Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 22
 
 
 
Nasib Tenaga Honorer di Pelalawan: Ribuan Terancam Dirumahkan, BKPSDM Angkat Bicara

Riauterkini, PELALAWAN – Ribuan tenaga honorer di Kabupaten Pelalawan terancam kehilangan pekerjaan seiring rencana penataan ulang yang dilakukan pemerintah daerah. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDM) Pelalawan, Darlis, SP, M.Si, mengonfirmasi adanya kemungkinan pemberhentian tenaga honorer dalam waktu dekat.

Dalam keterangannya kepada awak media, Senin (03/02/2025), Darlis mengungkapkan bahwa hasil kunjungan kerja BKPSDM bersama Komisi II DPRD Pelalawan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) menunjukkan bahwa proses penataan tenaga honorer masih berlangsung. Sesuai regulasi, terdapat empat kategori prioritas dalam pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K):

Prioritas Pertama: Tenaga Honorer Kategori (THK) 1. Namun, di Kabupaten Pelalawan tidak ada tenaga honorer dalam kategori ini. Prioritas Kedua: THK 2 yang akan diprioritaskan untuk penerimaan P3K tahun ini. Prioritas Ketiga: Tenaga honorer yang tidak lulus seleksi P3K akan dipertimbangkan untuk diangkat sebagai P3K paruh waktu. Prioritas Keempat: Honorer yang telah bekerja lebih dari dua tahun berpeluang diangkat sesuai dengan kemampuan anggaran daerah. Namun, tenaga honorer dengan masa kerja kurang dari dua tahun tidak memenuhi syarat untuk diangkat sebagai P3K paruh waktu, sebagaimana diatur dalam regulasi ASN dan Permen PANRB. "Lebih kurang 800 tenaga honorer yang masa kerjanya kurang dari dua tahun akan dirumahkan," tegas Darlis.

Situasi ini semakin diperumit oleh dugaan penambahan ribuan tenaga honorer baru di berbagai instansi pemerintahan sejak awal masa jabatan Bupati Zukri. Sebagai perbandingan, pada era kepemimpinan HM Harris, jumlah tenaga honorer di Kabupaten Pelalawan tercatat sekitar 5.600 orang. Namun, saat ini, berdasarkan penginputan data terbaru, jumlah non-ASN di Pelalawan melonjak menjadi 8.059 orang.

Fenomena peningkatan jumlah honorer ini selaras dengan analisis Kementerian yang mencatat bahwa setiap pergantian kepala daerah maupun anggota dewan sering kali diiringi dengan penambahan tenaga honorer.

Kondisi ini menjadi dilema bagi pemerintah daerah, di satu sisi ingin memberikan kesempatan kerja, namun di sisi lain dibatasi oleh regulasi pusat yang terus mendorong penghapusan tenaga honorer. Kini, ribuan tenaga honorer di Pelalawan menanti kepastian nasib mereka, di tengah ketidakpastian kebijakan yang masih bergulir. ***( Cho)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Rabu, 11 Pebruari 2026

Menumbuhkan Kehidupan Kembali: Langkah PHR Memulihkan Fungsi Tanah di Bumi Riau

PHR konsisten memulihkan fungsi tanah di Riau. Dalam rangka menumbuhkan kembali kehidupan.

Galeri
Rabu, 11 Pebruari 2026

Polisi Periksa 33 Saksi Kasus Pembunuhan Gajah di Ukui, Pelalawan

Pembunuhan gajah dan dugaan pencurian gadingnya diselidiki Polda Riau. 33 saksi telah diperiksa.

Advertorial
Selasa, 03 Pebruari 2026

Sinergi Bagi Negeri, Capella Group Kembali Gelar Donor Darah

Kepedulian dalam Sinergi Bagi Negeri kembali digelar. Berupa bakti sosial donor darah Capella Group.

Advertorial
Kamis, 22 Januari 2026

Rumah Tenun Pulau Payung Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat dan Potensi Lokal di Pelalawan

Rumah Tenun Pulau Payung Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat Berbasis Pemberdayaan Potensi Lokal di Kabupaten Pelalawan.

Galeri
Jumat, 28 Nopember 2025

Bupati Inhil Buka Secara Resmi Giat Publikasi Stunting Dan Advokasi Lintas Sektor

Bupati Inhil Buka Secara Resmi Giat Publikasi Stunting Dan Advokasi Lintas Sektor

Advertorial
Senin, 19 Januari 2026

Touring Bersama New PCX 160, Betah dan Nyaman Tanpa Khawatir Merasa Lelah

Komunitas New PCX 160 Pekanbaru gelar touring bersama. Perjalanan panjang menjadi nyaman dan tanpa kelelahan.

Berita Lainnya

Kamis, 05 Maret 2026

Perdana, Magister Ilmu Lingkungan Unilak Meluluskan Mahasiswa Non-Tesis melalui Publikasi Ilmiah


Kamis, 05 Maret 2026

Aparat Kepolisian Gerak Cepat Membantu Pemadaman Kebakaran di Concong Luar, Inhil


Kamis, 05 Maret 2026

Pekerja di Kuansing Menemukan Kerangka Manusia Saat Bersihkan Semak


Kamis, 05 Maret 2026

Menkopolkam Tegaskan Tanggulangi Karhutla Butuh Kolaboratif Semua Pihak


Kamis, 05 Maret 2026

RAPP Tegaskan Komitmen Dukung Pencegahan Karhutla di Riau


Kamis, 05 Maret 2026

Bupati Kuansing Hadiri Apel Nasional Kesiapsiagaan Karhutla


Kamis, 05 Maret 2026

Menkopolkam Pimpin Apel Siaga Karhutla Nasional di Riau


Kamis, 05 Maret 2026

Berantas Peredaran Perusak Otak, Polres Bengkalis Ringkus Dua Pengedar di Mandau


Kamis, 05 Maret 2026

Wali Kota dan BRK Syariah Serahkan Bantuan di Masjid Al Hidayah Tanjung Pinang


Kamis, 05 Maret 2026

Lewat Program JALUR, Polsek Tanah Putih Perkuat Pelayanan dan Kepedulian Masyarakat Pesisir Sungai Rokan


Rabu, 04 Maret 2026

Sudah Lima Daerah di Riau Tetapkan Status Siaga Karhutla


Rabu, 04 Maret 2026

Patroli Sore Hari, Polsek Ukui Berikan Rasa Aman bagi Warga Pasar Ramadhan


Rabu, 04 Maret 2026

Polsek Gaung Ungkap Kasus Dugaan Tindak Pidana Pornografi di Desa Belantaraya


Rabu, 04 Maret 2026

Dibuka Paksa Warga, Bupati Kuansing Ancam Batalkan Pembangunan Jembatan Sungai Lintang Sentajo


Rabu, 04 Maret 2026

Magang Kerja PHR Batch 8: Putra-Putri Riau Siap Taklukkan Tantangan Profesional


Rabu, 04 Maret 2026

RKPD 2027, Wabup Siak Bahas Lima Program Prioritas Pembangunan


Rabu, 04 Maret 2026

Wali Kota Pekanbaru Terbitkan Dua Surat Edaran Seruan Doa Untuk Kedamaian Dunia


Rabu, 04 Maret 2026

RKPD 2027, Wabup Siak Bahas Lima Program Prioritas Pembangunan


Rabu, 04 Maret 2026

Ruas Jalan Provinsi Teluk Kuantan - Cerenti Mulai Diperbaiki


Rabu, 04 Maret 2026

Belasan Paket Perusak Otak Disita, Polisi Ringkus Pengedar dan Pengguna di Batsol Bengkalis