Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 23
 
 
Defisit Anggaran Capai Rp2,2 Triliun, Dewan Sebut Pemotongan TPP Bukan Solusi

Riauterkini - PEKANBARU - Defisit anggaran yang menjadi perbincangan hangat di media sosial menarik perhatian DPRD Riau. Legislator menegaskan bahwa kondisi defisit ini bukan hanya terjadi di Riau, tetapi juga di berbagai daerah lain, termasuk Sumatera Utara, Banten, bahkan di tingkat nasional. Data menunjukkan bahwa APBN periode Januari hingga Februari 2025 mengalami defisit sebesar Rp31,2 triliun, yang turut berdampak pada keuangan daerah.

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Riau, Indra Gunawan Eet, menilai bahwa defisit anggaran lebih disebabkan oleh faktor teknis, bukan kesalahan individu atau kelompok tertentu. Ia menekankan pentingnya mencari solusi untuk memaksimalkan pelayanan dan infrastruktur bagi masyarakat, daripada sekadar menyalahkan pihak-pihak tertentu.

"Persoalan defisit ini sudah kami bahas bersama TAPD. Ini bukan hanya terjadi di Riau, tetapi juga di banyak daerah lain. Yang terpenting adalah bagaimana kita mencari solusi, bukan mencari kambing hitam," ujar mantan Ketua DPRD Riau itu.

Eet mengungkapkan bahwa salah satu penyebab utama defisit adalah perkiraan pendapatan yang meleset, jauh dari target yang telah ditetapkan. Selain itu, beberapa faktor teknis lainnya turut berperan, seperti Dana Bagi Hasil (DBH) dan tunda salur dari pemerintah pusat yang belum dicairkan, serta dana Participating Interest (PI) yang belum terealisasi secara maksimal.

Ia juga menyoroti bahwa pengesahan APBD 2025 dilakukan saat kepemimpinan Pj Gubernur Rahman Hadi dan Pj Sekdaprov Taufik OH, bukan di era SF Hariyanto yang sebelumnya menjabat sebagai Pj Gubernur Riau.

"Daripada mencari siapa yang salah, lebih baik kita fokus bersama-sama mencari solusi agar kondisi ini bisa diatasi," tegas politisi Partai Golkar itu.

Menanggapi rencana pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang menuai protes dari Aparatur Sipil Negara (ASN), Eet menilai kebijakan tersebut bukan solusi terbaik. Ia juga menegaskan bahwa Wakil Gubernur SF Hariyanto kemungkinan besar tidak akan menyetujui rencana tersebut, mengingat kebijakan kenaikan TPP sebelumnya terjadi di masa kepemimpinannya sebagai Sekdaprov Riau.

"Saya pikir pemotongan TPP bukan solusi yang tepat. Pak Wagub SF Hariyanto juga pasti tidak setuju dengan kebijakan ini," ujarnya.

Eet mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh narasi provokatif di media sosial yang diduga memelintir pernyataan Gubernur Riau. Ia bahkan menduga bahwa opini yang berkembang saat ini bisa saja berkaitan dengan agenda politik menjelang Musda Golkar yang akan segera digelar.

"Saya yakin masyarakat sudah cerdas dan tidak akan terpengaruh oleh opini menyesatkan di media sosial. Mari beri kesempatan kepada pemimpin daerah untuk bekerja dan bersinergi dalam membangun Riau yang lebih baik," pungkasnya. ***(mok)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Jumat, 18 September 2026

Dampingi Kapolda Riau dan Pangdam TT, Bupati Inhu Tinjau Lokasi Karhutla

Bupati Inhu menerima menerima kunjungan Kapolda dan Pandang Tuanku Tambusai. Mendampingi meninjau kebakaran lahan.

Galeri
Rabu, 19 Agustus 2026

Dari Renungan Suci hingga Resepsi, Potret HUT ke-81 RI di Inhu

Dari Renungan Suci hingga Resepsi, Potret HUT ke-81 RI di Inhu

Advertorial
Kamis, 10 September 2026

Capella Honda Riau Apresiasi 26 SMK Mitra Binaan Program AHASS Goes to School

Capella Honda Riau Apresiasi 26 SMK Mitra Binaan Program AHASS Goes to School.

Advertorial
Minggu, 06 September 2026

Capella Honda Apresiasi Konsumen Loyal di Momen Hari Pelanggan Nasional 2026

Capella Honda Apresiasi Konsumen Loyal di Momen Hari Pelanggan Nasional 2026.

Galeri
Senin, 17 Agustus 2026

Galeri, Ketua DPRD Inhil Iwan Taruna Bacakan Teks Proklamasi pada Upacara Hari HUT Kemerdekaan ke-81 RI

Galeri, Ketua DPRD Inhil Iwan Taruna Mengikuti dan Baca Teks Proklamasi pada Upacara Hari HUT Kemerdekaan RI ke-81

Advertorial
Kamis, 03 September 2026

New Vario Evo Night Ride Vol 2, Lebih dari 170 Bikers Terangi Malam Pekanbaru

New Vario Evo Night Ride Vol 2, Lebih dari 170 Bikers Terangi Malam Pekanbaru.

Berita Lainnya

Rabu, 30 September 2026

Terlibat Narkoba, Suami Istri di Kecamatan Binawidya Diringkus Polresta Pekanbaru


Rabu, 30 September 2026

PPN Sumbagut Komit Perkuat Pengawasan Penyaluran BBM


Rabu, 30 September 2026

Geruduk 12 THM, Polda Riau Bekuk Dua Pengunjung Positif Narkoba


Rabu, 30 September 2026

Ribuan Bikers dari Aceh hingga Lampung Semarakkan Honda Bikers Day Regional Sumatera 2026


Rabu, 30 September 2026

Seminar Proposal Tesis, Ramli Ditantang Perkuat Perspektif Ilmu Administrasi


Rabu, 30 September 2026

DPRD Bengkalis dan Pemkab Sepakati Perubahan Belanja 2026 Rp3,578 T


Rabu, 30 September 2026

Kunker ke Tanjung Leban Bengkalis, Menhut Sebut Pentingnya Bersama Cegah Karhutla


Rabu, 30 September 2026

Menhut Apresiasi Penanggulangan Karhutla, Hotspot Riau Terendah di Indonesia


Rabu, 30 September 2026

Bukan Sekadar Tertib di Jalan, Satlantas Rohil Ajak Warga Jadi Penjaga Lingkungan


Rabu, 30 September 2026

Dimulai Besok, Mari Kunjungi RJiC Muamalah Festival 2026


Rabu, 30 September 2026

Berkeliaran di Permukiman Beringin Makmur, Pelalawan, Beruang Ancam Keselamatan Warga


Rabu, 30 September 2026

Kapolres Pelalawan Pimpin Ekspos Kasus Perampasan HP dan Penyanderaan Anak di Pangkalan Kuras


Rabu, 30 September 2026

Dukung Tumbuh Kembang Anak, Program Intervensi Gizi Digelar di Kecamatan Sungai Sembilan


Rabu, 30 September 2026

Jaga Alam dan Cegah Karhutla, Polsek Tanah Putih Sosialisasikan Green Policing


Rabu, 30 September 2026

Rumah dan Motor di Jalan Pembangunan Pekanbaru Terbakar


Rabu, 30 September 2026

Pacu Jalur Mini Kebun Nopi Siap Meriahkan HUT ke-27 Kuansing


Selasa, 29 September 2026

PN Bengkalis Vonis Abdul Rahman 1,5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Restitusi Korban Rp30 Juta


Selasa, 29 September 2026

PT. Inti Indosawit Subur Terima Penghargaan atas Kontribusi Penanganan Karhutla di Pelalawan


Selasa, 29 September 2026

Soroti Rencana Islamic Centre, DPRD Inhu Tolak APBD-P 2026


Selasa, 29 September 2026

Lama Vakum, Saka Bakti Husada Inhu Kembali Diaktifkan