Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 22
 
 
 
Bujang Dara Riau 2024 Dinobatkan, Siap Promosikan Pariwisata Daerah

Riauterkini - PEKANBARU - Dalam kemeriahan Kenduri Riau 2024, Nabil Manta Pratama asal Kota Pekanbaru dan Andhia Putri dari Kabupaten Bengkalis resmi dinobatkan sebagai Bujang dan Dara Riau 2024. Keduanya siap menjadi duta wisata yang mempromosikan keindahan alam, kekayaan budaya, dan potensi pariwisata Provinsi Riau.

Perhelatan yang mengusung tema “Dunia Kecil Penuh Warna” sukses menampilkan berbagai kegiatan kebudayaan dan seni dari berbagai wilayah di bumi lancang kuning. Acara ini berlangsung meriah di Kawasan Bandar Seni Raja Ali Haji, Sabtu (19/10/24) malam.

Grand final Bujang Dara Riau 2024 berlangsung spektakuler, menyita perhatian masyarakat dan menjadi panggung untuk mempromosikan potensi wisata Riau. Berbagai pertunjukan seni dan budaya juga ikut memeriahkan.

Nabil dan Andhia, yang berhasil menyisihkan finalis lainnya. Mereka mengaku sangat bersyukur atas kepercayaan yang diberikan. Mereka berjanji akan menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya.

Dengan demikian, mereka mengucapkan terima kasih kepada kedua orang tua, Dinas Pariwisata Provinsi Riau, dan pihak-pihak yang telah mendukungnya. "Kami siap menjadi representasi generasi muda Riau untuk mempromosikan pariwisata daerah kita ke kancah nasional maupun internasional," ujar Nabil dengan penuh semangat.

"Alhamdulillah, tentunya saya ucapkan terima kasih banyak-banyak kepada orang tua dan keluarga, serta pihak lainnya. Amanah ini adalah langkah awal generasi muda Pekanbaru menjadi generasi yang mampu mempromosikan pariwisata Riau ke tahap lebih lagi nantinya," ungkapnya.

Dikatakan, Bujang Riau Nabil, bahwa momen ini menjadi panggung penting bagi generasi muda untuk ikut ambil bagian dalam mempromosikan pariwisata daerah. Oleh karena itu, kedepannya ia berkomitmen kuat akan terus mengedukasi dan memperkenalkan berbagai potensi Provinsi Riau ke masyarakat luas.

"Tentunya kami berkomitmen bahwa mulai hari ini kami akan berusaha semaksimal untuk mempromosikan pariwisata, seni, budaya, ekonomi kreatif dan UMKM yang ada di Provinsi Riau," kata Nabil.

Senada dengan Nabil, Dara Riau, Andhia, merasa sangat lega, karena selama tiga bulan sebelumnya, ia telah mengikuti fase seleksi yang ketat. Fase Dimulai dari tingkat kabupaten, hingga ia dinobatkan menjadi juara. Andhia mengaku, bahwa perjuangannya tidak sia-sia sehingga bisa menghantarkan keberhasilan seperti saat ini.

"Jujur lega karena sudah melewati proses yang cukup panjang, karena sejak tiga bulan yang lalu sudah berproses. Alhamdulillah hari ini sangat lega dan hasilnya sangat memuaskan," ujar Dara Riau yang kerap disapa Dhea.

Disampaikan Dhea, sebagai Gen Z, ia berkomitmen untuk memajukan pariwisata daerah. Langkah pertama yang dilakukan melakukan promosi di media sosial mengangkat destinasi wisata, kuliner, hingga ekraf Riau.

"Saya akan memanfaatkan media sosial untuk memperkenalkan destinasi wisata menarik di Riau, seperti Pantai Solop, Pulau Rupat, dan banyak lagi. Tentunya bisa memanfaatkan Reels Instagram dan TikTok. Seperti yang dilakukan Dinas Pariwisata Riau saat ini.

"Kalau di Bengkalis kita punya video promosi bernama Selayang Bikin Sayang. Kedepannya saya juga akan menggandeng masyarakat khususnya Gen Z untuk mempromosikan pariwisata yang ada di Riau," lanjutnya.

Sementara, Kepala Dinas Pariwisata Riau, Roni Rakhmat berharap, Bujang Dara Riau 2024 dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk ikut terlibat dalam pengembangan pariwisata daerah.

"Mereka adalah duta wisata yang akan membawa nama baik Riau. Kami berharap Nabil dan Andhia dapat menjalankan tugas dengan baik dan penuh dedikasi," ujar Roni.

Roni mengingatkan, duta wisata Bujang Dara Riau harus menjiwai nilai-nilai budi perkerti, kepribadian yang baik, memiliki wawasan luas, dan sikap santun. Kemudian, juga harus mempunyai rasa nasionalisme yang tinggi serta harus mencerminkan sikap sebagai bagian dari masyarakat Melayu.

"Artinya, selain menjadi ikon untuk generasi muda yang berbudi bahasa, serta cantik, molek dan gagah. Bisa tampil dengan wawasan yang luas, serta memiliki keperibadian yang baik," sebutnya.

"Tugas Bujang Dara harus mampu menyebarkan pesan-pesan positif kebudayaan melayu. Selain itu juga harus bisa memasarkan potensi pariwisata daerah," harapnya.

Pemilihan Bujang Dara Riau 2024 bukan hanya sekadar ajang kontes kecantikan, tetapi juga menjadi momentum bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam memajukan pariwisata Riau. Dengan terpilihnya Nabil dan Andhia, diharapkan pariwisata Riau semakin dikenal dan diminati oleh wisatawan baik domestik maupun mancanegara.***(mok)

Caption Foto: Malam Grand Final Bujang Dara Riau di Pekanbaru, Sabtu (19/10/2024). Nabil Manta Pratama asal Kota Pekanbaru dan Andhia Putri dari Kabupaten Bengkalis resmi dinobatkan sebagai Bujang dan Dara Riau 2024.

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Rabu, 11 Pebruari 2026

Menumbuhkan Kehidupan Kembali: Langkah PHR Memulihkan Fungsi Tanah di Bumi Riau

PHR konsisten memulihkan fungsi tanah di Riau. Dalam rangka menumbuhkan kembali kehidupan.

Galeri
Rabu, 11 Pebruari 2026

Polisi Periksa 33 Saksi Kasus Pembunuhan Gajah di Ukui, Pelalawan

Pembunuhan gajah dan dugaan pencurian gadingnya diselidiki Polda Riau. 33 saksi telah diperiksa.

Advertorial
Selasa, 03 Pebruari 2026

Sinergi Bagi Negeri, Capella Group Kembali Gelar Donor Darah

Kepedulian dalam Sinergi Bagi Negeri kembali digelar. Berupa bakti sosial donor darah Capella Group.

Advertorial
Kamis, 22 Januari 2026

Rumah Tenun Pulau Payung Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat dan Potensi Lokal di Pelalawan

Rumah Tenun Pulau Payung Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat Berbasis Pemberdayaan Potensi Lokal di Kabupaten Pelalawan.

Galeri
Jumat, 28 Nopember 2025

Bupati Inhil Buka Secara Resmi Giat Publikasi Stunting Dan Advokasi Lintas Sektor

Bupati Inhil Buka Secara Resmi Giat Publikasi Stunting Dan Advokasi Lintas Sektor

Advertorial
Senin, 19 Januari 2026

Touring Bersama New PCX 160, Betah dan Nyaman Tanpa Khawatir Merasa Lelah

Komunitas New PCX 160 Pekanbaru gelar touring bersama. Perjalanan panjang menjadi nyaman dan tanpa kelelahan.

Berita Lainnya

Minggu, 22 Pebruari 2026

Polres dan PWI Bengkalis Sepakat Perkuat Sinergi


Minggu, 22 Pebruari 2026

Sinergi Ramadan: BRK Syariah dan Pemko Pekanbaru Dorong Perbaikan Fasilitas Masjid


Sabtu, 21 Pebruari 2026

Satresnarkoba Polres Rokan Hilir Turun Langsung Bagikan Takjil kepada Masyarakat


Sabtu, 21 Pebruari 2026

Subuh Berkah di Siak, Mengobati Rindu Bersama UAS


Sabtu, 21 Pebruari 2026

BRK Syariah Hadirkan Kampong Ramadan Kite untuk Semarakkan UMKM dan Ekonomi Umat


Sabtu, 21 Pebruari 2026

Tekan Angka Kejahatan C3, Polsek Tanah Putih Intensifkan Pengawasan Pasar Ramadhan


Sabtu, 21 Pebruari 2026

Safari Ramadan di Pekanbaru, Wali Kota dan BRK Syariah Serahkan Bantuan di Masjid Baitul Amanah


Sabtu, 21 Pebruari 2026

Grebek Sahur Ramadhan, Polisi di Ukui Bangunkan Warga


Sabtu, 21 Pebruari 2026

Lapas Bengkalis Sukses Tetaskan 200 Anak Ayam, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan


Sabtu, 21 Pebruari 2026

Di Lokasi Ritual Persembahan Kepala Kerbau Warga Kuansing Diserang Buaya


Sabtu, 21 Pebruari 2026

Polres Rokan Hilir Berbagi Sembako kepada Kaum Dhuafa di Tanah Putih


Jumat, 20 Pebruari 2026

TNI–Polri dan Pemda Bersatu, Gotong Royong Bersihkan Pasar Banjar XII


Jumat, 20 Pebruari 2026

Ekonomi Riau Tumbuh 4,79 Persen dan IPM Lampaui Target


Jumat, 20 Pebruari 2026

Kapolda Riau Tinjau Pembangunan Jembatan Gantung di Kuansing


Jumat, 20 Pebruari 2026

Riding Cari Aman, Seni Mengendalikan Emosi Saat Berkendara di Bulan Ramadhan


Jumat, 20 Pebruari 2026

Sempat Buron, Satlantas Polres Inhu Amankan Pengemudi Tabrak Lari


Jumat, 20 Pebruari 2026

Kapolres Rokan Hilir Pimpin Penyaluran Paket Sembako bagi Kaum Dhuafa di Rimba Melintang


Jumat, 20 Pebruari 2026

Aspirasi Warga Diserap Polsek Ukui Lewat Program Jumat Curhat


Jumat, 20 Pebruari 2026

Tangki Terguling di Pekanbaru, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Pastikan Tidak Ada Korban dan Dampak Lingkungan


Jumat, 20 Pebruari 2026

Personel Polres Kampar Pakai Tanjak dan Selempang Sebagai Bentuk Melestarikan Budaya Melayu Riau