Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 22
 
 
 
Kreator Fitra Asrirama, Film AI "Rengat 1949" Bangkitkan Semangat Nasionalisme Generasi Muda

Riauterkini - PEKANBARU - Film sejarah bertajuk "Rengat 1949" karya kreator muda Riau, Fitra Asrirama, mendapat sambutan hangat dari kalangan generasi muda saat diputar di Anjungan Seni Idrus Tintin, kawasan Purna MTQ Pekanbaru, Sabtu (20/6/26).

Film animasi yang diproduksi dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) itu mengangkat peristiwa tragis sekaligus heroik yang terjadi di Rengat pada tahun 1949. Karya tersebut dibuat sebagai upaya mengingatkan generasi muda terhadap sejarah perjuangan rakyat Riau dalam melawan penjajahan Belanda serta menumbuhkan rasa cinta tanah air.

Sebagian besar penonton yang hadir merupakan kader muda dari Partai Nasdem. Hal ini kebetulan Fitra sang kreator film sendiri merupakan kader dari Nasdem Riau.

Ketua Bapilu DPW Nasdem Riau, Dedi Harianto Lubis, menilai film tersebut merupakan karya yang layak mendapat apresiasi karena mampu menghidupkan kembali nilai-nilai perjuangan bangsa melalui pendekatan yang dekat dengan generasi saat ini.

"Ini merupakan sebuah karya yang patut kita apresiasi. Sejarah di republik ini perlu terus diulang, terutama bagi generasi muda, agar mereka mengetahui dan memahami cerita perjuangan yang terjadi sebelum masa kita saat ini," kata Dedi.

Menurutnya, kegiatan nonton bareng dan bedah film menjadi sarana efektif dalam menyampaikan edukasi kebangsaan dan politik kepada masyarakat dengan cara yang lebih menarik.

Dedi mengungkapkan, film "Rengat 1949" tidak dibuat secara instan. Berdasarkan informasi yang diterimanya dari sang kreator, proses riset dan penggarapan film berlangsung selama kurang lebih satu tahun.

"Partai NasDem sangat mendukung kegiatan ini sebagai bagian dari peran politik dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Kami berharap ke depan Kesbangpol Riau juga dapat terus mendukung kegiatan seperti ini," ujarnya.

Ia menambahkan, film tersebut mengingatkan masyarakat terhadap pengorbanan para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan Indonesia. "Kita diingatkan kembali bagaimana perjuangan para pahlawan yang membuat kita bisa menikmati kehidupan hari ini dengan nyaman," tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Analis Kebijakan Kesbangpol Riau, Tengku Hardiyan, turut mengapresiasi penyelenggaraan pemutaran film tersebut. Menurutnya, karya sejarah seperti "Rengat 1949" memiliki nilai edukasi yang kuat di tengah derasnya arus informasi digital.

"Kegiatan ini sangat luar biasa. Film ini mampu menumbuhkan rasa cinta tanah air di kalangan generasi muda, sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujarnya.

Sementara itu, kreator film "Rengat 1949", Fitra Asrirama, menjelaskan bahwa ide penggarapan film berangkat dari keprihatinannya melihat masih banyak generasi muda yang belum mengenal peristiwa bersejarah yang pernah terjadi di Rengat.

"Ini adalah peristiwa besar yang terjadi di Riau, tetapi masih banyak anak muda yang belum mengetahuinya. Itu yang membuat saya tertarik untuk mengangkatnya, agar generasi sekarang memahami bahwa sejarah kelam ini pernah terjadi, khususnya di Rengat," ungkap Fitra saat sesi bedah film.

Untuk menghadirkan kisah yang mendekati fakta sejarah, Fitra melakukan riset mendalam melalui berbagai sumber, mulai dari buku sejarah perjuangan daerah, arsip pemberitaan lama, hingga wawancara dengan veteran dan keluarga korban. Salah satu narasumber yang dilibatkan adalah Panca, anak dari pejuang yang terlibat langsung dalam peristiwa tersebut. Menurut Fitra, film ini bukan sekadar karya visual, melainkan upaya mendokumentasikan kontribusi besar masyarakat Riau dalam perjuangan bangsa yang telah menelan ribuan korban jiwa.

"Ini adalah bagian dari sejarah yang harus kita ketahui bersama. Masyarakat Riau memiliki kontribusi besar untuk Indonesia, bahkan harus mengorbankan nyawa dalam jumlah yang tidak sedikit," katanya.

Ia mengakui, salah satu tantangan terbesar dalam proses produksi adalah minimnya saksi hidup yang benar-benar menyaksikan langsung peristiwa Rengat 1949. Karena itu, tim produksi lebih banyak mengandalkan data dari keluarga korban, veteran, dan literatur sejarah.

Selain keterbatasan sumber informasi, kendala anggaran juga menjadi tantangan tersendiri. Untuk mengatasinya, tim memanfaatkan teknologi AI dalam proses pembuatan animasi.

"Penggunaan AI sangat membantu dari sisi biaya, tetapi tetap memiliki keterbatasan. Kadang hasilnya tidak sesuai dengan yang kita harapkan sehingga harus diulang berkali-kali," jelasnya.

Bahkan, untuk menghasilkan satu adegan berdurasi 20 hingga 30 detik, proses pengerjaan bisa memakan waktu hingga lima jam agar hasil visual yang ditampilkan mendekati gambaran peristiwa sebenarnya. Melalui film "Rengat 1949", Fitra berharap semakin banyak masyarakat, khususnya generasi muda, yang mengenal sejarah daerahnya sendiri dan menghargai perjuangan para pendahulu dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia. ***(mok)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Senin, 15 Juni 2026

Disambut Wabup Hendrizal, 214 Jemaah Haji Inhu Tiba dengan Selamat

Disambut Wabup Hendrizal, 214 Jemaah Haji Inhu Tiba dengan Selamat

Galeri
Rabu, 13 Mei 2026

Galeri, Murid TK ABA Belajar Dunia Broadcasting di Diskominfops Inhil

Galeri, Murid TK ABA Belajar Dunia Broadcasting di Diskominfops Inhil

Advertorial
Kamis, 11 Juni 2026

Vario 160 Melesat Kencang, Astra Honda Dream Cup 2026 Regional Riau Berakhir Sukses

Vario 160 Melesat Kencang, Astra Honda Dream Cup 2026 Regional Riau Berakhir Sukses.

Advertorial
Rabu, 10 Juni 2026

Ketua DPRD Inhil Iwan Taruna Buka Turnamen Domino bertajuk “Tanding Lacak” Rangka Milad Inhil ke 61

Iwan Taruna Hadiri Pertandingan Turnamen Domino bertajuk “Tanding Lacak” Rangka Milad Inhil ke 61.

Galeri
Jumat, 08 Mei 2026

Galeri, Diskominfopers dan Disdik Inhil Percepat Persiapan SPMB Digital Melalui Portal Layanan Terpadu

Galeri, Diskominfopers dan Disdik Inhil Percepat Persiapan SPMB Digital Melalui Portal Layanan Terpadu

Advertorial
Rabu, 03 Juni 2026

40 Bikers Honda Unjuk Kemampuan Berkendara di Safety Riding Regional Competition 2026

40 Bikers Honda Unjuk Kemampuan Berkendara di Safety Riding Regional Competition 2026.

Berita Lainnya

Kamis, 18 Juni 2026

Polres Bengkalis Tetapkan Seorang Tersangka Penyebab 180 Hektar Lahan Terbakar di Pedekik


Kamis, 18 Juni 2026

Hadirkan Ekosistem Rumah Pintar Berbasis AI dan ThinQ, LG Perkenalkan Lini Produk 2026


Kamis, 18 Juni 2026

Bea Cukai Bengkalis Kembali Lelang 22 Piano Hasil Sitaan


Kamis, 18 Juni 2026

Berkolaborasi dengan Pihak Provinsi, Dinkes Pekanbaru Optimistis Capaian CKG Meningkat


Kamis, 18 Juni 2026

PGN Hadirkan Bedah Dapur GasKita 2026, Pelanggan Baru Berkesempatan Raih Dapur Impian


Kamis, 18 Juni 2026

Pendakwah Kondang Ustadz Abdul Somad Bersaksi untuk Gubri Non Aktif.


Kamis, 18 Juni 2026

Pastikan Kelancaran SPMB, Tim Disdik Inhil Intensifkan Monitoring Pendaftaran SD dan SMP


Kamis, 18 Juni 2026

Diskes Riau Perkuat Kolaborasi, Percepatan Cek Kesehatan Gratis di Pekanbaru Terus Digenjot


Kamis, 18 Juni 2026

Bersama Menteri LH, APP Group Perkuat Tata Kelola Gambut untuk Cegah Karhutla di Riau


Kamis, 18 Juni 2026

Kontribusi Dukung Imunisasi, PT TPP di Inhu Raih Penghargaan Kemenkes RI


Kamis, 18 Juni 2026

Plt Gubri terima audensi PT Agrinas Palma. Di antara pembahasan pemamfaatan usaha untuk daerah.


Kamis, 18 Juni 2026

Wali Kota Agung Nugroho Apresiasi Pekanbaru Super Cup 2026


Kamis, 18 Juni 2026

Dukung Asta Cita Presiden, Polsek Tanah Putih Pantau Perkembangan Jagung Ketapang


Kamis, 18 Juni 2026

Keluarga Tersangka Pencurian Sawit Pertanyakan Lonjakan Nilai Kerugian dari Rp3,4 Juta Jadi Rp11 Juta


Kamis, 18 Juni 2026

Bumdesma Srikandi Pangkalan Kuras Santuni 204 Lansia dan Gelar Sunat Massal untuk 153 Anak


Kamis, 18 Juni 2026

Menteri LH Tinjau Sekat Kanal Pulau Mendol, Kolaborasi Multi-Pihak Cegah Karhutla di Kuala Kampar


Kamis, 18 Juni 2026

Tiga Hari Berturut-turut Abrasi di Kuala Enok, Inhil Runtuhkan Belasan Bangunan


Kamis, 18 Juni 2026

Polres Pelalawan Selidiki Perampokan Disertai Kekerasan di Kantor PT MPT


Kamis, 18 Juni 2026

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Lakukan Aksi Penghijauan di Dua Tempat


Kamis, 18 Juni 2026

Kebun PTPN Cot Girek Diokupasi dan Dijarah: Pekerja Menderita, Negara Rugi Miliaran Rupiah