Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 22
 
 
 
Kemitraan Agroforestri Dorong Ekonomi Hijau dan Ketahanan Pangan di Riau

Riauterkini- DAYUN – Upaya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat terus digencarkan di Riau. Salah satunya melalui Program Kemitraan Agroforestri yang menggabungkan pengelolaan hutan dan pertanian dalam satu kawasan. Skema ini menjadi contoh nyata kolaborasi lintas pihak dalam mendorong ekonomi hijau dan ketahanan pangan.

Program Kemitraan Agroforestri ini dijalankan oleh PT Nusa Prima Manunggal (NPM) sebagai mitra dari PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) bersama-sama dengan Hutan Kemasyarakatan (HKm) Mandiri Sejahtera, dan mendapat pendampingan dari RECOFTC.

Kepala Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) Tasik Besar Serkap, Andri, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas komitmen bersama, khususnya dari HKm Mandiri Sejahtera. Ia menekankan bahwa keberhasilan program kemitraan ini menunjukkan sinergi positif antara masyarakat, pemerintah, dan pihak swasta dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan.

“Saya cukup terharu atas keberhasilan dari kegiatan panen bersama ini, karena membuktikan bahwa pengelolaan hutan berbasis masyarakat dapat memberikan manfaat nyata baik secara ekonomi maupun ekologis. Ini juga akan menjadi percontohan untuk yang lainnya. Semoga model kemitraan seperti ini dapat diterapkan di wilayah lain agar hutan tetap terjaga dan masyarakat turut sejahtera,” ungkap Andri.

Program ini telah berjalan selama dua tahun, sejak pertama kali dimulai pada tahun 2023, program ini mengembangkan sistem pengelolaan lahan yang memadukan tanaman kehutanan dan pertanian demi memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur RAPP Mulia Nauli menjelaskan, melalui program ini RAPP menegaskan komitmennya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat yang berkelanjutan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan, sejalan dengan visi perusahaan untuk menciptakan nilai bersama bagi komunitas sekitar.

“Hal ini juga berkaitan dengan pilar APRIL2030 yakni pada pilar Kemajuan Inklusif. Melalui pilar tersebut, RAPP berupaya meningkatkan taraf perekonomian masyarakat dengan target menghapus kemiskinan ekstrem serta memastikan bahwa manfaat dapat dirasakan secara berkelanjutan,” tutur Mulia.

Tahap awal penanaman dimulai Agustus 2024 dengan komoditas hortikultura di lahan seluas 30 hektare. Nanas menjadi tanaman utama, disertai budidaya terong dan pengembangan cabai dalam skala demplot. Selain itu, area kemitraan juga menanam jagung untuk mendukung program ketahanan pangan Asta Cita, serta mengembangkan tanaman jengkol, petai, rambutan, nangka, dan spesies asli seperti asam kandis.

Untuk mengelola usaha ini, HKm Mandiri Sejahtera telah membentuk Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Rimba Sejahtera yang bertanggung jawab mengembangkan potensi agroforestri. Program ini tidak hanya mengandalkan hasil panen, tetapi juga memfasilitasi pelatihan dan penguatan kapasitas kelompok pengelola hutan sebagai bagian dari perhutanan sosial.

Direktur RECOFTC Indonesia, Gamma Galudra, menyambut baik keberhasilan panen tersebut, sekaligus menekankan pentingnya kemitraan yang melibatkan berbagai pihak dalam menjaga kelestarian hutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Program kemitraan agroforestry yang dibangun di HKm Mandiri Sejahtera ini adalah bukti nyata dari kolaborasi multipihak antara masyarakat, pemerintah, swasta, dan NGO dalam mensejahterakan masyarakat dan memperbaiki kondisi gambut. RECOFTC hadir di Dayun untuk memberdayakan kelompok HKm dalam mengelola wilayah, memperkuat organisasi, serta mengembangkan usaha bisnis,” jelas Gamma.

Kemitraan ini diharapkan menjadi model pembelajaran bagi para pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, dalam mendorong kebijakan nasional terkait perhutanan sosial dan pencapaian target FOLU Net Sink 2030. Dengan kolaborasi berkelanjutan, program ini diharapkan dapat menjadi contoh kemitraan produktif yang menguntungkan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian alam.***(Rls)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Selasa, 23 Juni 2026

HUT ke-242 Pekanbaru, Dari Green City Hingga Rekor Dunia Talam Ketan Durian

HUT Ke-242 Pekanbaru, Dari Green City Hingga Rekor Dunia Talam Ketan Durian

Galeri
Rabu, 13 Mei 2026

Galeri, Murid TK ABA Belajar Dunia Broadcasting di Diskominfops Inhil

Galeri, Murid TK ABA Belajar Dunia Broadcasting di Diskominfops Inhil

Advertorial
Senin, 22 Juni 2026

Ketua DPRD Inhil Hadiri Road To Bhayangkara Run dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

Ketua DPRD Inhil Hadiri Road To Bhayangkara Run dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80.

Advertorial
Senin, 15 Juni 2026

Disambut Wabup Hendrizal, 214 Jemaah Haji Inhu Tiba dengan Selamat

Disambut Wabup Hendrizal, 214 Jemaah Haji Inhu Tiba dengan Selamat

Galeri
Jumat, 08 Mei 2026

Galeri, Diskominfopers dan Disdik Inhil Percepat Persiapan SPMB Digital Melalui Portal Layanan Terpadu

Galeri, Diskominfopers dan Disdik Inhil Percepat Persiapan SPMB Digital Melalui Portal Layanan Terpadu

Advertorial
Kamis, 11 Juni 2026

Vario 160 Melesat Kencang, Astra Honda Dream Cup 2026 Regional Riau Berakhir Sukses

Vario 160 Melesat Kencang, Astra Honda Dream Cup 2026 Regional Riau Berakhir Sukses.

Berita Lainnya

Selasa, 23 Juni 2026

Buron Hampir Tiga Tahun, DPO Kasus Sabu 15 Kilogram Akhirnya Dibekuk Polres Bengkalis


Selasa, 23 Juni 2026

Perkuat Implementasi Program B50, PTPN IV PalmCo Akselerasi Peremajaan Sawit Petani di Riau


Selasa, 23 Juni 2026

Banding JPU Perkara Penggelapan Rp7 Miliar di Inhil Dikabul PT Riau, Ade Dipidana 3 Tahun 6 Bulan dan Arief 2 Tahun


Selasa, 23 Juni 2026

Patroli Pagi Polsek Tanah Putih Sisir Bank dan Objek Vital, Cegah C3 serta Jaga Rasa Aman Masyarakat


Selasa, 23 Juni 2026

330 Atlet Ramaikan Kejurda Perguruan Pencak Silat Satria Muda Indonesia Komda Riau 2026


Selasa, 23 Juni 2026

Target 4.500 Peserta, Civitas Polbeng Serbu Cek Kesehatan Gratis


Selasa, 23 Juni 2026

Mengaku Korban Asusila Manager Swalayan, Dua Karyawati Lapor Polresta Pekanbaru


Senin, 22 Juni 2026

Kejari Rohil Tetapkan Dua Tersangka Dugaan Korupsi TPP Guru PPPK, Uang Rp763 Juta Disita


Senin, 22 Juni 2026

Dibina Polsek Rengat Barat Inhu, Tanaman Palawija Program P2B Tumbuh Subur


Senin, 22 Juni 2026

Ketua Pelaksana Pacu Jalur Tupian Burondo Sampaikan Ucapan Terima Kasih pada Semua Pihak


Senin, 22 Juni 2026

Polres Dumai Tangkap Buronan Kasus Penusukan Maut di Sungai Sembilan


Senin, 22 Juni 2026

Tingkatkan Ekonomi, Bhabinkamtibmas Desa Deluk Ajak Petani Manfaatkan Lahan


Senin, 22 Juni 2026

Jangkau Hampir 2 Juta Akun, Pelindo Pekanbaru Sabet Penghargaan Best Social Media Engagement 2026


Senin, 22 Juni 2026

Tips #Cari_Aman, Capella Honda Taklukkan Bahaya di Persimpangan Jalan


Senin, 22 Juni 2026

Ditinggal ke Bengkalis, Rumah Bantuan Milik Anak Yatim Piatu di Bungaraya Siak Rata dengan Tanah


Senin, 22 Juni 2026

Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia


Senin, 22 Juni 2026

Dugaan Korupsi Proyek Jalan, Mantan Bupati Rohil Diperiksa Polda Riau


Senin, 22 Juni 2026

Bupati Kuansing Suhardiman Amby Bersiap jadi Penguji Eksternal Disertasi Doktor di Universitas Riau


Senin, 22 Juni 2026

BRK Syariah Cabang Utama Pekanbaru Perluas Edukasi Gadai Emas di Lingkungan Samsat Kota


Senin, 22 Juni 2026

Tiga Desa di Bengkalis Diusulkan Kampung Nelayan Merah Putih