Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 22
 
 
 
FKIP Umri Gelar Lokakarya Kemitraan PPG dan Launching Sistem PLP

Riauterkini-PEKANBARU-Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Riau (FKIP Umri) menyelenggarakan Lokakarya Kemitraan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) sekaligus peluncuran Sistem Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP), pada Kamis (21/11/24). Bertempat di Hotel Pangeran Pekanbaru, giat tersebut juga dibarengi dengan penandatanganan nota kesepahaman dan kerja sama dengan berbagai mitra di bidang pendidikan.

Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Rektor I Umri, Dr Hj Wirdati Irma, serta dihadiri Wakil Rektor II dan III Umri, Dekan beserta civitas akademika FKIP Umri, Koordinator Widya Iswara Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Kepala Sekolah, serta para guru dari berbagai sekolah mitra.

Dekan FKIP Umri, Pratama Benny Herlandy MPd menyampaikan bahwa lokakarya ini merupakan langkah strategis FKIP Umri untuk memperluas jalinan kemitraan dengan institusi pendidikan dan dunia industri.

"Ini merupakan tahun kedua kami menjalin kerja sama dengan 30 sekolah calon mitra, yang mencakup jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK, serta beberapa institusi industri. Melalui program PLP, kami mengirimkan mahasiswa untuk melaksanakan magang di Sekolah-sekolah mitra. Harapannya, ini akan memperkuat kualitas lembaga dan menyiapkan mahasiswa FKIP Umri secara profesional," kata Benny melalui rilis yang diterima riauterkini.com.

Lebih lanjut, Benny juga menyampaikan optimisme terkait rencana pembukaan Program Studi Profesi Guru di FKIP Umri. Menurutnya, keberadaan program ini akan memperkuat eksistensi FKIP Umri dalam mendukung pembangunan pendidikan di Provinsi Riau.

"Kami mohon dukungan dari bapak/ibu Kepala Sekolah, guru, dan pihak industri agar Program Studi Profesi Guru ini bisa segera terwujud. Selain itu, kami juga terus berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk merealisasikannya," tambahnya.

Benny juga mengapresiasi kerja keras seluruh pimpinan dan dosen FKIP Umri yang telah berkolaborasi sejak akhir September dalam persiapan lokakarya ini. Lokakarya ini bertujuan untuk menyamakan persepsi mengenai pelaksanaan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Dengan dukungan narasumber yang kompeten, para peserta diharapkan mendapatkan pemahaman mendalam tentang penyelenggaraan program ini sehingga mampu mempersiapkan calon guru profesional yang berkualitas.

"Kerja sama ini diharapkan berjalan lancar sehingga calon guru dari FKIP Umri dapat menjalani PPG di sekolah-sekolah mitra yang telah kami tunjuk. Semoga acara ini memberikan manfaat besar untuk dunia pendidikan di Riau," gumamnya.

Dalam rangkaian acara Lokakarya yang diselenggarakan FKIP Umri ini, Wakil Rektor I Dr Hj Wirdati Irma SPd MSi menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya menjaga kualitas dunia pendidikan. Menurutnya, kondisi dunia pendidikan saat ini menghadapi berbagai tantangan, termasuk kasus-kasus yang mencoreng citra pendidikan yang telah banyak diberitakan.

"Kondisi ini sangat miris. Mudah-mudahan, dengan penguatan melalui program profesi guru, kita dapat memberikan edukasi yang sesuai dengan koridor nilai-nilai kebenaran dan keberlanjutan. Tujuannya, melahirkan generasi emas yang diridai Allah SWT," sebutnya.

Dalam era Revolusi Industri 4.0, sambung Wirdati, pemanfaatan teknologi secara bijak dalam pendidikan juga berperan penting. Ia mengingatkan bahwa teknologi memiliki dampak positif dan negatif yang harus disikapi dengan arif oleh insan pendidikan.

"Kita harus terus meningkatkan kemampuan teknologi dalam dunia pendidikan. Sebagai pendidik, tanggung jawab kita adalah mengawal anak-anak agar menjadi generasi yang siap menghadapi tantangan zaman, sekaligus memiliki integritas yang tinggi," tuturnya.

Wirdati juga menyampaikan apresiasi kepada FKIP Umri yang telah mengambil peran strategis melalui kegiatan ini. Menurutnya, upaya seperti ini sangat penting untuk mendukung terciptanya generasi masa depan yang unggul.

"Saya berterima kasih kepada FKIP Umri atas kontribusinya dalam kegiatan ini. Semoga langkah ini menjadi awal yang baik untuk melahirkan generasi emas yang berintegritas dan memiliki ilmu pengetahuan yang mumpuni," katanya.

Ia berharap kegiatan ini berjalan lancar dan memberikan manfaat maksimal bagi semua peserta, terutama dalam memperkuat pemahaman tentang Program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Di lokasi yang sama, Koordinator Widya Iswara Dinas Pendidikan Riau, Drs Yuzar MPd, menekankan pentingnya peningkatan kompetensi guru untuk menghadapi tantangan pendidikan di masa depan. Ia juga menjelaskan bahwa terdapat empat aspek kompetensi utama yang harus dimiliki oleh seorang guru, yaitu kompetensi pedagogi, profesional, sosial dan kepribadian.

"Artinya, guru-guru kita ke depan harus dibekali dengan kemampuan yang memadai untuk menjawab tantangan tersebut. Keempat kompetensi ini menjadi dasar dalam membentuk guru yang berkualitas," ujar Yuzar.

Disamping itu, Yuzar juga menyoroti pentingnya penguasaan teknologi sebagai bagian dari kompetensi yang wajib dimiliki guru di era digital saat ini.

"Teknologi adalah tuntutan zaman. Guru harus memiliki kemampuan teknologi yang memadai untuk mendukung pembelajaran yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan siswa saat ini," jelasnya.

Yuzar menitipkan harapan besar kepada FKIP Umri, khususnya kepada Dekan FKIP, Pratama Benny Herlandy, SPd MPd untuk memastikan kompetensi-kompetensi tersebut menjadi fokus utama dalam pengembangan pendidikan profesi guru di Umri.

"Kami berharap FKIP Umri benar-benar memprioritaskan penguatan kompetensi ini. Dengan demikian, guru-guru yang dihasilkan nantinya mampu menjadi pendidik yang tidak hanya kompeten, tetapi juga siap menjawab tantangan pendidikan di masa depan," tutupnya.

Lokakarya ini menjadi sangat istimewa karena diakhiri dengan peluncuran resmi Sistem Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP). System ini diciptakan oleh Nur Fadilah Ahmad yang merupakan mahasiswa FKIP Umri dan dirancang untuk mendukung kegiatan magang mahasiswa FKIP di sekolah mitra. Untuk itu, Umri memberikan apresiasi dan pengharagaan atas karya ciptanya yang diserahkan secara langsung oleh Wakil Rektor I Umri. (rls/gas)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Sabtu, 10 Januari 2026

Awali 2026, Capella Honda Hadirkan Program TRENDI dengan Beragam Keuntungan Menarik

Ayo dapatkan banyak keuntungan menarik dari Program TRENDI. Sambutan manis untuk tahun 2026 dari Capella Honda.

Sabtu, 10 Januari 2026

Mata SePeLe Bukan Masalah Sepele: 4 dari 10 Warga Jabodetabek Tak Sadar Alami Mata Kering

Mata Sepet, perih dan lelah bukan masalah sepele. Hasil survei membuktikan, 4 dari 10 warga Jabodetabek tak menyadari bahwa mereka mengalami mata kering.

Galeri
Jumat, 28 Nopember 2025

Bupati Inhil Buka Secara Resmi Giat Publikasi Stunting Dan Advokasi Lintas Sektor

Bupati Inhil Buka Secara Resmi Giat Publikasi Stunting Dan Advokasi Lintas Sektor

Advertorial
Rabu, 31 Desember 2025

PHR Dorong Kemandirian Ekonomi Kelompok Disabilitas Lewat Pelatihan Laundry Sepatu

PHR Dorong Kemandirian Ekonomi Kelompok Disabilitas Lewat Pelatihan Laundry Sepatu.

Advertorial
Senin, 29 Desember 2025

Cetak Teknisi AC Terampil, PHR Wujudkan SDM Siak Berdaya Saing

PHR Cetak Teknisi AC Terampil, Wujudkan SDM Siak Berdaya Saing

Galeri
Kamis, 27 Nopember 2025

Galeri, Pelantikan Pengurus LAMR 2025–2030, Bupati Inhil Terima Gelar Adat Datuk Seri Setia Amanah

Galeri, Pelantikan Pengurus LAMR 2025–2030, Bupati Inhil Terima Gelar Adat Datuk Seri Setia Amanah

Advertorial
Kamis, 11 Desember 2025

Bupati Inhil Ikuti Rakornas Antisipasi Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang Digelar Kemendagri

Bupati Inhil Ikuti Rakornas Antisipasi Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang Digelar Kemendagri.

Berita Lainnya

Kamis, 08 Januari 2026

Pidato Lingkungan Kapolda Riau Disambut Kicauan Burung, Wako Pekanbaru: Semesta Mendukung


Kamis, 08 Januari 2026

Masyarakat Diminta Waspada, Whatsapp Plt Gubri Dihack Oknum Tak Bertanggungjawab


Kamis, 08 Januari 2026

Evaluasi APBD Riau 2026 Tuntas, Pemprov Targetkan Dapat Segera Digunakan


Kamis, 08 Januari 2026

Kampanye Bebas Mata SePeLe, INSTO dari Combiphar Ajak Masyarakat Indonesia Kenali 3 Gejala Mata Kering yang Sering Disepelekan


Kamis, 08 Januari 2026

2 Pengedar Narkoba Diciduk Satresnarkoba Polres Pelalawan, Sabu 9 Gram Diamankan


Kamis, 08 Januari 2026

Dandim 0314/Inhil Bersama Jajaran Sambut Kehadiran Danrem 031/Wira Bima


Kamis, 08 Januari 2026

Reuni di Bumi Hamparan Kelapa Dunia, Danrem 031/WB Kunjungi Kodim 0314 Inhil


Kamis, 08 Januari 2026

Perbaikan Pipa Gas Rampung, TGI Pastikan Operasional Kembali Normal


Kamis, 08 Januari 2026

Tutup Buku Tahun 2025, Dana Tabungan BRK Syariah Tumbuh 7 Persen


Kamis, 08 Januari 2026

Patroli Polsek Ukui dan Edukasi Karhutla, Warga Respons Positif


Kamis, 08 Januari 2026

Menenun Harapan, Ikhtiar Pemuda Sakai Merajut Asa di Industri Migas


Kamis, 08 Januari 2026

Dilaporkan Hilang di Perairan Selat Malaka Bengkalis, ABK Ditemukan Meninggal Dunia


Kamis, 08 Januari 2026

Polemik Yayasan Raja Ali Haji, Gubri Diminta Turun Tangan


Kamis, 08 Januari 2026

Inpres 2025 Wujudkan Jalan Koto Damai-Suka Menanti Mulus, Warga Berterima Kasih pada Syahrul Aidi


Kamis, 08 Januari 2026

Polsek Tanah Putih Gelar KRYD, Tekan Potensi Gangguan Kamtibmas


Kamis, 08 Januari 2026

Lolos Administrasi, Delapan ASN Ikuti Lelang Lima Jabatan Kepala Dinas Pemkab Bengkalis


Kamis, 08 Januari 2026

Regional Management PTPN IV Regional III Perkuat Konsolidasi Optimalisasi Produksi Tahun 2026


Rabu, 07 Januari 2026

GARDA Riau Desak Disdikpora Kampar Tindak Tegas Dugaan Intimidasi dan Pelanggaran Etika di PAUD Melati


Rabu, 07 Januari 2026

Divonis 15 Tahun Penjara, Pemberhentian Elvis Ardi sebagai ASN Diproses BKPP Kuansing


Rabu, 07 Januari 2026

Pesawat Tempur Hawk 109/209 Dipiindahkan ke Lanud Pontianak