Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 22
 
 
 
Adik Selamat, Pemuda di Pelalawan Tewas Ditangan Begal

Riauterkini - PELALAWAN – Seorang pemuda dilaporkan tewas setelah menjadi korban dugaan aksi pembegalan di wilayah Pangkalan Panduk, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Riau, pada Jumat malam (29/5/2026).

Korban yang identitasnya belum diketahui itu mengalami luka parah di bagian kepala. Ia sempat mendapatkan pertolongan medis sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Informasi yang beredar di media sosial menyebutkan korban saat itu sedang melakukan perjalanan bersama adiknya melintasi kawasan Pangkalan Panduk. Dalam perjalanan, keduanya diduga dihadang oleh sejumlah orang yang diduga merupakan pelaku begal.

Menurut keterangan adik korban yang beredar di media sosial, ia sempat dipukul hingga terjatuh saat kejadian berlangsung.

"Saat itu kami sedang dalam perjalanan. Tiba-tiba ada beberapa orang menghadang. Saya sempat dipukul hingga jatuh," ujarnya.

Dalam kondisi ketakutan, ia mengaku berpura-pura pingsan setelah menerima pukulan dari para pelaku. Ia kemudian diikat dan mulutnya dilakban.

"Saya pura-pura pingsan. Setelah itu saya diikat dan dilakban oleh mereka," katanya.

Sementara itu, korban diduga berusaha melawan para pelaku. Berdasarkan keterangan keluarga, korban diduga mengalami luka akibat serangan senjata tajam di bagian kepala. Selain itu, korban juga disebut mengalami pukulan benda keras pada bagian belakang kepala hingga mengalami luka berat.

Setelah melumpuhkan kedua bersaudara tersebut, para pelaku diduga membawa kabur sepeda motor milik korban sebelum melarikan diri.

Meski dalam kondisi terikat, adik korban berupaya menyelamatkan diri dengan membuka lakban yang menutup mulutnya. Setelah berhasil melepaskan diri, ia mencari bantuan warga di sekitar lokasi kejadian.

Warga kemudian memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan terdekat. Korban sempat dibawa ke praktik bidan sebelum dirujuk ke Puskesmas Bunut.

Namun nyawa korban tidak tertolong. Petugas medis menyatakan korban telah meninggal dunia dalam perjalanan menuju puskesmas. "Kami sangat terpukul. Kami berharap pelaku segera ditangkap dan dihukum sesuai perbuatannya," ujar salah seorang anggota keluarga korban.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian publik setelah kisahnya viral di media sosial. Warga mendesak aparat kepolisian untuk segera mengusut tuntas kasus tersebut dan menangkap para pelaku yang terlibat.

Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, S.I.K melalui Kasat Reskrim Polres Pelalawan AKP Bayu Ramadhan Effendi, S.T.K., S.I.K., M.H membenarkan adanya peristiwa tersebut. Namun, polisi masih mendalami kasus itu. "Betul bang, lagi didalami bang," kata Bayu saat dikonfirmasi, Senin (1/6/2026).

Hingga kini, polisi belum mengungkap kronologi lengkap maupun identitas para pelaku. Penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap fakta dan menangkap pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.*(ang)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Senin, 27 Juli 2026

Peringati HAN ke-42, Bupati Inhu Tegaskan Pemenuhan Hak Hak Anak

Peringati HAN ke-42, Bupati Inhu Tegaskan Pemenuhan Hak Hak Anak

Galeri
Selasa, 23 Juni 2026

DPRD Pekanbaru Gelar Paripurna Hari Jadi ke-242, KolaborAksi Jadi Kunci Wujudkan Kota Maju dan Berkelanjutan

DPRD Pekanbaru Gelar Paripurna Hari Jadi ke-242, KolaborAksi Jadi Kunci Wujudkan Kota Maju dan Berkelanjutan.

Advertorial
Kamis, 09 Juli 2026

100 Bikers Ramaikan Vario Street Nation 2026 di Pekanbaru

Gelaran Vario Street Nation 2026 di Pekanbaru berlangsung meriah. Diikuti 100 pemotor alias bikers.

Advertorial
Selasa, 23 Juni 2026

HUT ke-242 Pekanbaru, Dari Green City Hingga Rekor Dunia Talam Ketan Durian

HUT Ke-242 Pekanbaru, Dari Green City Hingga Rekor Dunia Talam Ketan Durian

Galeri
Rabu, 13 Mei 2026

Galeri, Murid TK ABA Belajar Dunia Broadcasting di Diskominfops Inhil

Galeri, Murid TK ABA Belajar Dunia Broadcasting di Diskominfops Inhil

Advertorial
Senin, 22 Juni 2026

Ketua DPRD Inhil Hadiri Road To Bhayangkara Run dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

Ketua DPRD Inhil Hadiri Road To Bhayangkara Run dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80.

Berita Lainnya

Kamis, 06 Agustus 2026

Kolaborasi Forkopimda dan Satgas Gabungan, Karhutla di Riau Terkendali


Kamis, 06 Agustus 2026

Dua Pekan Diburu, Akhirnya Monyet Serang 18 Warga di Tembilahan Berhasil Ditangkap


Kamis, 06 Agustus 2026

Plt Gubri Tinjau Operasi Pasar Murah


Kamis, 06 Agustus 2026

Hampir Dua Pekan Diburu, Akhirnya Monyet Diduga Serang 18 Warga di Tembilahan Berhasil Ditangkap


Kamis, 06 Agustus 2026

Pemprov Riau Tanam 2.500 Pohon di Stadion Utama, Wujudkan Ruang Hijau Berkelanjutan


Kamis, 06 Agustus 2026

Gerak Cepat, PPN Sumbagut Salurkan Bantuan Korban Bencana Banjir di Sumbar


Kamis, 06 Agustus 2026

Juara Umum, Petenis Belia Persembahkan Kado HUT RI bagi PTPN IV Regional III


Kamis, 06 Agustus 2026

Bertaruh Nyawa Tanpa Tabung Oksigen, Kisah Penyelam Tradisional Cari Bocah Tenggelam di Sungai Siak


Kamis, 06 Agustus 2026

Seragam Gratis untuk Murid SD dan SMP Negeri Mulai Direalisasikan, Program Wako Agung Disambut Antusias


Kamis, 06 Agustus 2026

Polres Rohil dan Pemkab Perkuat Sinergi Cegah Karhutla


Kamis, 06 Agustus 2026

Jarak Pandang Sulitkan Penyelam Cari Bocah Hilang di Sungai Siak


Kamis, 06 Agustus 2026

BKAD Gandeng Kejari Inhil Selesaikan Tunggakan Lelang 18 Kendaraan 2007-2013 Senilai Rp646 Juta


Kamis, 06 Agustus 2026

Fraksi PKB Inisiasi Ranperda Perlindungan Data Pribadi, Bapemperda DPRD Kampar Matangkan Naskah Akademik


Kamis, 06 Agustus 2026

Pilih Apel Siaga, Kapolres Kuansing Ajak Kompak Atasi Karhutla


Kamis, 06 Agustus 2026

Harmoni Pemkab dan Polres Meranti: Sambut Kapolres Baru, Siap Gelar Ekspedisi Merah Putih


Kamis, 06 Agustus 2026

Aksi Damai, 150 Atlet PAPERNAS 2024 Tagih Pelunasan Bonus


Kamis, 06 Agustus 2026

Malam Hari, Polsek Tanah Putih Sisir Titik Rawan Lewat Patroli Blue Light


Kamis, 06 Agustus 2026

Pemkab Kuansing Bentuk Tim Internal Atasi Pekat


Kamis, 06 Agustus 2026

Tim Gabungan Dikerahkan, Cari Seorang Bocah Hilang di Sungai Siak


Kamis, 06 Agustus 2026

Ironi Dibalik Kematian dr. Alex, Tak Bergaji dan Terlilit Pinjol