Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 22
 
 
 
4.167 Petani Borong Bibit Sawit Unggul PTPN V

Riauterkini - PEKANBARU - PT Perkebunan Nusantara V berhasil melepas 1,4 juta bibit sawit unggul bersertifikat hingga akhir 2021 lalu. Anak perusahaan Holding Perkebunan Nusantara III (Persero) itu mencatat sebanyak 4.167 petani, baik swadaya maupun yang tergabung dalam koperasi unit desa (KUD) telah memborong seluruh bibit sawit unggul yang mulai diluncurkan sejak akhir 2020 tersebut.

Chief Executive Officer PTPN V, Jatmiko Santosa di Pekanbaru, Jumat (21/1/2022) mengatakan dari jumlah itu, mayoritas pembelian bibit sawit melalui aplikasi Sawit Rakyat Online. Aplikasi berbasis Android yang dikembangkan oleh tim IT PTPN V tersebut menjadi mencatat 2.752 penjualan. Sementara sisanya, para petani melakukan pembelian dengan mengunjungi sentra pembibitan secara langsung.

“Alhamdulillah. Sejak diluncurkan akhir 2020, program penjualan bibit sawit unggul PTPN V melalui aplikasi 'Sawit Rakyat Online' mendapat respon yang sangat positif dari masyarakat. Hingga Desember 2021 kemarin, total 1,4 juta bibit sawit unggul telah diserap oleh 4.167 petani," kata

Selain para petani Bumi Lancang Kuning Riau, Jatmiko mengatakan program penyediaan bibit sawit unggul PTPN V juga berhasil menarik perhatian para petani dari berbagai provinsi tetangga. permintaan bibit sawit unggul tidak hanya berasal dari petani lokal Riau, namun juga dari berbagai provinsi di Sumatera, seperti Jambi hingga Sumatera Utara.

Pada 2022 ini, ia mengatakan PTPN V kembali membuka keran penjualan bibit sawit unggul dengan total mencapai 600 ribu bibit. Keterbatasan benih serta proses pembesaran bibit sawit yang membutuhkan waktu hingga satu tahun lamanya membuat ketersediaan bibit sawit unggul bersertifikat tersebut sedikit berkurang dibanding tahun sebelumnya.

Meski begitu, Jatmiko optimis jika keberadaan bibit sawit unggul tersebut tetap akan membantu sekitar 1.500 hingga 2.000 petani yang akan melakukan program peremajaan. Selain itu, serbuan maraknya bibit sawit palsu atau ilegitim di saat rencana besar pemerintah mendorong PSR untuk mendongkrak produktivitas petani sawit plasma dan swadaya menjadi alasan keran pembukaan bibit tetap dilanjutkan.

"Insya Allah tahun ini kita kembali menyiapkan sekitar 618 ribu bibit unggul berbagai varietas yang siap untuk dilepas kepada masyarakat," ujarnya.

Ia memaparkan, terdapat tiga jenis bibit sawit varietas unggul yang dipersiapkan PTPN V kepada para petani plasma maupun swadaya Bumi Lancang Kuning. Ketiganya adalah PPKS 50, PPKS 50 NG, dengan rata-rata produktivitas tandan buah segar di atas 30 ton per hektare per tahun.

Bibit-bibit yang dilepas dengan harga terjangkau sebesar Rp44.000 tersebut tersedia di enam sentra pembibitan PTPN V diantaranya Air Molek Kabupaten Indragiri Hulu, Tandun dan Sei Rokan Kabupaten Rokan Hulu, Kota Dumai, Lubuk Dalam Kabupaten Siak, dan Tanah Putih Kabupaten Rokan Hilir.

"Niat kita tulus untuk membantu petani mendapatkan bibit terbaik. Terhindar dari bibit palsu dan pada akhirnya meningkatkan ekonomi rekan-rekan petani," terangnya.

Program penjualan bibit sawit unggul bersertifikat PTPN V sendiri memperoleh apresiasi dari Menteri BUMN Erick Thohir. Dalam kunjungannya ke Kabupaten Kampar beberapa waktu lalu, Erick mengatakan di saat banyak perusahaan menutup diri terhadap petani, PTPN V justru membuka keran penjualan bibit sawit unggul.

"PTPN telah berubah, PTPN hadir untuk sawit rakyat. Kebijakan yang diambil direksi adalah kebijakan luar biasa. Ketika banyak perusahaan mengontrol bibit sawit unggul kepada petani, kita (PTPN) malah buka lebar. Ini kebijakan luar biasa,” kata Erick.

Untuk itu, mantan presiden klub serie A Inter Milan tersebut pun meminta agar kebijakan yang telah diambil Direksi PTPN V untuk terus dipertahankan. Ia menilai bahwa segenap manajemen anak BUMN Holding Perkebunan Nusantara tersebut telah berada di jalur yang tepat dalam memberikan kontribusi positif dan nyata kepada para petani.

Berdasarkan survey Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) menyatakan para petani sawit masih kerap terjebak dengan keberadaan bibit sawit palsu. Ada sejumlah alasan yang membuat mereka terjebak, diantaranya 37 persen menjadi korban penipuan, 14 persen tergiur harga murah, 20 persen tidak mengetahui cara membeli benih yang legal.

Selain itu, 12 persen di antara petani terjebak penggunaan bibit palsu karena rumitnya persyaratan yang harus dipenuhi, 10 persen tidak mengetahui lokasi pembelian benih legal, serta 4 persen petani menyatakan akibat jarak tempuh dari lahan sawit ke produsen benih legal yang cukup jauh.

“Guna mengatasi kendala-kendala itu, sejak awal 2021 dan untuk pertama kalinya dalam sejarah perusahaan berdiri, kita putuskan melepas bibit unggul yang selama ini hanya dipergunakan di kebun inti dan kebun plasma perusahaan, untuk juga dijual secara online kepada petani swadaya non plasma,” urai Jatmiko lagi seraya mengutarakan bahwa dari aplikasi tersebut, petani atau calon petani dapat melihat langsung jenis bibit yang tersedia di masing-masing sentra pembibitan perusahaan.***(arl)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Rabu, 03 Juni 2026

40 Bikers Honda Unjuk Kemampuan Berkendara di Safety Riding Regional Competition 2026

40 Bikers Honda Unjuk Kemampuan Berkendara di Safety Riding Regional Competition 2026.

Galeri
Rabu, 13 Mei 2026

Galeri, Murid TK ABA Belajar Dunia Broadcasting di Diskominfops Inhil

Galeri, Murid TK ABA Belajar Dunia Broadcasting di Diskominfops Inhil

Advertorial
Kamis, 28 Mei 2026

Scoopy Your Mode, Your Ride Jadi Ajang Quality Time Seru Bersama Komunitas Riscoc di Pekanbaru

Scoopy Your Mode, Your Ride Jadi Ajang Quality Time Seru Bersama Komunitas Riscoc di Pekanbaru.

Advertorial
Jumat, 22 Mei 2026

Perkuat Kemajuan Pendidikan Vokasi di Riau, AHM dan Capella Honda Resmikan Pos AHASS TEFA di SMKN 3 Mandau Duri

Perkuat Kemajuan Pendidikan Vokasi di Riau, AHM dan Capella Honda Resmikan Pos AHASS TEFA di SMKN 3 Mandau Duri.

Galeri
Jumat, 08 Mei 2026

Galeri, Diskominfopers dan Disdik Inhil Percepat Persiapan SPMB Digital Melalui Portal Layanan Terpadu

Galeri, Diskominfopers dan Disdik Inhil Percepat Persiapan SPMB Digital Melalui Portal Layanan Terpadu

Advertorial
Jumat, 22 Mei 2026

Bupati Inhil Resmi Buka O2SN dan GSI Tingkat Kabupaten Indragiri Hilir di Lapangan Gajah Mada Tembilahan

Bupati Inhil Resmi Buka O2SN dan GSI Tingkat Kabupaten Indragiri Hilir di Lapangan Gajah Mada Tembilahan.

Berita Lainnya

Jumat, 05 Juni 2026

Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Ajak Kelompok Barter Jaya Studi Tiru ke Sungai Pakning dan Siak


Jumat, 05 Juni 2026

Dua Orang Dibekuk, Polres Inhu Imbau Tersangka Penganiaya Pekerja PT SBP Menyerahkan Diri


Jumat, 05 Juni 2026

Tiba dari Tanah Suci, 213 Jamaah Haji Kloter Pertama Provinsi Riau Mendarat di Bandara SSK II Pekanbaru


Jumat, 05 Juni 2026

Ini Dia 74 Peserta Lulus Seleksi Administrasi Calon KPID Riau


Jumat, 05 Juni 2026

Beasiswa CSR BRK Syariah Bantu Mahasiswa STIT Mumtaz Karimun Wujudkan Cita-cita Pendidikan


Jumat, 05 Juni 2026

Polsek Tanah Putih Berikan Penyuluhan Bahaya Narkoba kepada Pelajar SMPN 6


Jumat, 05 Juni 2026

Perkuat Kinerja Organisasi, OJK Lantik Pejabat Baru


Jumat, 05 Juni 2026

Arief Setiawan Akui Setor Uang Operasional Abdul Wahid Lewat Dani Nursalam dan Ajudan


Jumat, 05 Juni 2026

Pantau Program Ketahanan Pangan, Tanaman Tumbuh Subur di Tri Mulya Jaya


Jumat, 05 Juni 2026

Di Tupian Burondo Tradisi Lama Bakal Dihidupkan Kembali Menaikkan Bendera Penanda Kemenangan Jalur


Jumat, 05 Juni 2026

Cari Ikan, Seorang Mahasiswa Tewas Tenggelam di Waduk Unri


Jumat, 05 Juni 2026

Polsek Tanah Putih Pantau Perkembangan Jagung Ketapang, Perkuat Ketahanan Pangan


Kamis, 04 Juni 2026

74 Calon Komisioner KPID Riau Lulus Administrasi, 13 Peserta Lainya Gugur


Kamis, 04 Juni 2026

Kejari Pelalawan Sosialisasikan Jaga Desa untuk Perkuat Akuntabilitas Pemerintahan Desa


Kamis, 04 Juni 2026

Tim Raga Polsek Pujud Intensifkan Patroli, Antisipasi Premanisme dan Pungli di Jalur Lintas Pujud–Tanjung Medan


Kamis, 04 Juni 2026

Ironi "Dompet" Kampus: Riset Terhambat Birokrasi dan Ketergantungan Anggaran, Prof Elfizar Beri Solusi


Kamis, 04 Juni 2026

Haris Gunawan: Rektor Unri Harus Jadi Agent of Change, Perubahan Butuh Kepemimpinan Berkelanjutan


Kamis, 04 Juni 2026

Nyanyian Dani Soal Uang dari PUPRPKPP Riau , Abdul Wahid : Simpan Saja Dulu Bang


Kamis, 04 Juni 2026

PKS Tapung Optimalkan Limbah Jadi Pupuk Organik dan Energi Baru Terbarukan


Kamis, 04 Juni 2026

Ekspansi ke Ibukota, BRK Syariah Gandeng Nazhir Wakaf Warrior Kembangkan Wakaf Uang