Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 22
 
 
 
Dukungan PBB: Indonesia Siapkan Strategi Baru Dorong UMKM Go Digital



Riauterkini-JAKARTA– Indonesia, ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara, mengambil langkah penting hari ini dengan peluncuran nasional eTrade Readiness Assessment (eT Ready) sebuah tinjauan strategis komprehensif terhadap ekosistem _e-commerce dan perdagangan digital Indonesia.

Kajian ini merupakan permintaan Pemerintah Indonesia dan dikembangkan bersama Badan PBB untuk Perdagangan dan Pembangunan (UNCTAD) berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia. Hasil dari kajian ini menyediakan peta jalan berbasis bukti untuk memajukan e-commerce dan perdagangan digital yang inklusif, kompetitif, dan berkelanjutan. Inisiatif ini terwujud dengan dukungan pemerintah Australia.

Kajian ini juga menguraikan langkah strategis untuk memperkuat ekosistem e-commerce Indonesia, meningkatkan partisipasi Indonesia dalam pasar digital regional dan global melalui perluasan akses pasar bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kajian ini juga mengulas pengembangan pembayaran digital, serta penguatan tata kelola dan koordinasi regulasi.

Dengan nilai sekitar USD 90 miliar pada tahun 2024, ekonomi digital Indonesia menyumbang lebih dari sepertiga total ekonomi digital ASEAN. Sebagai satu-satunya anggota G20 di kawasan ini, Indonesia menempatkan perdagangan digital sebagai inti strategi pembangunannya, sebagaimana tercermin dalam “Visi Indonesia Emas 2045” untuk menjadi negara berpendapatan tinggi dan berdaya saing global.

“Indonesia menunjukkan bagaimana transformasi digital dapat menjadi pendorong daya saing dan inklusi secara bersamaan,” ujar Pedro Manuel Moreno, Wakil Sekretaris Jenderal UNCTAD. “_eTrade Readiness Assessment ini mendukung upaya Pemerintah untuk memperkuat koordinasi, memberdayakan UMKM agar dapat mengakses pasar daring, membangun kepercayaan dalam transaksi digital, serta memastikan ekonomi digital Indonesia terus tumbuh secara tangguh dan berkelanjutan.”

Laporan ini merupakan eTrade Readiness Assessment pertama UNCTAD yang dilakukan di negara anggota G20 dan yang pertama mengintegrasikan pertimbangan keberlanjutan lingkungan dalam analisis ekosistem e-commerce dan perdagangan digital, yang mencerminkan komitmen Indonesia untuk memastikan pertumbuhan digital berkontribusi pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

Hal ini menegaskan kepemimpinan proaktif Indonesia dalam membentuk kebijakan perdagangan digital di negara berkembang maupun negara maju.

eTrade Readiness Assessment memberikan tinjauan menyeluruh terhadap ekosistem e-commerce dan perdagangan digital Indonesia, mencakup koordinasi kebijakan dan kelembagaan, adopsi teknologi dan infrastruktur, partisipasi UMKM, kerangka hukum dan regulasi, pembayaran digital, serta inklusi keuangan.

Laporan ini juga mengintegrasikan isu lintas sektor, termasuk partisipasi perempuan, pemuda, orang dengan disabilitas, pelaku sektor informal, serta komunitas di wilayah pedesaan dan daerah yang kurang terlayani, untuk memastikan transformasi digital memberikan manfaat bagi semua.

Laporan yang disusun berdasarkan konsultasi luas dengan para pemangku kepentingan nasional dan regional di seluruh Indonesia, menunjukkan kemajuan yang kuat dalam konektivitas, pembayaran digital, dan platform e-commerce lokal.

Laporan ini juga menawarkan langkah-langkah praktis untuk meningkatkan koordinasi, memperbaiki logistik dan pengiriman, membangun keterampilan digital dan mempermudah prosedur bagi para pelaku usaha, memperkuat perlindungan data dan keamanan siber, serta memperluas akses pembiayaan dan layanan digital bagi bisnis daring.

“Temuan dalam kajian ini akan membantu mengarahkan upaya Indonesia dalam memperkuat ekosistem e-commerce dan perdagangan digital serta mendorong penyelarasan yang lebih baik, sehingga ekonomi digital Indonesia tumbuh tidak hanya lebih cepat, tetapi juga lebih adil, aman, dan tangguh,” ujar Direktur Perdagangan Internasional Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia Ditya Agung Nurdianto “Melalui kolaborasi erat dan aksi terkoordinasi dengan UNCTAD serta para pemangku kepentingan nasional, Indonesia berkomitmen untuk memajukan ekonomi digital yang inklusif, berkelanjutan, dan tangguh.”

Acara peluncuran ini mempertemukan para pembuat kebijakan, pelaku usaha, akademisi, masyarakat sipil, dan mitra pembangunan. Diskusi difokuskan pada penerjemahan prioritas nasional ke dalam aksi nyata yang mendukung penciptaan lapangan kerja, inovasi, dan pertumbuhan inklusif di seluruh Indonesia. ***(rls)

Teks foto: Badan PBB untuk Perdagangan dan Pembangunan (UNCTAD) bersama dengan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia meluncurkan Kajian Perdagangan Digital Indonesia yang membahas ekosistem perdagangan digital Indonesia di Hotel Shangri-La Jakarta (12/2/26). (Credit: Pusat Informasi PBB/Dedy M)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Rabu, 11 Pebruari 2026

Menumbuhkan Kehidupan Kembali: Langkah PHR Memulihkan Fungsi Tanah di Bumi Riau

PHR konsisten memulihkan fungsi tanah di Riau. Dalam rangka menumbuhkan kembali kehidupan.

Galeri
Rabu, 11 Pebruari 2026

Polisi Periksa 33 Saksi Kasus Pembunuhan Gajah di Ukui, Pelalawan

Pembunuhan gajah dan dugaan pencurian gadingnya diselidiki Polda Riau. 33 saksi telah diperiksa.

Advertorial
Selasa, 03 Pebruari 2026

Sinergi Bagi Negeri, Capella Group Kembali Gelar Donor Darah

Kepedulian dalam Sinergi Bagi Negeri kembali digelar. Berupa bakti sosial donor darah Capella Group.

Advertorial
Kamis, 22 Januari 2026

Rumah Tenun Pulau Payung Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat dan Potensi Lokal di Pelalawan

Rumah Tenun Pulau Payung Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat Berbasis Pemberdayaan Potensi Lokal di Kabupaten Pelalawan.

Galeri
Jumat, 28 Nopember 2025

Bupati Inhil Buka Secara Resmi Giat Publikasi Stunting Dan Advokasi Lintas Sektor

Bupati Inhil Buka Secara Resmi Giat Publikasi Stunting Dan Advokasi Lintas Sektor

Advertorial
Senin, 19 Januari 2026

Touring Bersama New PCX 160, Betah dan Nyaman Tanpa Khawatir Merasa Lelah

Komunitas New PCX 160 Pekanbaru gelar touring bersama. Perjalanan panjang menjadi nyaman dan tanpa kelelahan.

Berita Lainnya

Rabu, 11 Pebruari 2026

Warga Benteng Hulu Diteror Harimau Sumatera Berulang Kali, Istri Masruri Melihat Langsung dari Balik Jendela


Rabu, 11 Pebruari 2026

Jelang Ramadhan, Operasi Pekat Satpol PP Bengkalis Gulung Pasangan Haram


Rabu, 11 Pebruari 2026

Kerugian Ditaksir 1 Miliar, Satu Unit Rumah Terbakar di Kuansing


Rabu, 11 Pebruari 2026

Upacara Bulan K3 Nasional 2026, RAPP Perkuat Komitmen Keselamatan dan Kesehatan Kerja


Rabu, 11 Pebruari 2026

KPK Periksa Plt Gubri, Bupati Inhu dan 13 Saksi Kasus Gubri Nknaktif


Rabu, 11 Pebruari 2026

Dukung Indonesia ASRI, Wako Dumai Canangkan Korve Satu Jam Sebelum Kerja di Pabrik dan Perkantoran


Rabu, 11 Pebruari 2026

BRK Syariah Perkuat Komitmen Pendidikan Lewat Program CSR di Universitas Karimun


Rabu, 11 Pebruari 2026

Wakapolda Riau Tinjau Progres Pembangunan Jembatan Presisi dan Rumah Layak Huni di Pelalawan


Rabu, 11 Pebruari 2026

Cegah Peredaran Barang Terlarang, Rutan Dumai Dibantu Polisi Razia Kamar Warga Binaan


Rabu, 11 Pebruari 2026

Teken MoU, Investor Korea Bangun Pabrik Industri Crude Alga Oil di Siak


Rabu, 11 Pebruari 2026

Wujud Nyata Kehadiran di Tengah Masyarakat, Polisi Ukui Rutin Lakukan Ini


Rabu, 11 Pebruari 2026

Waka Polda Riau Lakukan Kunjungan Kerja ke Kuansing


Rabu, 11 Pebruari 2026

Tim Gabungan Berjibaku Lakukan Pemadaman Kebakaran Lahan di Bengkalis


Rabu, 11 Pebruari 2026

PGN Siap Optimasi BioCNG, Perkuat Layanan Beyond Pipeline dan Energi Ramah Lingkungan


Rabu, 11 Pebruari 2026

Menanti Keberanian Pemkab Siak Tertibkan ODOL yang Rusakkan Jalan


Rabu, 11 Pebruari 2026

Menumbuhkan Kehidupan Kembali: Langkah PHR Memulihkan Fungsi Tanah di Bumi Riau


Rabu, 11 Pebruari 2026

389 Antusias Ikut Remaja Bernegara Provinsi Riau, 6 peserta dari luar Riau


Rabu, 11 Pebruari 2026

Nekat Selundupkan Pekerja dari Malaysia, Pasutri di Bengkalis Ditangkap Polisi


Rabu, 11 Pebruari 2026

PTPN IV PalmCo Siapkan 1.000 Kursi Mudik Gratis Lebaran 2026


Rabu, 11 Pebruari 2026

Dua Tas Diduga Bom Dievakuasi Tim Gegana dari Masjid Al Khairad Pekanbaru