Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 22
 
 
 
Timgkatkan PAD, Plt Gubri Soroti Anomali Penerimaan BBNKB, Pajak BBM Hingga Galian C

Riauterkini - PEKANBARU - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Riau untuk menggali dan mengoptimalkan potensi pajak daerah sebagai sumber peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

Sejumlah sektor strategis pun sedang dikaji. Mulai dari pajak penjualan kendaraan bermotor, pajak bahan bakar minyak hingga pajak galian C yang banyak beroperasi di berbagai daerah.

SF Hariyanto mengungkapkan, saat ini Pemprov Riau sedang melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem dan aplikasi perpajakan yang dinilai belum berjalan maksimal. Ia menyoroti adanya kejanggalan antara data penjualan kendaraan dengan realisasi penerimaan pajak.

“Kita sedang mempelajari mitigasi terhadap aplikasi yang belum maksimal, ini akan kita sempurnakan lagi. Secara logika, kalau kendaraan yang terjual sekian, baik BBNKB satu maupun dua, seharusnya pendapatan naik. Tapi yang terjadi justru turun. Pasti ada sesuatu yang tidak beres,” tegasnya, Rabu (7/1/26).

Selain pajak kendaraan, Plt Gubernur juga menyoroti penerimaan pajak bahan bakar minyak (BBM). Menurutnya, penerimaan pajak di sektor ini belum tergali maksimal. Padahal, dari hitung-hitungan yang sudah sedang dalam kajian angka pendapatan pajak daerah yang bisa diserap sangat besar.

“Kalau dibandingkan dengan Kalimantan Timur dari pajak bahan bakar kita masih jauh di bawah. Padahal Riau ini punya minyak, punya batu bara. Perbedaannya sangat jauh. Ini yang sedang kita kaji secara serius,” tegas Hariyanto.

Sebagai langkah konkret, mantan Inspektur Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) ini pun mengaku telah menginstruksikan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau untuk meningkatkan kapasitas pengawasan, termasuk dengan melatih Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS). Langkah ini bertujuan untuk memperkuat basis perhitungan pajak, khususnya yang berkaitan dengan penggunaan bahan bakar industri.

“Setiap analisa harga satuan untuk pembangunan jalan, jembatan, maupun gedung, itu pasti menggunakan minyak industri. Dari situ nanti bisa kita optimalkan pemanfaatan pajak bahan bakar sebesar 7,5 persen yang menjadi hak daerah,” jelasnya.

Tak hanya itu, sektor pertambangan galian C juga masuk dalam radar optimalisasi pendapatan daerah. Menurut SF Hariyanto, pemanfaatan pajak galian C akan dimaksimalkan dengan skema pembagian yang lebih adil antara pemerintah provinsi dan kabupaten kota.

Dengan berbagai langkah tersebut, Pemprov Riau berharap kebocoran pendapatan daerah dapat ditekan dan potensi pajak yang selama ini belum tergarap maksimal bisa memberikan kontribusi signifikan bagi pembangunan daerah.

“Galian C akan kita optimalkan. Bukan hanya untuk provinsi, tapi juga ada porsi kabupaten dan kota. Skemanya bisa 50:50, sehingga daerah sama-sama mendapatkan manfaat,” pungkasnya. ***(mok)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Senin, 27 Juli 2026

Peringati HAN ke-42, Bupati Inhu Tegaskan Pemenuhan Hak Hak Anak

Peringati HAN ke-42, Bupati Inhu Tegaskan Pemenuhan Hak Hak Anak

Galeri
Selasa, 23 Juni 2026

DPRD Pekanbaru Gelar Paripurna Hari Jadi ke-242, KolaborAksi Jadi Kunci Wujudkan Kota Maju dan Berkelanjutan

DPRD Pekanbaru Gelar Paripurna Hari Jadi ke-242, KolaborAksi Jadi Kunci Wujudkan Kota Maju dan Berkelanjutan.

Advertorial
Kamis, 09 Juli 2026

100 Bikers Ramaikan Vario Street Nation 2026 di Pekanbaru

Gelaran Vario Street Nation 2026 di Pekanbaru berlangsung meriah. Diikuti 100 pemotor alias bikers.

Advertorial
Selasa, 23 Juni 2026

HUT ke-242 Pekanbaru, Dari Green City Hingga Rekor Dunia Talam Ketan Durian

HUT Ke-242 Pekanbaru, Dari Green City Hingga Rekor Dunia Talam Ketan Durian

Galeri
Rabu, 13 Mei 2026

Galeri, Murid TK ABA Belajar Dunia Broadcasting di Diskominfops Inhil

Galeri, Murid TK ABA Belajar Dunia Broadcasting di Diskominfops Inhil

Advertorial
Senin, 22 Juni 2026

Ketua DPRD Inhil Hadiri Road To Bhayangkara Run dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

Ketua DPRD Inhil Hadiri Road To Bhayangkara Run dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80.

Berita Lainnya

Kamis, 06 Agustus 2026

Kolaborasi Forkopimda dan Satgas Gabungan, Karhutla di Riau Terkendali


Kamis, 06 Agustus 2026

Dua Pekan Diburu, Akhirnya Monyet Serang 18 Warga di Tembilahan Berhasil Ditangkap


Kamis, 06 Agustus 2026

Plt Gubri Tinjau Operasi Pasar Murah


Kamis, 06 Agustus 2026

Hampir Dua Pekan Diburu, Akhirnya Monyet Diduga Serang 18 Warga di Tembilahan Berhasil Ditangkap


Kamis, 06 Agustus 2026

Pemprov Riau Tanam 2.500 Pohon di Stadion Utama, Wujudkan Ruang Hijau Berkelanjutan


Kamis, 06 Agustus 2026

Gerak Cepat, PPN Sumbagut Salurkan Bantuan Korban Bencana Banjir di Sumbar


Kamis, 06 Agustus 2026

Juara Umum, Petenis Belia Persembahkan Kado HUT RI bagi PTPN IV Regional III


Kamis, 06 Agustus 2026

Bertaruh Nyawa Tanpa Tabung Oksigen, Kisah Penyelam Tradisional Cari Bocah Tenggelam di Sungai Siak


Kamis, 06 Agustus 2026

Seragam Gratis untuk Murid SD dan SMP Negeri Mulai Direalisasikan, Program Wako Agung Disambut Antusias


Kamis, 06 Agustus 2026

Polres Rohil dan Pemkab Perkuat Sinergi Cegah Karhutla


Kamis, 06 Agustus 2026

Jarak Pandang Sulitkan Penyelam Cari Bocah Hilang di Sungai Siak


Kamis, 06 Agustus 2026

BKAD Gandeng Kejari Inhil Selesaikan Tunggakan Lelang 18 Kendaraan 2007-2013 Senilai Rp646 Juta


Kamis, 06 Agustus 2026

Fraksi PKB Inisiasi Ranperda Perlindungan Data Pribadi, Bapemperda DPRD Kampar Matangkan Naskah Akademik


Kamis, 06 Agustus 2026

Pilih Apel Siaga, Kapolres Kuansing Ajak Kompak Atasi Karhutla


Kamis, 06 Agustus 2026

Harmoni Pemkab dan Polres Meranti: Sambut Kapolres Baru, Siap Gelar Ekspedisi Merah Putih


Kamis, 06 Agustus 2026

Aksi Damai, 150 Atlet PAPERNAS 2024 Tagih Pelunasan Bonus


Kamis, 06 Agustus 2026

Malam Hari, Polsek Tanah Putih Sisir Titik Rawan Lewat Patroli Blue Light


Kamis, 06 Agustus 2026

Pemkab Kuansing Bentuk Tim Internal Atasi Pekat


Kamis, 06 Agustus 2026

Tim Gabungan Dikerahkan, Cari Seorang Bocah Hilang di Sungai Siak


Kamis, 06 Agustus 2026

Ironi Dibalik Kematian dr. Alex, Tak Bergaji dan Terlilit Pinjol