Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 22
 
 
 
Ground Breaking, RS UPT Vertikal Riau Digadang-gadang Jadi Pesaing RS di Malaysia dan Singapura

Riauterkini - PEKANBARU - Ground Breaking Rumah Sakit UPT Vertikal Riau di Jalan Nagasakti, Kelurahan Simpang Baru, Kecamatan Binawidya resmi dilakukan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Jumat (13/6/25). Tujuan dibangunnya rumah sakit UPT Vertikal ini untuk memastikan masyarakat Indonesia, termasuk di Pulau Sumatera agar tidak lagi berobat ke negeri seberang seperti Malaysia dan Singapura.

“Karena setiap tahun ada 2 juta orang untuk berobat keluar negeri dan biaya pengobatan yang dibayarkan sekitar 11 miliar Dollar. Jika di kurs kan dengan nilai rupiah saat ini , maka sekitar 176 triliun rupiah setiap tahunnya,” ujar Menkes Budi Gunadi.

“Kalau saja RS ini bisa menarik 10 persen dari 176 triliun itu maka sudah 11 triliun pertahun yang bisa dihasilkan. RSCM aja yang paling besar setahunnya hanya 2 triliun, jadi saya membayangkan RS ini akan bisa lebih besar dari RSCM, karena potensinya besar sekali,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Menkes Budi Gunadi juga menyatakan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat tentu harus yang terbaik, termasuk dari segi kesehatan. Dengan dibangunnya RS UPT Vertikal Riau ini tentu diharapkan bisa memberikan manfaat yang banyak bagi masyarakat.

“Kita harus bangun RS yang terbaik dan memberikan fasilitas terbaik dengan alat-alat modern. Saya minta nanti RS ini selain berfokus pada jantung, stroke, dan ginjal juga harus mengutamakan kanker,” ungkap Budi Gunadi.

Sementara itu, Plh Sekdaprov Riau M Job Kurniawan menyebutkan bahwa dengan dilaksanakannya Ground Breaking ini menjadi perjalanan penting untuk membangun RS UPT Vertikal Riau, sebuah rumah sakit yang menjadi harapan besar masyarakat Riau.

“Rumah sakit ini dirancang untuk memberikan pelayanan unggulan khususnya di bidang jantung, stroke, dan uronefrologi. tiga penyakit kritis yang selama ini memaksa banyak warga Riau mencari pengobatan keluar negeri, terutama ke negara tetangga Malaysia dan Singapura,” sebut M Job Kurniawan.

M Job Kurniawan juga menyatakan bahwa kehadiran RS ini diharapkan tidak hanya menjadi pusat pelayanan kesehatan yang cepat, aman dan terjangkau. Akan tetapi juga mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara komprehensif dan modern.

“Semoga dengan fasilitas dan tenaga medis yang mumpuni, RS ini dapat menjadi tempat rujukan utama di Sumatera, sehingga masyarakat Riau tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan perawatan terbaik,” harapnya.

Dalam kesempatan tersebut pihaknya juga mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan dukungan penuh yang diberikan pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan akan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Provinsi Riau.

“Kehadiran Pak Budi ke sini adalah bukti nyata sinergi kuat antara Pemerintah Pusat dan Pemprov Riau dalam mewujudkan fasilitas kesehatan yang bermutu dan berstandar nasional,” ungkap M Job Kurniawan.

Pihaknya juga menyampaikan bahwa rumah sakit ini sebagai strategi besar yang akan mengubah wajah Riau.

“Ini bukan hanya soal pelayanan kesehatan, tapi juga peluang emas bagi pertumbuhan ekonomi. Pekanbaru akan jadi magnet medical tourism,” ujar M Job Kurniawan penuh optimis.

Baginya, pembangunan RS ini adalah langkah strategis yang membawa manfaat besar, tidak hanya untuk kesehatan masyarakat tetapi juga untuk perekonomian daerah dan negara.

“Kami menyadari tantangan dan tanggung jawab besar dalam mewujudkan harapan ini. Namun, dengan kerja sama dan komitmen dari semua pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemda, hingga mitra pembangunan, saya yakin rumah sakit ini akan berdiri kokoh dan berfungsi sesuai target yang telah ditetapkan,” sebutnya.

Peresmian Ground Breaking tersebut ditandai dengan penekanan sirine oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi, didampingi Plh Sekdaprov Riau M Job Kurniawan, Wakil Wakikota Pekanbaru Markarius Anwar, Plh Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan, Andi Saguni. Turut hadir Rektor Universitas Riau Sri Indarti, Kadis Kesehatan Provinsi Riau Sri Sadono, dan tamu undangan lainnya.

Bakal Jadi Pesaing RS Negara Tetangga

Jika benar bisa diwujudkan, berdirinya Rumah Sakit UPT Vertikal Riau di Pekanbaru, tentu bisa jadi sebuah lompatan besar di dunia kesehatan di Pulau Sumatera. Pasalnya rumah sakit ini diklaim, akan menjadi ikon medis Sumatera dan tandingan serius bagi rumah sakit-rumah sakit unggulan di Malaysia dan Singapura.

Dalam seremoni penuh antusias di Jalan Naga Sakti, Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, memimpin langsung peletakan batu pertama rumah sakit ini. Di atas lahan seluas 10 hektare dan bangunan seluas hampir 48 ribu meter persegi, rumah sakit ini dibangun dengan nilai fantastis: Rp663,2 miliar.

“Ini bukan sekadar rumah sakit. Ini adalah lambang kebangkitan pelayanan medis dalam negeri yang akan mengubah peta pengobatan kawasan barat Indonesia,” ujar Plh Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan, Andi Saguni, Jumat (13/6/25).

Andi Saguni menyebutkan, RS ini akan dibangun setinggi 8 lantai, termasuk basement dan dilengkapi bangunan penunjang dengan luas total bangunan 47.932 m2. Fasilitasnya pun tak main-main. Mulai dari bedah jantung terbuka, MRI 3 Tesla, hingga teknologi tercanggih seperti robotic surgery dan transplantasi sel punca.

Tak ketinggalan, layanan imunoterapi, cath lab, dan pemeriksaan otak, semuanya dirancang untuk membuat warga Riau tak perlu lagi berobat ke negeri jiran Malaysia. Nantinya, rumah sakit ini dapat menampung 351 pasien, termasuk 243 kamar rawat inap, 54 ruang intensif untuk anak dan dewasa, serta 32 unit hemodialisa.

Ruang operasi berjumlah delapan, lengkap dengan dua cathlab, serta 31 tempat tidur gawat darurat, dan 41 unit layanan rawat jalan. Area parkir pun dirancang luas, siap menampung ratusan kendaraan. Andi menjelaskan, untuk kapasitas parkir tahap I dapat menampung 243 kendaraan roda empat dan 110 roda dua.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Sri Sadono Mulyanto, menyatakan progres pembangunan sudah menyentuh angka 10 persen. Ia memastikan rumah sakit ini akan menjadi pusat spesialisasi unggulan untuk jantung, stroke, dan uro-nefrologi. Tak hanya itu, pemerintah juga tengah mendorong agar layanan kanker masuk sebagai bagian dari spesialisasi utama rumah sakit ini.

“Targetnya jelas, akhir 2026, rumah sakit canggih ini akan berdiri megah, bukan hanya sebagai kebanggaan Riau, tapi sebagai pesaing nyata rumah sakit top Asia Tenggara. Tidak berlebihan jika disebut, era baru pengobatan masyarakat Riau telah dimulai,” ucap Sri Sadono.***(mok)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Rabu, 26 Nopember 2025

BRK Syariah Bagansiapiapi Dorong Percepatan Penyaluran Dana TKD

BRK Syariah Bagansiapiapi Dorong Percepatan Penyaluran Dana TKD

Galeri
Rabu, 26 Nopember 2025

Riau Sepakati APBD 2026 — DPRD dan Pemprov Tandatangani KUA-PPAS

Riau Sepakati APBD 2026 — DPRD dan Pemprov Tandatangani KUA-PPAS. Berikut galeri fotonya.

Advertorial
Jumat, 21 Nopember 2025

Komisi I DPRD Riau Bahas Finalisasi Renja Kesbangpol 2026, Soroti Pelaporan Kegiatan dan Isu Strategis Daerah

Komisi I DPRD Riau Bahas Finalisasi Renja Kesbangpol 2026, Soroti Pelaporan Kegiatan dan Isu Strategis Daerah

Advertorial
Jumat, 21 Nopember 2025

Komisi II DPRD Riau Dorong Penguatan Program Inovatif dalam Finalisasi Renja Dinas Kelautan dan Perikanan 2026

Komisi II DPRD Riau Dorong Penguatan Program Inovatif dalam Finalisasi Renja Dinas Kelautan dan Perikanan 2026.

Galeri
Selasa, 25 Nopember 2025

Bapemperda Gelar Rapat Pembahasan Usulan Program Propemperda Provinsi Riau Tahun 2026

Bapemperda Gelar Rapat Pembahasan Usulan Program Propemperda Provinsi Riau Tahun 2026

Advertorial
Kamis, 20 Nopember 2025

Komisi II DPRD Riau Tegaskan Efektivitas Program dan Pemerataan Kegiatan dalam Finalisasi Renja Dinas Pariwisata 2026

Komisi II DPRD Riau Tegaskan Efektivitas Program dan Pemerataan Kegiatan dalam Finalisasi Renja Dinas Pariwisata 2026

Berita Lainnya

Kamis, 04 Desember 2025

Bajaj Maxride Siap Hadirkan Sejuta Manfaat untuk Warga Pekanbaru Mulai November ini


Rabu, 03 Desember 2025

BRK Syariah Salurkan Donasi dan Bantuan Logistik untuk Korban Bencana Hidrometeorologi di Sumatera


Rabu, 03 Desember 2025

PTPN IV Dirikan Dapur Umum di Indra Makmu- Aceh Utara, Warga Terisolasi Banjir Terima Pasokan Makanan


Rabu, 03 Desember 2025

Syukuran Milad ke-5, Klinik Utama Amanah Riau Kepri Salurkan Santunan ke Panti Asuhan


Rabu, 03 Desember 2025

Warga Teluk Meranti Pelalawan Kirim 1 Truk Pakaian Layak untuk Korban Bencana Sumbar


Rabu, 03 Desember 2025

Patroli dan Sosialisasi Polsek Ukui Perkuat Keamanan Lingkungan Usaha


Rabu, 03 Desember 2025

Dua Titik Lahan Kembali Terbakar di Kuansing, Akibat Kelalaian


Rabu, 03 Desember 2025

Umri Kirim Relawan Bantu Penanganan Bencana di Sejumlah Wilayah Sumatera


Rabu, 03 Desember 2025

Stok Kebutuhan Pokok di Inhil Menjelang Nataru 2026 Aman dan Stabil


Rabu, 03 Desember 2025

Bulog Cabang Tembilahan Akan Terima Seribu Ton Beras dan Pastikan Stok Inhil 2026 Aman


Rabu, 03 Desember 2025

Belasan Mahasiswa Demo PT Pulau Sambu Inhil Soal PHK dan Monopoli Harga Kelapa


Rabu, 03 Desember 2025

Kapolsek Tanah Putih Sambangi Pos Kamling di Rantau Bais, Ajak Warga Aktif Jaga Kamtibmas


Rabu, 03 Desember 2025

Pria Muda Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Karet di Wonosari Bengkalis


Rabu, 03 Desember 2025

PTPN IV PalmCo Berjibaku Tembus Wilayah Terisolir Salurkan Bantuan di Sumatera Utara dan Aceh


Rabu, 03 Desember 2025

Fraksi PKS di DPRD Riau Rela Potong Gaji Demi Bantu Korban Bencana Sumatera


Selasa, 02 Desember 2025

Kampar Raih Penghargaan Terbaik I Pos Bantuan Hukum


Selasa, 02 Desember 2025

Tepis Informasi Hoaks, Kominfo Kuansing Turun Langsung ke Pasar Pastikan Harga


Selasa, 02 Desember 2025

Polda Riau Sita Aset dan uang Senilai Rp3 Miliar dari Seorang Napi


Selasa, 02 Desember 2025

Partai Demokrat Siak Konsolidasi Pasca Pesta Demokrasi, Target Besar Menunggu di 2029


Selasa, 02 Desember 2025

Jaga Keramaian Pasar, Polsek Ukui Perketat Pengawasan Kamtibmas