RAPP Dukung Rawang Kao Jadi Sentra Pisang Barangan" /> RIAUTERKINI.COM - Memantau Riau Detik Perdetik
 
Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 22
 
 
 
Kolaborasi dengan Kelompok Tani: RAPP Dukung Rawang Kao Jadi Sentra Pisang Barangan



riauterkini-PANGKALAN KERINCI – Pisang, buah tropis dengan tekstur lembut dan kenyal, kaya akan nutrisi seperti vitamin C, B6, kalium, dan serat, baik untuk kesehatan jantung dan pencernaan.

Salah satu jenisnya, pisang barangan, memiliki potensi ekonomi tinggi. PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) melalui program Community Development (CD) bekerja sama dengan Kelompok Tani Maju Makmur di Kampung Rawang Kao, Kabupaten Siak, berupaya menjadikan kampung ini sebagai sentra pisang barangan.

Program ini bertujuan memanfaatkan lahan tidur di Kampung Rawang Kao untuk budidaya pisang barangan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pertanian berkelanjutan.

Penerima program dipilih bukan hanya dari latar belakang pertanian, tetapi juga dari masyarakat terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang membutuhkan bantuan dan pemberdayaan sosial.

Budidaya pisang barangan di Kampung Rawang Kao terinspirasi dari keberhasilan Hariadi, petani binaan RAPP di Kampung Buatan I, yang sukses menghasilkan pisang barangan berkualitas unggul dengan hasil melimpah.

Hariadi, seorang pendatang yang awalnya hidup dalam keterbatasan, berhasil bangkit dari kemiskinan berkat kegigihan dan bantuan program CD RAPP. Kini, ia telah memperluas area taninya hingga 5 hektar untuk memenuhi permintaan pisang yang terus meningkat. Hasil dari budidaya ini memungkinkan Hariadi membangun rumah dan membeli lima unit mobil.

"Saya berharap usaha saya dalam budidaya pisang barangan ini bisa menjadi inspirasi bagi petani lain dan mendorong RAPP untuk menerapkan model yang sama di kampung lain," kata Hariadi.

Melalui kisah inspiratif ini, CD RAPP berupaya menularkan keberhasilan Hariadi kepada Kelompok Tani Maju Makmur di Kampung Rawang Kao dengan memberikan 1.000 bibit pisang barangan.

Program bantuan bibit pisang ini juga dilaksanakan di empat desa lainnya di Siak, yaitu Kampung Teluk Lancang, Pangkalan Pisang, Benteng Hulu, dan Olak, dengan total area tanam mencapai 7,5 hektar.

Pendamping Mitra Bina (PMB) Dedi Hariadi menjelaskan, pemilihan Rawang Kao sebagai desa binaan didasarkan pada lokasinya yang berada di wilayah operasional perusahaan dan masih banyaknya lahan tidur yang belum dimanfaatkan.

Dedi mengaku bangga dengan perannya sebagai PMB, karena bisa menerapkan ilmu yang diperolehnya selama kuliah dan membagikannya kepada kelompok tani binaannya.

“Sebagai sarjana pertanian, saya bangga menjalani profesi ini, karena selain bisa bermanfaat bagi orang lain, pekerjaan ini juga merupakan impian yang selama ini saya dambakan. Melalui pekerjaan ini, saya bisa turut membantu banyak orang dan mengabdi kepada masyarakat,” sebut Dedi.

Dedi juga menceritakan tantangannya pada awal-awal pelaksanaan program pisang barangan. Menurutnya, untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat yang selama ini bergantung pada kelapa sawit untuk pindah ke sektor pertanian, membutuhkan waktu dan pendekatan yang konsisten.

Jakaria Singarimbun (62) Ketua Kelompok Tani Maju Makmur, merupakan pensiunan perusahaan BUMN pada sektor perkebunan. Kini, Jakaria mendedikasikan waktunya untuk membina Kelompok Tani Maju Makmur Kampung Rawang Kao.

Sebagai ketua, Jakaria bertanggung jawab untuk mengkoordinasikan kegiatan dan kebutuhan kelompok tani serta memastikan kelompok tani mendapatkan pendampingan. Berbekal pengalaman yang dimiliki, Jakaria optimis Kelompok Tani Maju Makmur bisa mendapatkan hasil panen yang maksimal.

“Program pemberdayaan yang dilakukan oleh RAPP sangat kami rasakan dampaknya. RAPP terus peduli terhadap Kelompok Tani Maju Makmur. Kelompok Tani tidak hanya diberikan bibit, tetapi juga diberikan pendampingan secara berkelanjutan, ” tutur Jakaria.

Lewat program ini Jakaria juga berharap Anggota Kelompok Tani Maju Makmur bisa memaksimalkan kesempatan yang diberikan oleh RAPPRAPP sehingga dapat tumbuh dan berkembang menjadi lebih mandiri di masa mendatang.

Selain pendampingan secara berkala, CD RAPP juga memastikan Kelompok Tani mendapatkan pemberian pupuk yang dibutuhkan sebagai penunjang produktivitas dan meningkatkan hasil panen.

Program pisang barangan adalah salah satu prakarsa transformatif dalam upaya pemberdayaan masyarakat, sejalan dengan komitmen APRIL2030, pilar kemajuan inklusif yang bertujuan menghapuskan kemiskinan ekstrem dalam radius 50 km dari wilayah operasional perusahaan.

Priyanto (31) salah satu penerima manfaat program pisang barangan sekaligus Anggota Kelompok Tani Maju Makmur, merasa senang saat pertama kali dirinya ditawari untuk menjadi salah satu penerima bibit pisang barangan.

“Dari awal, saya sendiri memang ada niat untuk bercocok tanam, tetapi saya tidak memiliki lahan. Saya sangat senang, ketika mendapat tawaran untuk menjadi salah satu anggota Kelompok Tani Maju Makmur,” ucap Priyanto.

Dengan minimnya pengalaman dalam membudidayakan pisang barangan, tidak menyurutkan semangatnya. Priyanto yakin, usahanya yang dia tekuni saat ini dapat berhasil dan bisa meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian keluarganya.

“Alhamdulillah, sejauh ini saya tidak pernah merasa berjalan sendiri, saya selalu mendapat pendampingan yang intensif oleh PMB, dengan segala keterbatasan saya yakin apa yang saya tanam hari ini akan mendapatkan hasil dikemudian hari,” tutur Priyanto.

Lebih lanjut Priyanto menuturkan, dia sangat bersyukur karena sudah diberikan bibit, dipinjamkan lahan oleh desa, serta diberikan pupuk dan pendampingan, sehingga tidak ada alasan baginya untuk tidak bekerja keras.

“Saya punya prinsip, saya tidak punya apa-apa, jangan sampai tidak bisa apa-apa. Prinsip ini yang saya pegang dalam hidup saya. Makanya, dengan semua fasilitas yang saya dapatkan, tidak ada alasan bagi saya untuk tidak semangat dalam mengelola lahan pisang barangan,” tegas Priyanto.

Bupati Siak, Alfedri, mengapresiasi kontribusi RAPP dalam membangun kemandirian masyarakat. "Terima kasih kepada pihak RAPP yang telah banyak membantu. Kita ingin menjadikan lima desa ini sebagai sentra pisang barangan di masa yang akan datang," ucap Alfedri.

CD Head RAPP, F Leohansen Simatupang, mengatakan distribusi pisang barangan melalui kelompok tani Kampung Rawang Kao adalah wujud komitmen nyata RAPP dalam pengembangan kawasan pisang di Kabupaten Siak. "Pemberian bantuan pisang barangan kepada masyarakat melalui kelompok tani Kampung Rawang Kao merupakan wujud kepedulian serta upaya konkret yang dilakukan oleh RAPP," jelas Leo.

RAPP juga berkomitmen membantu pemasaran hasil panen pisang barangan. "Dengan jaminan pemasaran, para petani merasa lebih percaya diri dalam menjalankan program ini," kata Leo.

Program pisang barangan ini diharapkan menjadi contoh sukses pemberdayaan masyarakat. Kolaborasi perusahaan dan masyarakat menunjukkan bahwa pertanian bisa menjadi penggerak ekonomi. Kisah Hariadi dan semangat petani seperti Priyanto menegaskan pentingnya pendampingan berkelanjutan. Dengan dukungan yang tepat, masyarakat dapat mencapai kemandirian ekonomi.***(rls)

Teks foto: Priyanto salah satu penerima manfaat program pisang barangan sekaligus Anggota Kelompok Tani Maju Makmur.

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Senin, 27 Juli 2026

Peringati HAN ke-42, Bupati Inhu Tegaskan Pemenuhan Hak Hak Anak

Peringati HAN ke-42, Bupati Inhu Tegaskan Pemenuhan Hak Hak Anak

Galeri
Selasa, 23 Juni 2026

DPRD Pekanbaru Gelar Paripurna Hari Jadi ke-242, KolaborAksi Jadi Kunci Wujudkan Kota Maju dan Berkelanjutan

DPRD Pekanbaru Gelar Paripurna Hari Jadi ke-242, KolaborAksi Jadi Kunci Wujudkan Kota Maju dan Berkelanjutan.

Advertorial
Kamis, 09 Juli 2026

100 Bikers Ramaikan Vario Street Nation 2026 di Pekanbaru

Gelaran Vario Street Nation 2026 di Pekanbaru berlangsung meriah. Diikuti 100 pemotor alias bikers.

Advertorial
Selasa, 23 Juni 2026

HUT ke-242 Pekanbaru, Dari Green City Hingga Rekor Dunia Talam Ketan Durian

HUT Ke-242 Pekanbaru, Dari Green City Hingga Rekor Dunia Talam Ketan Durian

Galeri
Rabu, 13 Mei 2026

Galeri, Murid TK ABA Belajar Dunia Broadcasting di Diskominfops Inhil

Galeri, Murid TK ABA Belajar Dunia Broadcasting di Diskominfops Inhil

Advertorial
Senin, 22 Juni 2026

Ketua DPRD Inhil Hadiri Road To Bhayangkara Run dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

Ketua DPRD Inhil Hadiri Road To Bhayangkara Run dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80.

Berita Lainnya

Kamis, 06 Agustus 2026

Gerak Cepat, PPN Sumbagut Salurkan Bantuan Korban Bencana Banjir di Sumbar


Kamis, 06 Agustus 2026

Juara Umum, Petenis Belia Persembahkan Kado HUT RI bagi PTPN IV Regional III


Kamis, 06 Agustus 2026

Bertaruh Nyawa Tanpa Tabung Oksigen, Kisah Penyelam Tradisional Cari Bocah Tenggelam di Sungai Siak


Kamis, 06 Agustus 2026

Seragam Gratis untuk Murid SD dan SMP Negeri Mulai Direalisasikan, Program Wako Agung Disambut Antusias


Kamis, 06 Agustus 2026

Polres Rohil dan Pemkab Perkuat Sinergi Cegah Karhutla


Kamis, 06 Agustus 2026

Jarak Pandang Sulitkan Penyelam Cari Bocah Hilang di Sungai Siak


Kamis, 06 Agustus 2026

BKAD Gandeng Kejari Inhil Selesaikan Tunggakan Lelang 18 Kendaraan 2007-2013 Senilai Rp646 Juta


Kamis, 06 Agustus 2026

Fraksi PKB Inisiasi Ranperda Perlindungan Data Pribadi, Bapemperda DPRD Kampar Matangkan Naskah Akademik


Kamis, 06 Agustus 2026

Pilih Apel Siaga, Kapolres Kuansing Ajak Kompak Atasi Karhutla


Kamis, 06 Agustus 2026

Harmoni Pemkab dan Polres Meranti: Sambut Kapolres Baru, Siap Gelar Ekspedisi Merah Putih


Kamis, 06 Agustus 2026

Aksi Damai, 150 Atlet PAPERNAS 2024 Tagih Pelunasan Bonus


Kamis, 06 Agustus 2026

Malam Hari, Polsek Tanah Putih Sisir Titik Rawan Lewat Patroli Blue Light


Kamis, 06 Agustus 2026

Pemkab Kuansing Bentuk Tim Internal Atasi Pekat


Kamis, 06 Agustus 2026

Tim Gabungan Dikerahkan, Cari Seorang Bocah Hilang di Sungai Siak


Kamis, 06 Agustus 2026

Ironi Dibalik Kematian dr. Alex, Tak Bergaji dan Terlilit Pinjol


Rabu, 05 Agustus 2026

Aksi Damai Masyarakat Bonai Darussalam, Desak Pemprov Perbaiki Kerusakan Jalan Sontang-Duri


Rabu, 05 Agustus 2026

Ekspedisi Merah Putih, Satpolairud Polres Inhil dan Tim Gabungan Salurkan Sembako dan Bendera ke Nelayan


Rabu, 05 Agustus 2026

Polres Inhil Bersama Pemkab dan BKSDA Riau Perkuat Sinergi Tangani Gangguan Kera Liar


Rabu, 05 Agustus 2026

Pantau Lahan Jagung 3 Hektare, Polisi Ukui Pastikan Pertumbuhan Tanaman Subur


Rabu, 05 Agustus 2026

Pemprov Riau Lelang Pemeliharaan Jembatan Sei Rokan Kiri, Dua Pilar Kembali Diperkuat