Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 22
 
 
 
BRIN-PTPN IV PalmCo Riset Biogas Kombinasi Limbah Tandan Kosong dan Limbah Cair Sawit Perdana



Riauterkini - PEKANBARU - Badan Riset Inovasi Nasional melanjutkan kolaborasi yang berjalan apik bersama dengan Sub Holding Perkebunan Nusantara, PTPN IV PalmCo dalam pengembangan energi baru terbarukan limbah kelapa sawit.

Riset itu merupakan kerjasama lanjutan BRIN dan PTPN IV usai sukses melaksanakan penelitian dan pengembangan limbah cair sawit atau palm oil mill effluent (POME) menjadi biogas di PalmCo Regional III yang ada di Riau.

Lembaga yang dibentuk Presiden Joko Widodo itu kini meneliti potensi peningkatan produksi biogas yang ramah lingkungan melalui tandan kosong kelapa sawit pasca proses pencacahan dan fermentasi sebelum dicampurkan ke dalam POME. Kombinasi ini bertujuan agar gas methane yang diperoleh lebih baik dan stabil, sehingga energi yang diproduksi juga lebih konstan. Jika berhasil, maka kombinasi limbah cair dan padat menjadi biogas tersebut akan menjadi yang perdana di lingkungan PTPN.

"Terimakasih atas kerjasama baik yang terjalin selama ini. Kerjasama yang langsung bisa dirasakan manfaatnya. Baik itu biogas menjadi listrik, penurunan emisi gas rumah kaca, maupun mengurangi limbah," kata Wakil Kepala BRIN Prof. Dr. Ir. Amarulla Octavian, M.Sc.,DESD., ASEAN Eng dalam kunjungan kerjanya ke Region Office PTPN IV PalmCo Regional 3, Kota Pekanbaru, belum lama ini.

Penelitian BRIN sendiri di Perusahaan sawit terluas di dunia ini dilangsungkan di areal kluster riset dan inovasi BRIN-PTPN IV PalmCo Regional III Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Sei Pagar, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Lebih lanjut Amarulla menjelaskan bahwa secara umum BRIN mengusung tiga konsep dalam melaksanakan riset, yakni reguler research, apply research, dan action research.

"Khusus di PTPN IV ini bisa kombinasi regular research dan apply research. Artinya, hasil penelitian yang telah dirasakan manfaatnya masih bisa dikembangkan lagi. Juga bisa dikembangkan ke regional lain, bagaimana teknologi yang sudah terbukti di sini. Begitu juga pihak yang sudah dapat manfaat dari BRIN kepada sektor lain," lanjutnya.

PTPN IV PalmCo Regional III Bersama BRIN diketahui telah menjalin kerjasama pemanfaatan energi baru terbarukan sejak lima tahun lalu. Hasilnya, para peneliti BRIN dan PalmCo mampu menghasilkan penemuan dan menyelesaikan pembangunan pemanfaatan limbah sawit menjadi biogas.

Project pertama yang diselesaikan adalah membangun Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) Terantam Kabupaten Kampar yang bersumber dari limbah cair dan dikonversi menjadi tenaga listrik berkapasitas 1 Mega Watt yang hasilnya dimanfaatkan bagi operasional pabrik palm kernel oil (PKO) Tandun.

Project kolaborasi dengan BRIN selanjutnya adalah di Sei Pagar, yang juga ada di Kampar. Di lokasi Pabrik Kelapa Sawit ini, BRIN mampu membangun Biogas co-firing yang mana energi yang dihasilkannya, dipergunakan sebagai sumber pengganti material pembakaran boiler pabrik kelapa sawit, yang selama ini mempergunakan cangkang sawit sebagai bahan baku.

Setelah dua keberhasilan tersebut, maka menurut Amarulla, BRIN menilai masih ada potensi riset lanjutan dari pemanfaatan tandan kosong kelapa sawit. Sehingga para periset kembali melaksanakan penelitian dengan tema Pretreatment Tandan Kosong Kelapa Sawit Untuk Mendapatkan Slurry Enrichment Umpan Reaktor Untuk Peningkatan Produksi Biogas.

“Dari penelitian itu, diharapkan biogas yang dihasilkan bisa meningkat dari yang awalnya sebesar 120 meter kubik perjam saat pure POME, naik 25% menjadi 150 meter kubik perjam melalui pemanfaatan teknologi yang mengkombinasikan Tandan Kosong atau limbah padat Sawit”, jelas Amarulla.

"Kita semua tentu berkeinginan kerjasama ini akan terus berlanjut. Sehingga teknologi ini makin lama makin disempurnakan. Bayangkan jika teknologi ini nanti mendunia. Kita tidak hanya menghasilkan energi baru terbarukan tapi lebih jauh kita bisa membantu miliaran manusia mendapat oksigen dan membantu cuaca normal lagi. Bagaimana besarnya kontribusi pada dunia," tuturnya retoris.

Sementara itu, Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko Santosa menyambut baik penelitian lanjutan yang terakomodir melalui program Kerja Sama Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM 1 2022-2025) ini. Dia menjelaskan bahwa pihaknya akan terus komitmen mendukung penelitian tersebut sehingga nantinya teknologi yang efektif dan efesien bisa diaplikasikan di regional lainnya di Indonesia.

Jatmiko menjelaskan bahwa penelitian tersebut sejalan dengan grand strategy perusahaan yang mendukung program pemerintah dalam dekarbonisasi.

"Kami bersyukur PTPN IV PalmCo yang ada di Regional III Riau kembali dipercaya menjadi lokasi untuk kegiatan kerjasama Riset dan inovasi Indonesia Maju LPDP tahun ke-2 o. Ini menjadi salah satu langkah percepatan program prioritas Riset dan inovasi BRIN tahun 2024," urainya.

Bagi Jatmiko, riset ini tidak hanya berpeluang menjadi pioneer bagi pembangunan Biogas kombinasi limbah padat dan cair di PTPN, langkah ini juga sejalan dengan semangat pemerintah dalam menggesa dekarbonisasi dan net zero emission yang dicanangkan.

“Sudah menjadi kewajiban dan kebutuhan kita dalam mendukung Net Zero Emissions 2060. Kita komit menjadi perkebunan negara yang menjadi backbone untuk hal tersebut," tukas Jatmiko lagi.

Hal senada disampaikan Region Head PTPN IV Regional 3 Rurianto yang menyatakan pihaknya siap mendukung dan memfasilitasi riset ini sesuai dengan poin-poin yang disepakati bersama. Dia turut berharap riset ini mampu menghasilkan pengembangan teknologi produksi biogas yang mumpuni menjawab berbagai persoalan lingkungan.

"Kami berharap penandatanganan riset bertema Inovasi Teknologi Produksi Biogas dengan Gas Mix perdana di PTPN ini berhasil sehingga Biogas yang mengkombinasikan limbah cair dengan limbah padat ini bisa menjadi model kedepannya ," lanjut Ruri.

Sementara Direktur Strategi dan Sustainability PTPN IV PalmCo Ugun Untaryo mengatakan perusahaan yang baru saja merger per Desember 2023 lalu tersebut memiliki asa tinggi untuk terus mendorong dan mengembangkan pemanfaatan biogas di wilayah kerja ataupun regional lainnya.

"Kami terus semangat membuka dan mengembangkan PTBG, tidak hanya di Regional 3, namun juga Regional 1 dan regional 2 (Sumatera Utara). Kami sangat senang dan berterimakasih karena melalui BRIN kami dikenalkan bagaimana upaya nyata dalam mengemisi karbon," katanya.

Terlebih lagi, ia melanjutkan bahwa progam yang dilaksanakan kedua belah pihak telah mampu mengatasi sekitar 60 persen emisi karbon di PTPN IV. "60 persen emisi karbon kami selesai karena project ini. Kami antusias kedepannya project apalagi yang bisa kita lakukan Bersama," tutup Ugun.***(Rls)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Senin, 27 Juli 2026

Peringati HAN ke-42, Bupati Inhu Tegaskan Pemenuhan Hak Hak Anak

Peringati HAN ke-42, Bupati Inhu Tegaskan Pemenuhan Hak Hak Anak

Galeri
Selasa, 23 Juni 2026

DPRD Pekanbaru Gelar Paripurna Hari Jadi ke-242, KolaborAksi Jadi Kunci Wujudkan Kota Maju dan Berkelanjutan

DPRD Pekanbaru Gelar Paripurna Hari Jadi ke-242, KolaborAksi Jadi Kunci Wujudkan Kota Maju dan Berkelanjutan.

Advertorial
Kamis, 09 Juli 2026

100 Bikers Ramaikan Vario Street Nation 2026 di Pekanbaru

Gelaran Vario Street Nation 2026 di Pekanbaru berlangsung meriah. Diikuti 100 pemotor alias bikers.

Advertorial
Selasa, 23 Juni 2026

HUT ke-242 Pekanbaru, Dari Green City Hingga Rekor Dunia Talam Ketan Durian

HUT Ke-242 Pekanbaru, Dari Green City Hingga Rekor Dunia Talam Ketan Durian

Galeri
Rabu, 13 Mei 2026

Galeri, Murid TK ABA Belajar Dunia Broadcasting di Diskominfops Inhil

Galeri, Murid TK ABA Belajar Dunia Broadcasting di Diskominfops Inhil

Advertorial
Senin, 22 Juni 2026

Ketua DPRD Inhil Hadiri Road To Bhayangkara Run dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

Ketua DPRD Inhil Hadiri Road To Bhayangkara Run dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80.

Berita Lainnya

Jumat, 31 Juli 2026

Hari Jadi 514, Iyeth Bustami Ajak Masyarakat Bersatu Bangun Bengkalis


Jumat, 31 Juli 2026

Kominfo Kuansing Gelar Yasinan dan Doa Bersama


Jumat, 31 Juli 2026

Polsek Tanah Putih Intensifkan Sosialisasi Karhutla, Warga Diingatkan Jangan Bakar Lahan


Kamis, 30 Juli 2026

KJUD Sumber Rejeki Jadi Penerima Perdana Dana PSR di Inhu


Kamis, 30 Juli 2026

Sebut Mangrove Inhil Rusak Parah, Kapolda Riau Instruksikan Tindak Tegas Pelakunya


Kamis, 30 Juli 2026

Pacu Jalur Nasional 2026 Direncanakan Dibuka Menteri Sosial


Kamis, 30 Juli 2026

Plt Bupati Kuansing Lantik Muradi sebagai Pj Sekda


Kamis, 30 Juli 2026

Pemerintah dan PBB Perkuat Komitmen Berantas Perdagangan Orang di Era Digital


Kamis, 30 Juli 2026

Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional, Polisi Monitoring Lahan Semangka dan Melon Warga di Air Emas


Kamis, 30 Juli 2026

Plt Bupati Tegaskan Pemerintah Daerah Hadir sebagai Fasilitator Terkait Eks Lahan PT Adimulia Agrolestari


Kamis, 30 Juli 2026

Koperasi Pucuk Rebung Ekspor Produk UMKM Hingga Negeri Sakura


Kamis, 30 Juli 2026

CSR Pendidikan Berkelanjutan, PT Musim Mas Dukung Semangat Belajar 480 Siswa SD


Kamis, 30 Juli 2026

Warga Pulau Muda Gelar Aksi di PT THIP, Tuntut Realisasi Kewajiban Perusahaan


Kamis, 30 Juli 2026

Pemerasan Anggaran UPT Dinas PUPR, Dua Bawahan Gubri Non Aktif Juga Dihukum 2 Tahun Penjara


Kamis, 30 Juli 2026

Pangdam Mutasi Empat Perwira dari Jabatan Strategis


Kamis, 30 Juli 2026

Usung Semangat 'Tiada Prestasi Tanpa Kompetisi', Kejurnas Tenis Pelti Riau Top Junior Cup II 2026 Sukses Dibuka


Kamis, 30 Juli 2026

Divonis 2 Tahun, Wahid Banding dan JPU Pikir-pikir


Kamis, 30 Juli 2026

Korupsi Modus Pemerasan, Gubri Nonaktif Divonis 2 Tahun Penjara


Kamis, 30 Juli 2026

Temui Gubernur Mahyeldi, PTPN IV PalmCo Selaraskan Operasional Perusahaan dengan Pembangunan Daerah


Kamis, 30 Juli 2026

Istri dan Keluarga Hadir, Gubri Nonaktif Jalani Sidang Putusan