Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 22
 
 
 
Rumah Nenas Nastar Diresmikan Wabup Siak, Upaya RAPP Dorong UMKM Penyengat Jadi Sentra Olahan Nenas

Riauterkini-SUNGAI APIT – Aroma nenas segar kini makin identik dengan Kampung Penyengat, Kecamatan Sungai Apit. Pada Selasa (26/11/2025), masyarakat setempat resmi memiliki Rumah Nenas Nastar, sebuah sentra olahan nenas yang dibangun untuk memperkuat potensi ekonomi lokal. Fasilitas ini lahir dari dukungan PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) melalui program Community Development (CD), dan menjadi tonggak baru perjalanan Kampung Penyengat sebagai pusat olahan nenas di Kabupaten Siak.

Peresmian Rumah Nenas Nastar ini berlangsung hangat dan dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Siak Syamsurizal Bersama Camat Sungai Apit Tengku Mukhtasar, dan mewakili RAPP hadir GM Stakeholder Relations (SHR) RAPP Wan Mohammad Jakh Anza, Head of Community Development RAPP Ferdinand Leohansen Simatupang, serta Head of Corporate Communications RAPP Aji Wihardandi.

Dalam sambutannya, Syamsurizal memberikan apresiasi atas komitmen berkelanjutan RAPP dalam mengangkat potensi nenas sebagai produk unggulan daerah.

“Apresiasi kami selaku Pemerintah Kabupaten Siak kepada RAPP yang telah mendorong peningkatan ekonomi serta mendampingi masyarakat mulai dari pengembangan budidaya, proses pengolahan, hingga menghasilkan produk turunan seperti nastar yang kini menjadi ikon Kampung Penyengat,” ujarnya.

Nama UMKM Ratu Penyengat pun memiliki makna tersendiri, “Ratu” melambangkan peran kuat para ibu dalam menggerakkan produksi selai dan nastar, sementara “Penyengat” merujuk pada kampung tempat usaha ini tumbuh. Produk yang mereka hasilkan menggunakan varietas nanas ratu, komoditas yang telah ditetapkan Pemerintah Kabupaten Siak sebagai Nanas Mahkota Siak.

Upaya meningkatkan nilai tambah nenas sebenarnya sudah dimulai sejak 2014, ketika program One Village One Commodity (OVOC) memperkuat budidaya nenas di lahan seluas sekitar 250 hektare. Produksi yang terus meningkat mendorong masyarakat bersama RAPP melakukan hilirisasi dengan mengembangkan selai nenas dan nastar. Dari sinilah lahir UMKM Ratu Penyengat, yang berkembang pesat sejak mulai berjalan pada tahun 2022.

Proses pendampingan dilakukan secara bertahap, yakni peningkatan keterampilan, legalitas, dan perizinan usaha di tahun 2022, penguatan kualitas produk dan kemasan pada tahun 2023, disusul pengembangan pemasaran online dan offline sepanjang tahun 2024.

Memasuki tahun 2025, dukungan RAPP meningkat melalui pembangunan rumah produksi dan ruang display, hingga pelatihan daur ulang limbah daun nenas serta persiapan pemanfaatan serat daun nenas sebagai peluang usaha baru pada 2026.

Kini, ampas nenas yang dulu tidak terpakai telah berhasil diolah menjadi serat bernilai ekonomi. Inovasi ini menunjukkan bahwa kreativitas dan kolaborasi mampu mengangkat potensi desa menjadi kekuatan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Siak juga melihat langsung bagaimana limbah nenas yang sebelumnya tidak dimanfaatkan dapat disulap menjadi berbagai produk menarik. Serat dari daun nenas diolah menjadi beragam kerajinan, mulai dari bingkai foto, kotak pensil, buku catatan, hingga paper bag.

GM Stakeholder Relations RAPP, Wan Mohammad Jakh Anza, menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan bentuk konsistensi perusahaan dalam mendorong pemberdayaan jangka panjang.

“Melalui program CD, kami ingin memastikan masyarakat tidak hanya memiliki kemampuan produksi, tetapi juga fasilitas yang mendukung tumbuhnya usaha. Rumah Nenas Nastar ini diharapkan menjadi pusat produksi, pelatihan, sekaligus ruang peningkatan kualitas UMKM Ratu Penyengat,” ujarnya.

Rasa syukur juga datang dari Penghulu Kampung Penyengat, Abok Agustinus, yang melihat fasilitas ini sebagai dorongan besar bagi warganya.

“Bantuan ini tidak hanya menghadirkan sarana yang lebih layak, tetapi juga memberi semangat baru bagi masyarakat untuk terus meningkatkan kualitas produk. Kami berharap rumah nenas ini membuka peluang ekonomi yang lebih luas dan memberi manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Penyengat,” tuturnya.

Dengan berdirinya Rumah Nenas Nastar, perjalanan UMKM Ratu Penyengat memasuki babak baru. Sentra ini diharapkan memperkuat posisi Kampung Penyengat sebagai pusat olahan nenas di Kabupaten Siak sekaligus membuka jalan bagi lahirnya peluang ekonomi baru berbasis potensi lokal.***(rls)

Keterangan Foto:

Wakil Bupati Siak, Syamsurizal, meninjau produk handicraft pada peresmian Rumah Nenas Nastar Program Community Development RAPP.

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Rabu, 11 Maret 2026

Tas Baru, Energi Baru dan Senyum Siswa Minas Sambut HUT ke-1 Danantara

Para pelajar di Minas tersenyum bahagia. Mendapat tas baru dan energi baru di HUT perdana Danantara.

Galeri
Jumat, 06 Maret 2026

Momen Hangat Safari Ramadan, Plt Gubri SF Hariyanto Santuni Anak Yatim di Bagansiapiapi

Momen Hangat Safari Ramadan, Plt Gubri SF Hariyanto Santuni Anak Yatim di Bagansiapiapi

Advertorial
Rabu, 11 Maret 2026

Wabup Syafaruddin Poti Hadiri High Level Meeting Provinsi Riau, Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi Selama Ramadhan

Wabup Syafaruddin Poti Hadiri High Level Meeting Provinsi Riau Guna Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi Selama Bulan Ramadhan.

Advertorial
Sabtu, 07 Maret 2026

Pemkab Rohul Buka Bersama Mahasiswa di Pekanbaru

Pemkab Rohul Buka Bersama Mahasiswa di Pekanbaru

Galeri
Kamis, 05 Maret 2026

Apel Kesiapsiagaan Karhutla Nasional 2026, Menko Polkam RI: Jaga Alam Tanggung Jawab Kita

Apel Kesiapsiagaan Karhutla Nasional 2026, Menko Polkam RI: Jaga Alam Tanggung Jawab Kita

Advertorial
Jumat, 06 Maret 2026

Tinjau Pasar Murah di Rohil Plt Gubri Pastikan Stok Pangan Aman Hingga Idulfitri

Plt Gubri tinjau pasar murah di Rohil. Stok pangan dipastikan aman hingga lebaran Idulfitri nanti.

Berita Lainnya

Jumat, 13 Maret 2026

BRK Syariah Salurkan Bantuan untuk Masjid Ar-Raudhah dalam Safari Ramadan Pemprov Riau di Kuansing


Jumat, 13 Maret 2026

138 Mahasiswa Riau di Pulau Jawa Balik Basamo IPR-Yogyakarta 2026


Jumat, 13 Maret 2026

Pemprov Riau Janji Sampaikan Aspirasi Jalan Gunung Sahilan–Sako Jadi Jalan Provinsi


Jumat, 13 Maret 2026

Cegah Kejahatan di Keramaian, Polsek Tanah Putih Patroli Pasar Ramadhan


Jumat, 13 Maret 2026

KPI Dumai Safari Ramadan ke Tiga Masjid di Kelurahan Jaya Mukti dan Bukit Datuk


Kamis, 12 Maret 2026

Kementerian Kehutanan dan FAO luncurkan proyek Rp74,6 miliar untuk Lindungi Keanekaragaman Hayati Indonesia dari Jenis Asing Invasif


Kamis, 12 Maret 2026

Kapolres Rohil dan Wakil Bupati Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026


Kamis, 12 Maret 2026

Kuasa Hukum Ungkap Kekeliruan Dakwaan dalam Kasus Tewasnya Remaja di Pekanbaru, Minta Terdakwa Dilepaskan


Kamis, 12 Maret 2026

Momen Ramadan, NasDem Siak Gelar Bukber Sekaligus Berbagi Kebahagiaan dengan Anak Yatim


Kamis, 12 Maret 2026

Dari Sembako hingga Tabungan: BRK Syariah Buka Akses Keuangan bagi Disabilitas


Kamis, 12 Maret 2026

180 Mahasiswa Riau di Jakarta dan Yogyakarta Ikuti Program Mudik Gratis Balek Basamo


Kamis, 12 Maret 2026

Cemburu Berujung Maut, Wanita di Dumai Tewas di Tangan Mantan Pacar


Kamis, 12 Maret 2026

Korupsi Pembangunan Hotel Kuansing, Mantan Ketua DPRD Kuansing Divonis 3 Tahun 4 Bulan


Kamis, 12 Maret 2026

Dinas PUPR Siak Kejar Target, Ruas Jalan Rusak Kabupaten H-7 Lebaran Rampung


Kamis, 12 Maret 2026

Balek Basamo Hipemari Se-Jabodetabek Tahun 2026 Sediakan 2 Bus Gratis


Kamis, 12 Maret 2026

Kecelakaan Beruntun di Jalintim Pelalawan, Empat Kendaraan Terlibat


Kamis, 12 Maret 2026

Mangsa Ternak Masyarakat, Anak Harimau Dievakuasi BBKSDA Riau


Kamis, 12 Maret 2026

PTPN IV Regional III Awali 2026 dengan Kinerja Optimal


Kamis, 12 Maret 2026

OJK Riau Perkuat Literasi Keuangan Syariah dan Pengembangan Ekonomi Daerah


Kamis, 12 Maret 2026

Pelindo Regional 1 Pekanbaru Bagikan Sembako Gratis kepada Warga Sekitar, Rangkaian Program "Pelindo Berbagi Ramadhan 1447H/2026M"