Riauterkini - PEKANBARU - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di areal masyarakat Desa Tualang Perawang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Rabu (9/9/26), mendapat penanganan cepat dari tim gabungan.
PT Arara Abadi bersama tim pemadam kebakaran PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (IKPP), yang merupakan unit usaha APP Group, bersinergi dengan Unsur Pimpinan Kecamatan (Upika) Tualang, TNI/Polri, BPBD, PT SIR dan masyarakat setempat untuk melokalisasi kobaran api.
Kondisi sempat mengkhawatirkan lantaran lokasi kebakaran berada tepat di sebelah kompleks SMAN 2 Tualang Perawang. Areal terbakar hanya dipisahkan dinding pagar dengan lingkungan sekolah. Selain itu, api juga berpotensi merembet ke permukiman warga.
Beruntung, saat kejadian para siswa telah selesai mengikuti kegiatan belajar mengajar dan meninggalkan sekolah. Untuk mempercepat pemadaman, PT Arara Abadi dan PT IKPP mengerahkan 29 personel Tim Reaksi Cepat (TRC)/Regu Pemadam Kebakaran (RPK) beserta armada pompa air.
Tim tersebut berasal dari Distrik Arara Abadi yang berada paling dekat dengan lokasi kejadian, yakni Distrik Rasau Kuning, dan bergabung dengan tim pemadam lainnya.
Penanganan tidak hanya dilakukan dari darat.
Dukungan udara juga dikerahkan melalui satu unit helikopter water bombing jenis Kamov dengan registrasi PK-KII.
Helikopter tersebut memiliki kapasitas water bucket hingga 5.000 liter dan dalam satu sortie melakukan 23 kali penjatuhan air ke titik-titik kebakaran. Kolaborasi penanganan dari darat dan udara tersebut membantu mempercepat pengendalian api sehingga tidak meluas ke lingkungan sekolah maupun permukiman masyarakat.
Camat Apresiasi Respons Cepat
Camat Tualang, Ari Darmawan, mengapresiasi respons cepat PT Arara Abadi dan PT IKPP dalam membantu penanganan karhutla. "Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada PT Arara Abadi-APP Group atas respons yang sangat cepat dan bantuan sarana prasarana yang lengkap. Penanganan dari darat dan udara ini sangat membantu memadamkan api dengan cepat sehingga tidak meluas ke permukiman warga maupun area sekolah," kata Ari.
Ia mengatakan, bersama unsur Upika, Polsek dan Koramil Tualang, pihaknya terus mengingatkan masyarakat agar tidak membersihkan lahan dengan cara membakar.
"Kami bersama unsur Upika Tualang, Polsek dan Danramil selalu mengimbau kepada seluruh masyarakat pemilik lahan agar tidak melakukan praktik pembersihan lahan dengan cara membakar. Hal ini akan merugikan kita semua," tambahnya.
Apresiasi serupa disampaikan Kapolsek Tualang, Kompol Teguh Wiyono, S.H., M.H. Menurutnya, koordinasi lintas sektor menjadi faktor penting dalam mempercepat penanganan karhutla.
"Langkah sigap PT Arara Abadi bersama tim TRC/RPK, jajaran Upika dan Polsek Tualang terbukti efektif memutus penyebaran api. Koordinasi lintas sektor seperti ini sangat vital dalam menjaga kondusivitas dan keselamatan masyarakat dari ancaman karhutla," ungkap Teguh.
Ia menyebut, kepolisian juga akan memanggil pemilik lahan untuk dimintai keterangan terkait kejadian tersebut.
Teguh menambahkan, kondisi cuaca panas, kering dan berangin, ditambah karakteristik lahan gambut serta keterbatasan sumber air, membuat kebakaran lahan berpotensi sulit dikendalikan apabila sudah meluas.
"Kita bersama unsur Upika Tualang terus menyosialisasikan larangan membakar lahan dan mengedukasi masyarakat agar tidak melakukan praktik membakar pada lahan-lahan yang akan digunakan," ujarnya.
Teguh menegaskan, pembakaran lahan merupakan tindakan melanggar hukum dan dapat dikenakan sanksi pidana. "Perbuatan membakar lahan adalah perbuatan melanggar hukum dan dapat diancam pidana sebagaimana dimaksud dalam KUHP ataupun PPLH," tegasnya.
Arara Abadi Tegaskan Komitmen Penanganan Karhutla
Pimpinan FOM (Fire Operational Management) PT Arara Abadi-APP Group, Richard Sudinardo, didampingi Forest Protection Distrik Rasau Kuning, Aep Mahmuddin, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung penanganan karhutla di sekitar wilayah operasional.
Menurut Richard, tim langsung bergerak setelah menerima informasi dan permintaan bantuan dari jajaran Upika Tualang.
"Begitu menerima informasi dan permintaan dari jajaran Upika, tim kami langsung bergerak ke lokasi. Fokus utama kami adalah keselamatan masyarakat, fasilitas pendidikan, serta perlindungan aset lingkungan," ungkap Richard.
Ia mengatakan, kesiapsiagaan personel RPK, armada pemadam, hingga dukungan helikopter water bombing merupakan bagian dari upaya penanggulangan karhutla secara cepat dan terpadu.
"Kesiapsiagaan personel RPK dan kelengkapan armada pemadam, termasuk helikopter water bombing, merupakan bentuk komitmen nyata kami dalam pencegahan dan penanggulangan karhutla secara cepat dan terpadu," ujarnya.
Berkat penanganan terpadu tersebut, kobaran api berhasil dikendalikan. Kondisi di sekitar SMAN 2 Tualang Perawang dilaporkan telah aman dan kondusif.
PT Arara Abadi sebagai unit usaha pemasok bahan baku kayu bagi APP Group yang beroperasi di Provinsi Riau menyatakan komitmennya menerapkan no burn policy atau kebijakan tanpa membakar.
Upaya tersebut dilakukan melalui penerapan Integrated Fire Management, mulai dari edukasi masyarakat, patroli rutin, hingga kesiapsiagaan tim pemadam kebakaran darat dan udara. ***(mok)