Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 22
 
 
 
Warga Rimbo Panjang Resah, Aroma Busuk Kandang Ayam dan Bebek Dekat Permukiman

Riauterkini - KAMPAR - Warga kawasan Jalan Yuzura, Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau, mengeluhkan bau busuk yang berasal dari kandang ayam dan bebek di dekat permukiman.

Warga menyebut, posisi kandang ayam dan bebek tersebut berada di lahan kosong, yang sangat dekat dari dua perumahan, yaitu Perumahan Fath Residence dan Perumahan Zaira Permai. Sehingga, setiap hari warga mencium bau busuk dari kandang berskala besar tersebut.

"Dari Perumahan Fath Residence, itu jarak kandang lebih kurang 100 meter. Sementara dari Perumahan Zaira, sekitar 300 meter," ujar Idon (35), salah seorang warga Perumahan Zaira saat diwawancarai wartawan, Rabu (15/07/26).

Menurutnya, lokasi kandang tersebut melanggar aturan. Berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan), kandang peternakan berskala besar, jarak dari permukiman minimal 500 meter.

"Kami juga meragukan kandang tersebut ada izinnya. Soalnya, kami tahunya kandang ayam dan bebek itu setelah mencium bau busuk. Kalau ada izin, harusnya kan kami warga diberitahu, ini enggak ada," kata Idon.

Dia mengaku, sejak tiga bulan belakangan mencium aroma busuk dari kandang, yang berisi ribuan ekor ayam kampung dan bebek petelur tersebut.

"Baunya sangat busuk sekali. Baunya datang ketika arah angin ke permukiman. Kalau bau busuk itu datang, kami tutup pintu, karena di rumah saya ada anak kecil. Kami khawatir lama-lama kami kena penyakit karena bau busuk ini itu," ungkapnya.

Idon menyebut, ia bersama warga lainnya sudah beberapa kali mendatangi kandang tersebut untuk menemui pemiliknya bernama Feri.

Ketika bertemu dengan pemilik, warga menyampaikan keluhannya dan meminta kandang tersebut ditutup atau dipindahkan lebih jauh.

"Pemiliknya bilang ada izin mendirikan kandang. Tapi, kenapa kami tak diberitahu untuk minta persetujuan dulu. Dia juga bilang usaha itu tidak mengeluarkan bau sampai ke perumnas, tapi kami ajak ke perumahan dia tidak mau," sebutnya.

Pemilik kandang, tambah dia, sempat meminta waktu untuk lebih ekstra membersihkan kandang untuk mencegah bau. Namun, sampai saat ini, bau dari kandang tersebut malah semakin tambah busuk.

Merasa muak dengan bau dari kandang ayam dan bebek tersebut, warga mencoba mengadu ke kantor Desa Rimbo Panjang.

Warga membawa surat yang berisi permintaan agar kandang tersebut ditutup. Dalam surat itu juga dilampirkan tanda tangan para warga yang protes keberadaan kandang tersebut.

Namun, sampai saat ini tidak jelas penanganan yang dilakukan oleh Kepala Desa (Kades) Rimbo Panjang, Ben Zainal.

"Surat sudah kami masukkan ke kantor desa, tapi tak ada tindakan. Kami merasa kecewa. Kami menilai, Kades Rimbo Panjang tidak serius dan lamban menangani keluhan kami ini. Jadi tanda tanya bagi kami, kenapa tidak juga ditindak. Kami hanya ingin masalah ini didudukkan bersama pihak desa, warga dan pemilik kandang ayam, bisa masalah ini bisa diatasi," kata Idon.

Hal senada disampaikan warga Fath Residence, Ridiyan. Ridiyan mengatakan, dirinya yang mewakili warga mengantar surat ke kantor Desa Rimbo Panjang. Tetapi, setelah surah disampaikan, justru tidak ada tindak lanjut dari desa.

"Harapan kami masukkan surat itu, agar pihak desa mempertemukan warga dengan pemilik kandang. Duduk bersama mencarikan solusi. Kalau dari kami tuntutan cuma satu, yaitu kandang ayam itu harus ditutup," kata Ridiyan.

Ridiyan juga merasa kesal karena lambatnya Kades Rimbo Panjang menangani masalah lingkungan ini. Dia berharap, kepada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kampar turun tangan menangani perkara ini.

"Udara kami tercemar karena bau kandang ayam dan bebek itu. Jadi, saya harap Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kampar maupun Provinsi Riau, tuurn ke sini untuk mengatasi masalah ini. Kami juga harap pemerintah secepatnya menutup kandang tersebut," pungkas Ridiyan.

Kades Rimbo Panjang, Ben Zainal saat dikonfirmasi wartawan terkait lambatnya menangani keluhan warga, belum menjawab.***(Arl)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Senin, 27 Juli 2026

Peringati HAN ke-42, Bupati Inhu Tegaskan Pemenuhan Hak Hak Anak

Peringati HAN ke-42, Bupati Inhu Tegaskan Pemenuhan Hak Hak Anak

Galeri
Selasa, 23 Juni 2026

DPRD Pekanbaru Gelar Paripurna Hari Jadi ke-242, KolaborAksi Jadi Kunci Wujudkan Kota Maju dan Berkelanjutan

DPRD Pekanbaru Gelar Paripurna Hari Jadi ke-242, KolaborAksi Jadi Kunci Wujudkan Kota Maju dan Berkelanjutan.

Advertorial
Kamis, 09 Juli 2026

100 Bikers Ramaikan Vario Street Nation 2026 di Pekanbaru

Gelaran Vario Street Nation 2026 di Pekanbaru berlangsung meriah. Diikuti 100 pemotor alias bikers.

Advertorial
Selasa, 23 Juni 2026

HUT ke-242 Pekanbaru, Dari Green City Hingga Rekor Dunia Talam Ketan Durian

HUT Ke-242 Pekanbaru, Dari Green City Hingga Rekor Dunia Talam Ketan Durian

Galeri
Rabu, 13 Mei 2026

Galeri, Murid TK ABA Belajar Dunia Broadcasting di Diskominfops Inhil

Galeri, Murid TK ABA Belajar Dunia Broadcasting di Diskominfops Inhil

Advertorial
Senin, 22 Juni 2026

Ketua DPRD Inhil Hadiri Road To Bhayangkara Run dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

Ketua DPRD Inhil Hadiri Road To Bhayangkara Run dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80.

Berita Lainnya

Jumat, 07 Agustus 2026

Hilang 36 Jam, Bocah Tenggelam di Sungai Siak Ditemukan Tewas


Jumat, 07 Agustus 2026

Geger ! Buaya Muara di Desa Sungai Undan Naik ke Darat dan Serang Warga


Jumat, 07 Agustus 2026

Perum Bulog Tembilahan Bersama TNI-Polri dan Dinas Terkait Periksa Kualitas Beras Penyaluran Bantuan Pangan


Jumat, 07 Agustus 2026

Mediasi Sengketa Lahan Mak Teduh, Bupati Pelalawan Tekankan Kepastian Hukum


Jumat, 07 Agustus 2026

Puluhan Paket Perusak Saraf Disita, Polisi Ringkus Tiga Pengedar di Air Jamban Bengkalis


Jumat, 07 Agustus 2026

Korupsi Dana PI PT SPRH Rohil Kembali Bertambah. 9 Ditetapkan Tersangka Baru


Jumat, 07 Agustus 2026

PalmCo: Kemitraan Petani Kunci Kemandirian Pangan dan Energi


Jumat, 07 Agustus 2026

Polsek Tanah Putih Data Sumber Air Pemadaman Karhutla, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau


Jumat, 07 Agustus 2026

3 Pemilik 8 Paket Sabu di Langgam, Pelalawan Ditangkap Polisi


Kamis, 06 Agustus 2026

Monyet Peneror Warga Tembilahan Dibawa BBKSDA Riau untuk Observasi Prilaku


Kamis, 06 Agustus 2026

Kolaborasi Forkopimda dan Satgas Gabungan, Karhutla di Riau Terkendali


Kamis, 06 Agustus 2026

Dua Pekan Diburu, Akhirnya Monyet Serang 18 Warga di Tembilahan Berhasil Ditangkap


Kamis, 06 Agustus 2026

Plt Gubri Tinjau Operasi Pasar Murah


Kamis, 06 Agustus 2026

Hampir Dua Pekan Diburu, Akhirnya Monyet Diduga Serang 18 Warga di Tembilahan Berhasil Ditangkap


Kamis, 06 Agustus 2026

Pemprov Riau Tanam 2.500 Pohon di Stadion Utama, Wujudkan Ruang Hijau Berkelanjutan


Kamis, 06 Agustus 2026

Gerak Cepat, PPN Sumbagut Salurkan Bantuan Korban Bencana Banjir di Sumbar


Kamis, 06 Agustus 2026

Juara Umum, Petenis Belia Persembahkan Kado HUT RI bagi PTPN IV Regional III


Kamis, 06 Agustus 2026

Bertaruh Nyawa Tanpa Tabung Oksigen, Kisah Penyelam Tradisional Cari Bocah Tenggelam di Sungai Siak


Kamis, 06 Agustus 2026

Seragam Gratis untuk Murid SD dan SMP Negeri Mulai Direalisasikan, Program Wako Agung Disambut Antusias


Kamis, 06 Agustus 2026

Polres Rohil dan Pemkab Perkuat Sinergi Cegah Karhutla