 2026

Dari Renungan Suci hingga Resepsi, Potret HUT ke-81 RI di Inhu

Dari Renungan Suci hingga Resepsi, Potret HUT ke-81 RI di Inhu

Advertorial
Kamis, 10 September 2026

Capella Honda Riau Apresiasi 26 SMK Mitra Binaan Program AHASS Goes to School

Capella Honda Riau Apresiasi 26 SMK Mitra Binaan Program AHASS Goes to School.

Advertorial
Minggu, 06 September 2026

Capella Honda Apresiasi Konsumen Loyal di Momen Hari Pelanggan Nasional 2026

Capella Honda Apresiasi Konsumen Loyal di Momen Hari Pelanggan Nasional 2026.

Galeri
Senin, 17 Agustus 2026

Galeri, Ketua DPRD Inhil Iwan Taruna Bacakan Teks Proklamasi pada Upacara Hari HUT Kemerdekaan ke-81 RI

Galeri, Ketua DPRD Inhil Iwan Taruna Mengikuti dan Baca Teks Proklamasi pada Upacara Hari HUT Kemerdekaan RI ke-81

Advertorial
Kamis, 03 September 2026

New Vario Evo Night Ride Vol 2, Lebih dari 170 Bikers Terangi Malam Pekanbaru

New Vario Evo Night Ride Vol 2, Lebih dari 170 Bikers Terangi Malam Pekanbaru.

Berita Lainnya

Minggu, 27 September 2026

APHI dukung Prabowo Koreksi Regulasi Pembakaran Lahan


Sabtu, 26 September 2026

Diduga Hendak Tawuran, Puluhan Remaja Diamankan TIM URC RAGA Polda Riau


Sabtu, 26 September 2026

Polisi Tangkap Buruh di Ukui Pelalawan, Diduga Edarkan Sabu 1,32 Gram


Sabtu, 26 September 2026

Syafrizal Desak Penelusuran Dugaan Kecelakaan Kerja yang Tewaskan Pemanen PT Serikat Putra


Sabtu, 26 September 2026

Tim Inovasi PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai Raih Juara Lomba Inovasi IQPC di Bangkok


Sabtu, 26 September 2026

Rumah Petak Warga di Sari Mulya, Pelalawan Terbakar, Diduga Lupa Matikan Kompor


Sabtu, 26 September 2026

Polsek Tanah Putih Gencarkan Sosialisasi Larangan Karhutla, Maklumat Kapolda Riau Dibagikan ke Warga Putat


Sabtu, 26 September 2026

Absen Hadiri Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Inhu Dinilai Sangat Rugikan Partai


Sabtu, 26 September 2026

Warga Temukan Jenazah Pria di dalam Togok Jaring Ikan di Sungai Batang, Inhil


Jumat, 25 September 2026

Libatkan Pegawai, Mitra Kerja Hingga Pengguna Jasa, Bandara SSK II Pekanbaru Gelar Donor Darah


Jumat, 25 September 2026

Riau Dilaporkan Nihil Titik Api, Karhutla di Inhu dan Inhil Dipastikan Sudah Padam


Jumat, 25 September 2026

Dimeriahkan 32 Stand, Pertamina SMEXPO 2026 Jadi Wadah Penguatan dan Pembinaan UMKM di Riau


Jumat, 25 September 2026

DPRD Kuansing Gelar Paripurana Agenda Nota Pengantar Perubahan APBD 2026


Jumat, 25 September 2026

Nota Kesepakatan Perubahan KUA-PPAS 2026 Kuansing Ditandatangani, DPRD Targetkan Pembahasan Rampung Akhir September


Jumat, 25 September 2026

Sumur RECO#4 Berproduksi 1.528 BOPD, PHR Optimalkan Kembali Lapangan Idle


Jumat, 25 September 2026

Capella Honda Beri Solusi #Cari_Aman Bahaya Kafein dan Rasa Kantuk di Jalan


Jumat, 25 September 2026

Pendapatan Daerah Anjlok, Pemkab Siak Kembali "Ikat Pinggang" di RAPBD-P 2026


Jumat, 25 September 2026

Syair Perang Siak Resmi Ditetapkan Jadi Ingatan Kolektif Nasional 2026, Kado Istimewa HUT Siak ke-27


Jumat, 25 September 2026

Bapenda Inhu dan BRK Syariah Air Molek Tanda tangani Kerja Sama Penerimaan Pembiayaan Pajak dan Retribusi Daerah


Jumat, 25 September 2026

Jawab Poin Kritis DPRD, Pemprov Riau Garansi APBD-P 2026 Bebas Program Seremonial dan Fokus Garap Infrastruktur