Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 23
 
 
Pemkab Siak Wacanakan Pisahkan Dinas Kebudayaan dari Disdikbud

Riauterkini-SIAK - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak, mewacanakan memisahkan Dinas Kebudayaan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud).

“Mohon doa, kami pemerintah ingin menjadikan Siak pusat kebudayaan melayu, saat ini sedang memikirkan bagaimana ke depan Siak mempunyai OPD (organisasi perangkat daerah), khusus menangani masalah kebudayaan, yakni dinas kebudayaan. Sehingga tidak bergabung lagi dengan dinas pendidikan,” kata Wakil Bupati Siak Husni Merza, saat menghadiri acara perlombaan letup meriam, di taman Tengku Syarifah Aminah Kelurahan Kampung Dalam, Siak, Selasa (2/4/24).

Husni mengatakan, untuk memecahkan dinas ini, perlu diskusi dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

“Karena menyangkut nomenklatur dan anggaran, serta potensi yang terjadi,” terang Husni.

Selain itu kata Husni, saat ini pemkab berkomitmen ingin menjadikan Siak sebagai sebagai pusat kebudayaan melayu di nusantara,” kata Husni.

Untuk mencapai itu, tahun ini pemkab membuat Rencana Pembangunan Jangka Menengah Panjang Daerah (RPJMPD), yang mana salah satu poinnya, ingin menjadikan Siak sebagai pusat kebudayaan melayu di nusantara ini.

“Saya pernah sampaikan ini di beberapa kesempatan, kalau Jogja dikenal sebagai the spirit of Java, kenapa tidak Siak menjadi the spirit of Malay di Nusantara,” terang Husni.

Untuk itu, ia meminta dukungan kepada semua pihak, agar apa yang diwacanakan ini bisa tercapai, termasuk para pegiat seni.

“Untuk itu, kami mendukung dan memberikan apresiasi kepada Dewan Kesenian Siak (DKS), menggelar perlombaan letup meriam. Ini salah satu potensi kebudayaan kita miliki selama ini,” kata Husni.

Husni berharap, perlombaan letup meriam ini tidak hanya sebagai perlombaan semata, melainkan ada filosofi, pembelajaran dan hikmah yang bisa diambil.

“Mudah-mudahan ini menjadi event tahunan, dan saya juga berharap ini bisa dijadikan narasi yang baik oleh DKS, sehingga nanti permainan ini tidak hanya permainan belaka tetapi ada filosofi, ada pembelajaran dan hikmah yang bisa diambil, paling tidak nilai jual dari meriam bambu ini, bagaimana teknis meletupkan meriam buluh ini,” kata Husni.

Selain ajang perlombaan, Husni berharap permainan meriam buluh ini sebagai media pembelajaran untuk generasi masa depan.

“Sehingga anak-anak dan cucu-cucu kita nanti, bisa mendapatkan pembelajaran bagaimana cara meletupkan meriam ini, karena saat ini permainan ini sudah sulit dijumpai masyarakat, sehingga anak-anak kita banyak yang sudah tidak pandai bermain meriam buluh ini,” ucapnya.

Sementara itu, ketua DKS Siak Tengku Zulkarnain mengatakan, perlombaan letup meriam buluh ini diikuti 120 peserta, yang pesertanya berasal dari Kecamatan Siak, Mempura, Pusako, Koto Gasib dan Kecamatan Sungai Mandau.

“Tujuannya jelas ingin memperkenalkan kembali kepada generasi muda salah satu permainan tradisional yang ada di Siak, seraya membangkitkan kenang serta upaya dalam melestarikan kearifan lokal Melayu Siak, yang juga merupakan amanah UU Nomor 5 Tahun 2017 tentang pemajuan kebudayaan,” terang pria yang akrab disapa Wak Zul itu.

Wak Zul mengatakan, perlombaan ini digelar karena meriam buluh merupakan salah satu kearifan lokal Melayu Siak. Permainan anak-anak Siak zaman dahulu.

‘Termasuk saya juga merupakan pemain meriam buluh. Sayang rasanya kalau kegiatan seperti ini hilang begitu saja. Berangkat dari kerisauan inilah Dewan Kesenian Siak mencoba bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Siak dan Dinas Pariwisata Kabupaten Siak, dan Alhamdulillah mendapat dukungan dan tanggapan yang positif dari kedua institusi tersebut. Semoga kegiatan ini berjalan sukses sesuai kehendak yang diinginkan,” katanya.

Ia mengatakan, sebenarnya lomba yang serupa dengan tajuk “Festival Meriam Buluh” pernah digagas oleh sejumlah pemuda Siak, meskipun belum terkoordinir dengan baik, dan antusias peserta masih kurang karena dilaksanakan secara swadaya pemuda.

Sempat tiga tahun berjalan (2017, 2018, 2019), dan berhenti oleh Covid-19 dan tidak pernah dilaksanakan lagi.

“Nah, dari sinilah Dewan Kesenian Siak mencoba memunculkan kembali dengan merubah suai dengan nama lomba letup meriam buluh, dengan tetap melibatkan kawan-kawan penggagas terdahulu sebagai panitia teknis lapangan dibantu dengan kawan-kawan Dewan Kesenian Siak,” tutupnya.***(Adji)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Selasa, 06 Oktober 2026

Semakin Memperluas Jaringan di Sumatera, Dealer ke 51 Geely Hadir di Pekanbaru

Semakin Memperluas Jaringan di Sumatera, Dealer ke 51 Geely Hadir di Pekanbaru.

Galeri
Minggu, 25 Oktober 2026

Raih Summa Cumlaude, Rika Gunawan Puncaki Wisuda XXXI Umri Sebagai Lulusan Terbaik

Raih Summa Cumlaude, Rika Gunawan Puncaki Wisuda ke XXXI Umri Sebagai Lulusan Terbaik

Advertorial
Jumat, 18 September 2026

Dampingi Kapolda Riau dan Pangdam TT, Bupati Inhu Tinjau Lokasi Karhutla

Bupati Inhu menerima menerima kunjungan Kapolda dan Pandang Tuanku Tambusai. Mendampingi meninjau kebakaran lahan.

Advertorial
Kamis, 10 September 2026

Capella Honda Riau Apresiasi 26 SMK Mitra Binaan Program AHASS Goes to School

Capella Honda Riau Apresiasi 26 SMK Mitra Binaan Program AHASS Goes to School.

Galeri
Rabu, 19 Agustus 2026

Dari Renungan Suci hingga Resepsi, Potret HUT ke-81 RI di Inhu

Dari Renungan Suci hingga Resepsi, Potret HUT ke-81 RI di Inhu

Advertorial
Minggu, 06 September 2026

Capella Honda Apresiasi Konsumen Loyal di Momen Hari Pelanggan Nasional 2026

Capella Honda Apresiasi Konsumen Loyal di Momen Hari Pelanggan Nasional 2026.

Berita Lainnya

Selasa, 27 Oktober 2026

Kawal Penyaluran Energi, PPN Sumbagut Perkuat Sinergi dengan Ombudsman Sumut


Selasa, 27 Oktober 2026

Polda Riau Gagalkan Peredaran Narkoba Sebanyak 34,9 Kilogram Asal Malaysia


Selasa, 27 Oktober 2026

Kapolsek Tanah Bersama Wabup Rohil dan Camat Tanah putih Tinjau Pemungutan Suara Pilpeng Sintong Pusaka


Selasa, 27 Oktober 2026

Perempuan Paruh Baya Tewas Bersimbah Darah di Rumahnya di Sungai Apit, Siak


Selasa, 27 Oktober 2026

Kecelakaan Libatkan Dua Truk dan Motor di Bandar Sei Kijang Pelalawan, Sejumlah Orang Luka-luka


Selasa, 27 Oktober 2026

Jelang Musda, Ngah Tiar Bakal Maju Calon Ketua Golkar Bengkalis


Selasa, 27 Oktober 2026

BRK Syariah Salurkan Bantuan CWLD kepada Yayasan Al-Ihsan Riau


Selasa, 27 Oktober 2026

Ribuan Santri Putihkan Lapangan Limuno, Plt Bupati Kuansing H. Muklisin: Santri Harus Kuasai Teknologi


Selasa, 27 Oktober 2026

Sebulan Menjabat, Duet Kapolres Bersama Kasatreskrim Inhu Ungkap Penyimpangan BBM Bersubsidi


Selasa, 27 Oktober 2026

PTPN IV Regional III Tebar 60.000 Bibit Baung dan Nila di 12 Sungai Riau


Selasa, 27 Oktober 2026

Kembali Masuk Daftar Fortune Indonesia 100 Tahun 2026, Danamon Perkuat Rekam Jejak Pertumbuhan Bisnis Berkelanjutan


Senin, 26 Oktober 2026

BRK Syariah Perkuat Inklusi Keuangan di Karimun, Bkawan Miliki 113 Agen


Senin, 26 Oktober 2026

Parkir Mobil Rp20 Ribu di Drumband Bupati Inhu Cup, Dishub Panggil Pengelola


Senin, 26 Oktober 2026

Kesbangpol Riau Ajak Warga Banyuwangi Perkuat Kerukunan dan Persatuan


Senin, 26 Oktober 2026

Polres Rohil Kerahkan Pasukan Gabungan Amankan Pilpeng Serentak 2026, Kapolres Tegaskan Netralitas


Senin, 26 Oktober 2026

Jembatan Rumbio hingga Candi Muara Takus Jadi Perhatian Pemprov Riau


Senin, 26 Oktober 2026

Diterpa Hujan, Satgas TMMD Ke-130 Kodim 0314/Inhil Tetap Pacu Pembangunan RTLH di Desa Kuala Lemang


Senin, 26 Oktober 2026

32.214 Bikers Satukan Semangat Persaudaraan dalam Honda Bikers Day 2026


Senin, 26 Oktober 2026

Operasi Patuh Lancang Kuning, Satlantas Bengkalis Ingatkan Pengendara Tertib Berlalulintas


Senin, 26 Oktober 2026

Tekan Lakalantas, Polres Inhu Gelar Operasi Patuh LK 2026