Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 22
 
 
 
Petani Mangga Indonesia Pelajari Praktik Baik dalam Kunjungan Studi ke Filipina yang Difasilitasi FAO



Riauterkini-JAKARTA – Para petani mangga Indonesia telah menyelesaikan kunjungan studi selama satu minggu ke Filipina, salah satu negara pengekspor mangga terkemuka di Asia, sebagai bagian dari upaya meningkatkan produksi salah satu komoditas buah unggulan Indonesia ini secara berkelanjutan. Kunjungan studi yang berlangsung pada 27 hingga 31 Juli ini difasilitasi oleh Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO) serta otoritas pertanian di kedua negara.

Perwakilan kelompok tani mangga dari Majalengka, Jawa Barat, yang dikenal dengan varietas premium gedong gincu, mendapatkan kesempatan belajar secara langsung melalui kunjungan ke perkebunan dan pabrik pengolahan mangga di Provinsi Guimaras, rumah bagi varietas mangga pertama di Filipina yang terdaftar dengan Indikasi Geografis (IG). Petani Indonesia didampingi oleh perwakilan dari Kementerian Pertanian serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Selama kunjungan lapangan, perwakilan Indonesia mempelajari praktik baik Filipina dalam pengendalian hama serta inovasi dalam pengolahan dan penyebaran teknologi yang dapat diterapkan di Indonesia untuk meningkatkan hasil panen dan memperluas peluang ekspor.

"Mengingat kemiripan kondisi sosial-ekonomi dan iklim Indonesia serta, pertukaran pengetahuan ini menawarkan solusi praktis yang telah terbukti efektif untuk menjawab tantangan bersama kita, yakni solusi yang lebih hemat biaya serta tepat guna bagi kedua negara maupun para petani skala kecil kita," ujar Rajendra Aryal, Perwakilan FAO di Indonesia dan Timor-Leste.

Junibert E. De Sagun, Direktur Layanan Bantuan Agribisnis dan Pemasaran Departemen Pertanian Filipina, menyampaikan pandangan serupa dan berharap inisiatif ini juga akan memperkuat kemitraan antara petani, pakar, dan pemerintah di kedua negara.

"Peningkatan produksi harus berjalan beriringan dengan peningkatan daya saing dan perluasan peluang pasar. Petani kita dapat memperoleh manfaat maksimal dari industri mangga hanya jika kita mampu secara konsisten menghasilkan produk yang aman dan berkualitas tinggi, mengurangi susut pascapanen, memberikan nilai tambah, serta memenuhi persyaratan pasar domestik maupun internasional," tambah De Sagun.

Kerja Sama Selatan-Selatan dan Triangular: Menawarkan solusi praktis untuk tantangan bersama
Mangga merupakan salah satu komoditas buah unggulan di kedua negara, namun masih terdapat berbagai tantangan yang memengaruhi produksi, produktivitas, kualitas produk, akses pasar, serta keberlanjutan lingkungan di sektor ini. Permasalahan ini mencakup berbagai hal, mulai dari serangan hama dan penyakit hingga susut pascapanen.

Indonesia memproduksi 3 juta metrik ton mangga pada tahun 2025, namun nilai ekspornya turun sebesar 37% menjadi 1,1 juta USD pada tahun yang sama, sementara nilai impor meningkat 27% menjadi 2,32 juta USD menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia. Negara tujuan ekspor utama meliputi Uni Emirat Arab, Singapura dan Malaysia.

Sementara itu, Filipina memproduksi sekitar 764.000 metrik ton mangga pada tahun 2024; komoditas ini merupakan buah ekspor terbesar ketiga bagi negara tersebut dan menopang mata pencaharian sekitar 2,5 juta petani.

"Saya sangat terkesan dengan industri pengolahan mangga amat luar biasa di Filipina. Filipina dapat memproduksi berbagai jenis produk dalam skala besar dengan dukungan kuat dari pemerintah. Kami berharap dapat melihat perkembangan serupa dalam industri mangga di Indonesia," ujar salah satu peserta, Elvan Setyono, ketua kelompok tani dari Jawa Barat.

Sebelum kunjungan lapangan ini, FAO memfasilitasi rangkaian pertukaran pengetahuan secara virtual selama dua bulan antara petani, perwakilan pemerintah, dan pakar teknis dari Indonesia dan Filipina pada bulan Mei dan Juni 2026.

Sebagai contoh, untuk menanggapi masalah lalat cecid pada mangga di Filipina, petani Indonesia berbagi pengalaman mereka dalam menerapkan pendekatan pengelolaan berbasis wilayah ( area-wide management ); sebuah metode sederhana, hemat biaya, dan lebih berkelanjutan untuk mengatasi lalat buah yang dapat diterapkan secara berkelompok di suatu wilayah geografis, alih-alih hanya di lahan pertanian individu.

Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan FAO dalam memfasilitasi Kerja Sama Selatan-Selatan dan Triangular (SSTC), yang mencakup pertukaran pengetahuan, pengalaman, serta sumber daya teknis dan finansial yang saling menguntungkan terkait pertanian dan sistem pangan di antara dua negara berkembang atau lebih.

Wawasan yang diperoleh dari pertukaran ini akan menjadi bahan masukan bagi otoritas Filipina dalam menyusun Rencana Aksi Pengendalian dan Pengelolaan Lalat Cecid serta Prosedur Operasional Standar untuk Praktik Pertanian yang Baik (GAP). Sementara itu, pemerintah Indonesia juga diharapkan dapat mengadopsi praktik baik dalam manajemen pascapanen dan irigasi guna meningkatkan daya saing serta keberlanjutan sektor mangga di Indonesia.***(rls)

Caption: Petani mangga Indonesia mengikuti kunjungan studi selama satu minggu ke Filipina, salah satu negara pengekspor mangga terkemuka di Asia, sebagai bagian dari upaya meningkatkan produksi mangga secara berkelanjutan di Indonesia pada 27 hingga 31 Juli, yang difasilitasi oleh Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO) serta otoritas pertanian di kedua negara. (Credit: Department of Agriculture of the Philippines)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Senin, 27 Juli 2026

Peringati HAN ke-42, Bupati Inhu Tegaskan Pemenuhan Hak Hak Anak

Peringati HAN ke-42, Bupati Inhu Tegaskan Pemenuhan Hak Hak Anak

Galeri
Selasa, 23 Juni 2026

DPRD Pekanbaru Gelar Paripurna Hari Jadi ke-242, KolaborAksi Jadi Kunci Wujudkan Kota Maju dan Berkelanjutan

DPRD Pekanbaru Gelar Paripurna Hari Jadi ke-242, KolaborAksi Jadi Kunci Wujudkan Kota Maju dan Berkelanjutan.

Advertorial
Kamis, 09 Juli 2026

100 Bikers Ramaikan Vario Street Nation 2026 di Pekanbaru

Gelaran Vario Street Nation 2026 di Pekanbaru berlangsung meriah. Diikuti 100 pemotor alias bikers.

Advertorial
Selasa, 23 Juni 2026

HUT ke-242 Pekanbaru, Dari Green City Hingga Rekor Dunia Talam Ketan Durian

HUT Ke-242 Pekanbaru, Dari Green City Hingga Rekor Dunia Talam Ketan Durian

Galeri
Rabu, 13 Mei 2026

Galeri, Murid TK ABA Belajar Dunia Broadcasting di Diskominfops Inhil

Galeri, Murid TK ABA Belajar Dunia Broadcasting di Diskominfops Inhil

Advertorial
Senin, 22 Juni 2026

Ketua DPRD Inhil Hadiri Road To Bhayangkara Run dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

Ketua DPRD Inhil Hadiri Road To Bhayangkara Run dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80.

Berita Lainnya

Jumat, 07 Agustus 2026

Hilang 36 Jam, Bocah Tenggelam di Sungai Siak Ditemukan Tewas


Jumat, 07 Agustus 2026

Geger ! Buaya Muara di Desa Sungai Undan Naik ke Darat dan Serang Warga


Jumat, 07 Agustus 2026

Perum Bulog Tembilahan Bersama TNI-Polri dan Dinas Terkait Periksa Kualitas Beras Penyaluran Bantuan Pangan


Jumat, 07 Agustus 2026

Mediasi Sengketa Lahan Mak Teduh, Bupati Pelalawan Tekankan Kepastian Hukum


Jumat, 07 Agustus 2026

Puluhan Paket Perusak Saraf Disita, Polisi Ringkus Tiga Pengedar di Air Jamban Bengkalis


Jumat, 07 Agustus 2026

Korupsi Dana PI PT SPRH Rohil Kembali Bertambah. 9 Ditetapkan Tersangka Baru


Jumat, 07 Agustus 2026

PalmCo: Kemitraan Petani Kunci Kemandirian Pangan dan Energi


Jumat, 07 Agustus 2026

Polsek Tanah Putih Data Sumber Air Pemadaman Karhutla, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau


Jumat, 07 Agustus 2026

3 Pemilik 8 Paket Sabu di Langgam, Pelalawan Ditangkap Polisi


Kamis, 06 Agustus 2026

Monyet Peneror Warga Tembilahan Dibawa BBKSDA Riau untuk Observasi Prilaku


Kamis, 06 Agustus 2026

Kolaborasi Forkopimda dan Satgas Gabungan, Karhutla di Riau Terkendali


Kamis, 06 Agustus 2026

Dua Pekan Diburu, Akhirnya Monyet Serang 18 Warga di Tembilahan Berhasil Ditangkap


Kamis, 06 Agustus 2026

Plt Gubri Tinjau Operasi Pasar Murah


Kamis, 06 Agustus 2026

Hampir Dua Pekan Diburu, Akhirnya Monyet Diduga Serang 18 Warga di Tembilahan Berhasil Ditangkap


Kamis, 06 Agustus 2026

Pemprov Riau Tanam 2.500 Pohon di Stadion Utama, Wujudkan Ruang Hijau Berkelanjutan


Kamis, 06 Agustus 2026

Gerak Cepat, PPN Sumbagut Salurkan Bantuan Korban Bencana Banjir di Sumbar


Kamis, 06 Agustus 2026

Juara Umum, Petenis Belia Persembahkan Kado HUT RI bagi PTPN IV Regional III


Kamis, 06 Agustus 2026

Bertaruh Nyawa Tanpa Tabung Oksigen, Kisah Penyelam Tradisional Cari Bocah Tenggelam di Sungai Siak


Kamis, 06 Agustus 2026

Seragam Gratis untuk Murid SD dan SMP Negeri Mulai Direalisasikan, Program Wako Agung Disambut Antusias


Kamis, 06 Agustus 2026

Polres Rohil dan Pemkab Perkuat Sinergi Cegah Karhutla