Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 22
 
 
 
Koppsa-M Buktikan Ratusan Kebun Rusak Kepada PN Bangkinang

Riauterkini - KAMPAR - Perkara gugatan PTPN IV Regional III terhadap Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (Koppsa-M) dan anggota Koppsa-M senilai Rp. 140 milyar masih terus berlanjut. Kali ini Pengadilan Negeri (PN) Bangkinang gelar pemeriksaan setempat di Kebun kelapa sawit Koppsa-M.

Pemeriksaan kebun yang berada di desa Pangkalan Baru, Kecamatan Siak Hulu, Kampar itu berlangsung dua hari sejak kemarin Senin (04/02/25 hingga hari ini. Dimana pemeriksaan itu dipimpin langsung oleh Ketua PN Bangkinang Soni Nugraha dan dihadiri juga oleh Kuasa Hukum Koppsa-M, Kuasa Hukum PTPN IV Regional III dan beberapa pihak terkait.

Kuasa Hukum Koppsa-M, Armilis Ramaini menjelaskan Tim PN Bangkinang yang dipimpin Ketua PN Bangkinang, Soni Nugraha telah melihat langsung kondisi sebagian besar kebun serta prasarana penunjang kebun seperti saluran air, jalan dan sebagainya.

"Kita bersyukur bisa membuktikan langsung kebun itu terbengkalai dan memprihatinkan, bahkan sebagian tidak terbangun," ujarnya.

Sementara lantaran sulitnya medan, kondisi jalan yang buruk dan waktu yang terbatas, pemeriksaan setempat tidak dapat diselesaikan kemarin. Akhirnya giat itu dilanjutkan hari ini, Selasa (04/02/25).

"Majelis Hakim dan tim PN Bangkinang tidak bisa menjangkau seluruh wilayah kebun Koppsa-M karena sebagian wilayah kebun yang masih hutan dan sebagian besar sarana jalan yang rusak parah dan tidak sesuai dengan standar perkebunan," paparnya.

"Kami menyambut baik adanya acara pemeriksaan setempat ini. Menurut kami ini penting agar majelis hakim dapat melihat secara langsung dan objektif kondisi kebun yang sangat memprihatinkan yang selama ini dikeluhkan oleh petani," imbuhnya.

Ketua Koppsa-M, Nusirwan menambahkan kebun rusak mencapai 400 hektar. Dimana 70 % rusak parah sementara sebagian tidak tertanam.

"Kebun kita keseluruhannya ada sekitar 1.650 hektar. Namun memang tidak semua dapat dilakukan pemeriksaan okeh tim PN Bangkinang. Ini lantaran jalan yang tidak bisa dilalui lantaran ditutupi semak belukar dan tidak ada jembatan. Padahal kita ingin tunjukan lahan yang memang tidak ada sama sekali tanaman kelapa sawitnya," terangnya.

Degan begitu, tim PN Bangkinang hanya mengambil beberapa sampel kebun dan dinyatakan Nusirwan 80% telah mewakili kebun dengan tanaman yang rusak tersebut. "Kita apresiasi Ketua PN Bangkinang turun langsung melihat kondisi kita. Kami bersama 622 petani yang digugat optimis dapat membuktikan kondisi kami yang sebenar- benarnya," bebernya.***(Arl)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Senin, 12 Januari 2026

Demi Kemajuan Pendidikan Vokasi di Riau, Tim Capella Honda Tempuh Lokasi Pelosok dan Terluar

Tim Capella Honda tempuh lokasi pelosok dan terluar. Kerja nyata majukan pendidikan vokasi di Riau.

Galeri
Jumat, 28 Nopember 2025

Bupati Inhil Buka Secara Resmi Giat Publikasi Stunting Dan Advokasi Lintas Sektor

Bupati Inhil Buka Secara Resmi Giat Publikasi Stunting Dan Advokasi Lintas Sektor

Advertorial
Sabtu, 10 Januari 2026

Awali 2026, Capella Honda Hadirkan Program TRENDI dengan Beragam Keuntungan Menarik

Ayo dapatkan banyak keuntungan menarik dari Program TRENDI. Sambutan manis untuk tahun 2026 dari Capella Honda.

Advertorial
Rabu, 31 Desember 2025

PHR Dorong Kemandirian Ekonomi Kelompok Disabilitas Lewat Pelatihan Laundry Sepatu

PHR Dorong Kemandirian Ekonomi Kelompok Disabilitas Lewat Pelatihan Laundry Sepatu.

Galeri
Kamis, 27 Nopember 2025

Galeri, Pelantikan Pengurus LAMR 2025–2030, Bupati Inhil Terima Gelar Adat Datuk Seri Setia Amanah

Galeri, Pelantikan Pengurus LAMR 2025–2030, Bupati Inhil Terima Gelar Adat Datuk Seri Setia Amanah

Advertorial
Senin, 29 Desember 2025

Cetak Teknisi AC Terampil, PHR Wujudkan SDM Siak Berdaya Saing

PHR Cetak Teknisi AC Terampil, Wujudkan SDM Siak Berdaya Saing

Berita Lainnya

Senin, 12 Januari 2026

Launching Program MBG Kecamatan Pangkalan Kurasa Digelar di SMAN 1


Senin, 12 Januari 2026

Unggul 27 Suara, Mambang Mit Pimpin Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau


Senin, 12 Januari 2026

Pengamat: Surat Abdul Wahid Dari Balik Jeruji KPK Janggal dan Diindikasikan Hoax


Senin, 12 Januari 2026

Cukup Satu Klik Zakat Tersalur, Inovasi Baznas dan BRK Syariah untuk Masyarakat Meranti


Senin, 12 Januari 2026

PW Pemuda Muhammadiyah Riau Bersiap jadi Tuan Rumah KOKAM Region Sumatera


Senin, 12 Januari 2026

Panji Bangsa PKB Riau Salurkan 408 Pasang Sepatu Bot untuk Anak Korban Banjir di Aceh


Senin, 12 Januari 2026

Buat Riau Bangga, Jesslyn Felicia Datang Dengan Membawa Prestasi Sebagai "Puteri Remaja Indonesia 2025"


Senin, 12 Januari 2026

Nilai Pelayan Publik Kuansing Tertinggi di Riau, Bupati Tekankan Jangan Berpuas Diri


Senin, 12 Januari 2026

Demi Kemajuan Pendidikan Vokasi di Riau, Tim Capella Honda Tempuh Lokasi Pelosok dan Terluar


Senin, 12 Januari 2026

TPF IKA UIN Suska Riliss Surat Wahid, Bantah Terima Japrem


Senin, 12 Januari 2026

Pastikan Keamanan Ibadah Minggu, Polsek Tanah Putih Lakukan Patroli dan Pengamanan Gereja


Minggu, 11 Januari 2026

Dukung Pelestarian Budaya Melayu, DWP BRK Syariah Ikuti Tari Zapin Massal


Minggu, 11 Januari 2026

Penata Rias Muda Asal Duri Tewas di Tol Permai Usai Tabrak Truk Fuso


Minggu, 11 Januari 2026

Polisi dan Jemaat Bersinergi, Ibadah Minggu di Ukui Tetap Aman


Minggu, 11 Januari 2026

Dari Riau, Enam Ribu Lebih Penari Zapin Bergerak Serentak untuk Rekor Dunia


Minggu, 11 Januari 2026

Patroli Rutin Malam Hari, Polsek Tanah Putih Amankan ATM dan Objek Vital


Sabtu, 10 Januari 2026

Tabung Jangkos PT. SUN Meledak, Satu Karyawan Tewas di Tempat


Sabtu, 10 Januari 2026

Mata SePeLe Bukan Masalah Sepele: 4 dari 10 Warga Jabodetabek Tak Sadar Alami Mata Kering


Sabtu, 10 Januari 2026

Silaturahmi dengan Tokoh Kuansing, PWI Diminta Profesional dalam Kontrol Sosial


Sabtu, 10 Januari 2026

Polsek Ukui Tingkatkan Keamanan Lingkungan Lewat Patroli dan Pendekatan Warga