Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 22
 
 
 
Pengerjaan IPAL Pekanbaru Terus Digesa, Begini Masalah Dihadapi

Riauterkini-PEKANBARU - Pengerjaan proyek pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Kota Pekanbaru terus digesa. Proyek yang bertujuan untuk penanganan air limbah domestik akibat dari padatnya penduduk dan aktivitas perekonomian hingga kualitas lingkungan dapat terjaga tersebut, masih menemui sejumlah masalah.

Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Permukiman Provinsi Riau, Yenni Mulyadi didampingi PPK Sanitasi, Taufik Hidayat mengatakan pekerjaan ini merupakan sistem pengolahan air limbah domestik, dari rumah-rumah warga secara kolektif (jaringan perpipaan), ke sub sistem pengolahan terpusat (IPAL), untuk diolah sebelum dibuang ke badan air permukaan (sungai).

Fokus utama program pembangunan ini, mendukung program Pemko Pekanbaru untuk mengurangi pencemaran air tanah dari limbah domestik, yang semakin mengkhawatirkan.

"Manfaat jangka panjangnya penggalian ini, akan terpenuhinya ketersedian sanitasi yang bersih, dan tersedianya sumber air tanah yang layak konsumsi, yang pada akhirnya untuk meningkatkan kesehatan masyarakat," kata tim Satker PPP Provinsi Riau.

Dijelaskan, pembangunan jaringan IPAL di Pekanbaru terbagi 4 wilayah. Pertama adalah SC-1, progres pengerjaan hingga 19 November 2021 lalu telah mencapai 94,30 persen, naik dari 92,84 persen per 18 Oktober 2021 lalu. Target selesai pekerjaan akhir 2021. Kedua adalah SC-2. Progres pekerjaan sudah 89,37 persen dari 86,45 persen per 18 Oktober lalu.

Wilayah ketiga pembangunan jaringan IPAL adalah NC. Progres pengerjaan capai 22,84 persen dari sebelumnya 20,10 persen. Dan keempat adalah B1 yang progres pengerjaannya baru 17,27 persen dari 13,50 persen per 18 Oktober lalu.

Sejak awal pengerjaan proyek IPAL Pekanbaru, pihak pelaksana proyek atau kontraktor kerap kali menghadapi berbagai masalah sehingga berdampak pada target penyelesaian pekerjaan.

Permasalahan SC-1

Pemasangan pipa metode boring di Jl Tiung - Jl Kaswari dilakukan sepanjang 233 m, namun dari total panjang tersebut terdapat 111 m yang memerlukan perbaikan karena terjadi kegagalan pemasangan pipa, dimana terdapat kebocoran pada sambungan pipa akibat karet yang belum terpasang sambungan pipa. Hal ini akan menjadi kebocoran permanen dalam jangka waktu panjang sehingga perlu segera dilakukan perbaikan.

Selanjutnya pada Februari 2021 dilakukan perbaikan pipa terhadap 111 m pipa tersebut dan dilaksanakan pengujian pipa dengan hasil 70 m pemasangan pipa dinyatakan berhasil dan lolos uji, namun terdapat 41 meter pipa yang masih perlu dilakukan perbaikan.

Menindaklanjuti kegagalan tersebut, kontraktor kembali melakukan perbaikan pada September - Oktober 2021 pada sisa 41 meter pipa yang belum dinyatakan lolos uji pipa, namun masih terdapat kegagalan sehingga kembali dilakukan perbaikan di November 2021. Berdasarkan hasil perbaikan dan jika hasil pemasangan pipa ini berhasil dan dinyatakan lolos maka selanjutnya segera dilakukan pengembalian aspal.

Selama proses perbaikan pipa tersebut, kontraktor terus melakukan pembersihan saluran secara berkala dan juga melakukan perbaikan akses pada jalan tersebut. Adapun Jl Kaswari ditargetkan akan dilakukan pengaspalan secara bertahap. Untuk tahap pertama pada minggu ke-4 November 2021 dan untuk tahap kedua direncanakan Desember 2021.  

Pemasangan Pipa Jl KH A Dahlan

Pada bulan September 2020 lalu dilakukan pemasangan pipa di Jl KH A Dahlan - Simpang Jl Semangka (depan masjid muhammadiyah) dengan Metode Jacking Pipa RCP diamater 450 mm. Dalam proses pemasangan terdapat penyimpangan elevasi pemasangan pipa yang mengalami penurunan elevasi pipa secara signifikan (90 cm dari rencana) dikarenakan error fungsi sensor elevasi alat, pekerjaan ini tidak dapat diterima sehingga pada section tersebut harus dilakukan perbaikan elevasi pipa RCP.

Kontraktor telah mengajukan metode kerja dan rencana perbaikan kepada konsultan untuk di-review baik dari segi teknis maupun keamanan dari metode yang akan digunakan kontraktor, dimana kontraktor akan menggunakan metode galian terbuka dengan kedalaman 7 meter.

Rencana perbaikan dilaksanakan diakhir bulan November 2021. Adapun target perbaikan ini akan dilakukan sekitar dua minggu dan ditargetkan selesai pada minggu kedua Desember 2021.

Perlu diketahui bahwa pemasangan jaringan air limbah yang dilakukan kontraktor akan menggunakan sistem gravitasi dalam proses pengaliran air limbah dari rumah warga menuju ke tempat pengolahan air limbah. Hal ini membuat kesalahan elevasi dalam proses pemasangan pipa menjadi perhatian serius bagi kontraktor. Sebab selain penyelesaian pekerjaan, tentunya keberhasilan dan mutu pekerjaan pun juga menjadi hal yang harus diterapkan.

Permasalahan SC-2

Keterlambatan pekerjaan paket SC-2 karena adanya permasalahan pecahnya pipa PDAM diameter 400 mm dan dia 150 mm yang berada pada trase jalur utama yaitu pada Jalan Melur dan Jl Cempaka yang posisinya berada di sebelah kiri dan kanan Pit Jacking. Pecahnya pipa PDAM disebabkan kondisi material pipa PDAM berbahan asbes yang berumur 37 tahun pecah akibat bergesernya tanah yang diakibatkan getaran baik saat pemancangan sheet pile untuk pembuatan pit jacking maupun saat adanya beban lalu lintas yang melewati trase pipa PDAM 400 mm.

Kondisi tanah di lokasi proyek yang rata-rata berpasir mengakibatkan mudahnya terjadi longsor disekitar pipa PDAM yang diakibatkan getaran maupun hujan yang membawa material pasir masuk ke dalam galian pit sehingga terjadi pergeseran tanah di bawah pipa PDAM yang membuat pipa PDAM pecah karena kondisi material pipa PDAM yang terbuat dari asbes dan sudah berumur 37 tahun.

Kondisi ini terjadi disetiap pembukaan pit jacking di Jalan Rajawali, Jl Melur dan Jl Cempaka. Untuk saat ini beberapa pit manhole sudah selesai dilakukan perbaikan, hanya pada pit MH.79 Jalan Cempaka yang masih dalam proses perbaikan. Target penyelesaian perbaikan pada pit jacking MH.79 Jalan Cempaka dijadwalkan Senin (22/11/2021).

Pecahnya pipa PDAM diameter 400 mm ini terjadi 2 sampai 3 kali pada titik yang sama setelah diperbaiki pihak PDAM. Kontraktor sudah berkordinasi dengan pihak PDAM untuk perbaikan namun pipa PDAM diameter 400 mm ini tidak ada pipa pengganti dari PDAM, sehingga pipa yang pecah diganti dengan pipa diameter 400 mm milik kontraktor dan harus menggunakan G-Bolt Join (costume) yang harus diproduksi terlebih dahulu oleh PDAM (tidak ready stok).

Pekerjaan ini memerlukan waktu perbaikan 3 hingga 5 hari karena harus menunggu G-Bolt Joint yang harus dibuat costume pabrikan. Hal tersebut berdampak pada terlambatnya pembuatan pit jacking sehingga progress pekerjaan paket SC-2 menjadi terlambat dari rencana schedule yang telah direncanakan.

Untuk itu, masyarakat sangat diharapkan ikut mendukung pekerjaan ini karena manfaatnya ke depan untuk masyarakat. Masyarakat juga diminta bersabar dan memahami hingga penyelesaian proyek ini agar dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan yang diharapkan.***(adv)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Kamis, 22 Januari 2026

Rumah Tenun Pulau Payung Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat dan Potensi Lokal di Pelalawan

Rumah Tenun Pulau Payung Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat Berbasis Pemberdayaan Potensi Lokal di Kabupaten Pelalawan.

Galeri
Jumat, 28 Nopember 2025

Bupati Inhil Buka Secara Resmi Giat Publikasi Stunting Dan Advokasi Lintas Sektor

Bupati Inhil Buka Secara Resmi Giat Publikasi Stunting Dan Advokasi Lintas Sektor

Advertorial
Senin, 19 Januari 2026

Touring Bersama New PCX 160, Betah dan Nyaman Tanpa Khawatir Merasa Lelah

Komunitas New PCX 160 Pekanbaru gelar touring bersama. Perjalanan panjang menjadi nyaman dan tanpa kelelahan.

Advertorial
Senin, 12 Januari 2026

Demi Kemajuan Pendidikan Vokasi di Riau, Tim Capella Honda Tempuh Lokasi Pelosok dan Terluar

Tim Capella Honda tempuh lokasi pelosok dan terluar. Kerja nyata majukan pendidikan vokasi di Riau.

Galeri
Kamis, 27 Nopember 2025

Galeri, Pelantikan Pengurus LAMR 2025–2030, Bupati Inhil Terima Gelar Adat Datuk Seri Setia Amanah

Galeri, Pelantikan Pengurus LAMR 2025–2030, Bupati Inhil Terima Gelar Adat Datuk Seri Setia Amanah

Advertorial
Sabtu, 10 Januari 2026

Awali 2026, Capella Honda Hadirkan Program TRENDI dengan Beragam Keuntungan Menarik

Ayo dapatkan banyak keuntungan menarik dari Program TRENDI. Sambutan manis untuk tahun 2026 dari Capella Honda.

Berita Lainnya

Selasa, 20 Januari 2026

Status Tanah Adat dan Ulayat Jadi Fokus Pemulihan TNTN


Selasa, 20 Januari 2026

Penyaluran Gas Bumi PGN Berjalan Sesuai Kebutuhan Selama Nataru 2025–2026


Selasa, 20 Januari 2026

Iptu Budi Santoso Resmi Jabat Kapolsek Kerumutan, Siap Jaga Kamtibmas


Selasa, 20 Januari 2026

New Honda Vario 125 Street Semakin Keren, Sudah Dimiliki Konsumen Pekanbaru Meski Belum Dilaunching


Selasa, 20 Januari 2026

Patroli Pasar Baru Ukui, Polsek Ukui Tegaskan Kehadiran untuk Warga


Selasa, 20 Januari 2026

Polisi Ungkap Peredaran Sabu di Pelalawan, Dua Warga Desa Kiyap Jaya Diamankan


Selasa, 20 Januari 2026

Kapolres Rokan Hilir Pimpin Analisa dan Evaluasi Bhabinkamtibmas Jajaran Polres Rokan Hilir


Selasa, 20 Januari 2026

Pemkab Kuansing Dukung Penuh Program Gizi Nasional


Selasa, 20 Januari 2026

Pangdam XIX/TT Pimpin Sertijab Danrem 031/Wira Bima


Selasa, 20 Januari 2026

Tolak Relokasi Warga Eks TNTN, Warga Pesikaian, Kuansing Aksi Damai dengan Enam Tuntutan


Selasa, 20 Januari 2026

Langkah Berani Pemkab Siak, Evaluasi Total Pasar Tak Berkontribusi ke PAD


Senin, 19 Januari 2026

Pria Muda Ditemukan Meninggal di Perkebunan Sawit Kubu Babussalam Rohil


Senin, 19 Januari 2026

Green Policing, Polsek Tanah Putih Tanam Pohon di Kepenghuluan Teluk Berembun


Senin, 19 Januari 2026

Balita di Kuansing Tewas Tenggelam di Lobang Galian Proyek Koperasi Merah Putih Desa Titian Modang


Senin, 19 Januari 2026

Bupati Kuansing Zoom Meeting Bersama Plt Gubernur Bahas Izin IPR


Senin, 19 Januari 2026

Pemprov Riau Siapkan Regulasi Pengelolaan Pertambangan Rakyat di Kuantan Singingi


Senin, 19 Januari 2026

Diduga Korban Pembunuhan, Sesosok Mayat Ditemukan di Kebun Sawit Desa Pancur-Inhil


Senin, 19 Januari 2026

Viral Video Harimau Sumatera di Pulau Muda, Kapolsek Teluk Meranti Imbau Warga Waspada


Senin, 19 Januari 2026

Induk Harimau dan Anaknya Berkeliaran Dekat SD Teluk Meranti, Orang Tua Murid Diliputi Kecemasan


Senin, 19 Januari 2026

Patroli Hijau Polsek Ukui, Pohon Mangga dan Matoa Ditanam untuk Masa Depan