Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 22
 
 
 
Defisit Anggaran Capai Rp2,2 Triliun, Dewan Sebut Pemotongan TPP Bukan Solusi

Riauterkini - PEKANBARU - Defisit anggaran yang menjadi perbincangan hangat di media sosial menarik perhatian DPRD Riau. Legislator menegaskan bahwa kondisi defisit ini bukan hanya terjadi di Riau, tetapi juga di berbagai daerah lain, termasuk Sumatera Utara, Banten, bahkan di tingkat nasional. Data menunjukkan bahwa APBN periode Januari hingga Februari 2025 mengalami defisit sebesar Rp31,2 triliun, yang turut berdampak pada keuangan daerah.

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Riau, Indra Gunawan Eet, menilai bahwa defisit anggaran lebih disebabkan oleh faktor teknis, bukan kesalahan individu atau kelompok tertentu. Ia menekankan pentingnya mencari solusi untuk memaksimalkan pelayanan dan infrastruktur bagi masyarakat, daripada sekadar menyalahkan pihak-pihak tertentu.

"Persoalan defisit ini sudah kami bahas bersama TAPD. Ini bukan hanya terjadi di Riau, tetapi juga di banyak daerah lain. Yang terpenting adalah bagaimana kita mencari solusi, bukan mencari kambing hitam," ujar mantan Ketua DPRD Riau itu.

Eet mengungkapkan bahwa salah satu penyebab utama defisit adalah perkiraan pendapatan yang meleset, jauh dari target yang telah ditetapkan. Selain itu, beberapa faktor teknis lainnya turut berperan, seperti Dana Bagi Hasil (DBH) dan tunda salur dari pemerintah pusat yang belum dicairkan, serta dana Participating Interest (PI) yang belum terealisasi secara maksimal.

Ia juga menyoroti bahwa pengesahan APBD 2025 dilakukan saat kepemimpinan Pj Gubernur Rahman Hadi dan Pj Sekdaprov Taufik OH, bukan di era SF Hariyanto yang sebelumnya menjabat sebagai Pj Gubernur Riau.

"Daripada mencari siapa yang salah, lebih baik kita fokus bersama-sama mencari solusi agar kondisi ini bisa diatasi," tegas politisi Partai Golkar itu.

Menanggapi rencana pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang menuai protes dari Aparatur Sipil Negara (ASN), Eet menilai kebijakan tersebut bukan solusi terbaik. Ia juga menegaskan bahwa Wakil Gubernur SF Hariyanto kemungkinan besar tidak akan menyetujui rencana tersebut, mengingat kebijakan kenaikan TPP sebelumnya terjadi di masa kepemimpinannya sebagai Sekdaprov Riau.

"Saya pikir pemotongan TPP bukan solusi yang tepat. Pak Wagub SF Hariyanto juga pasti tidak setuju dengan kebijakan ini," ujarnya.

Eet mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh narasi provokatif di media sosial yang diduga memelintir pernyataan Gubernur Riau. Ia bahkan menduga bahwa opini yang berkembang saat ini bisa saja berkaitan dengan agenda politik menjelang Musda Golkar yang akan segera digelar.

"Saya yakin masyarakat sudah cerdas dan tidak akan terpengaruh oleh opini menyesatkan di media sosial. Mari beri kesempatan kepada pemimpin daerah untuk bekerja dan bersinergi dalam membangun Riau yang lebih baik," pungkasnya. ***(mok)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Senin, 27 Juli 2026

Peringati HAN ke-42, Bupati Inhu Tegaskan Pemenuhan Hak Hak Anak

Peringati HAN ke-42, Bupati Inhu Tegaskan Pemenuhan Hak Hak Anak

Galeri
Selasa, 23 Juni 2026

DPRD Pekanbaru Gelar Paripurna Hari Jadi ke-242, KolaborAksi Jadi Kunci Wujudkan Kota Maju dan Berkelanjutan

DPRD Pekanbaru Gelar Paripurna Hari Jadi ke-242, KolaborAksi Jadi Kunci Wujudkan Kota Maju dan Berkelanjutan.

Advertorial
Kamis, 09 Juli 2026

100 Bikers Ramaikan Vario Street Nation 2026 di Pekanbaru

Gelaran Vario Street Nation 2026 di Pekanbaru berlangsung meriah. Diikuti 100 pemotor alias bikers.

Advertorial
Selasa, 23 Juni 2026

HUT ke-242 Pekanbaru, Dari Green City Hingga Rekor Dunia Talam Ketan Durian

HUT Ke-242 Pekanbaru, Dari Green City Hingga Rekor Dunia Talam Ketan Durian

Galeri
Rabu, 13 Mei 2026

Galeri, Murid TK ABA Belajar Dunia Broadcasting di Diskominfops Inhil

Galeri, Murid TK ABA Belajar Dunia Broadcasting di Diskominfops Inhil

Advertorial
Senin, 22 Juni 2026

Ketua DPRD Inhil Hadiri Road To Bhayangkara Run dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

Ketua DPRD Inhil Hadiri Road To Bhayangkara Run dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80.

Berita Lainnya

Jumat, 31 Juli 2026

Hari Jadi 514, Iyeth Bustami Ajak Masyarakat Bersatu Bangun Bengkalis


Jumat, 31 Juli 2026

Kominfo Kuansing Gelar Yasinan dan Doa Bersama


Jumat, 31 Juli 2026

Polsek Tanah Putih Intensifkan Sosialisasi Karhutla, Warga Diingatkan Jangan Bakar Lahan


Kamis, 30 Juli 2026

KJUD Sumber Rejeki Jadi Penerima Perdana Dana PSR di Inhu


Kamis, 30 Juli 2026

Sebut Mangrove Inhil Rusak Parah, Kapolda Riau Instruksikan Tindak Tegas Pelakunya


Kamis, 30 Juli 2026

Pacu Jalur Nasional 2026 Direncanakan Dibuka Menteri Sosial


Kamis, 30 Juli 2026

Plt Bupati Kuansing Lantik Muradi sebagai Pj Sekda


Kamis, 30 Juli 2026

Pemerintah dan PBB Perkuat Komitmen Berantas Perdagangan Orang di Era Digital


Kamis, 30 Juli 2026

Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional, Polisi Monitoring Lahan Semangka dan Melon Warga di Air Emas


Kamis, 30 Juli 2026

Plt Bupati Tegaskan Pemerintah Daerah Hadir sebagai Fasilitator Terkait Eks Lahan PT Adimulia Agrolestari


Kamis, 30 Juli 2026

Koperasi Pucuk Rebung Ekspor Produk UMKM Hingga Negeri Sakura


Kamis, 30 Juli 2026

CSR Pendidikan Berkelanjutan, PT Musim Mas Dukung Semangat Belajar 480 Siswa SD


Kamis, 30 Juli 2026

Warga Pulau Muda Gelar Aksi di PT THIP, Tuntut Realisasi Kewajiban Perusahaan


Kamis, 30 Juli 2026

Pemerasan Anggaran UPT Dinas PUPR, Dua Bawahan Gubri Non Aktif Juga Dihukum 2 Tahun Penjara


Kamis, 30 Juli 2026

Pangdam Mutasi Empat Perwira dari Jabatan Strategis


Kamis, 30 Juli 2026

Usung Semangat 'Tiada Prestasi Tanpa Kompetisi', Kejurnas Tenis Pelti Riau Top Junior Cup II 2026 Sukses Dibuka


Kamis, 30 Juli 2026

Divonis 2 Tahun, Wahid Banding dan JPU Pikir-pikir


Kamis, 30 Juli 2026

Korupsi Modus Pemerasan, Gubri Nonaktif Divonis 2 Tahun Penjara


Kamis, 30 Juli 2026

Temui Gubernur Mahyeldi, PTPN IV PalmCo Selaraskan Operasional Perusahaan dengan Pembangunan Daerah


Kamis, 30 Juli 2026

Istri dan Keluarga Hadir, Gubri Nonaktif Jalani Sidang Putusan