Logo RTC
 
 
Buntut Video Ancam Korban Pemerkosaan Viral, Dua Anggota Polres Rohul Dicopot dan Dimutasi

Riauterkini - PEKANBARU - Dua anggota Polres Rokan Hulu yakni Kanit Reskrim Polsek Tambusai Utara, Bripka JL dan anak buahnya Bripda RS dimutasi ke Polda Riau dalam rangka pemeriksaan. Keduanya diduga mencaci maki korban pemerkosaan Z (19) usai melaporkan kasus tersebut di Polsek Tambusai Utara beberapa waktu lalu.

Pencopotan keduanya tertuang dalam surat telegram Kepolisian Daerah Riau Nomor: ST/1666/XII/KEP/2021 tertanggal 10 Desember 2021. Perihal ini juga dibenarkan Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto.

"Iya (mutasi)," terangnya.

Dalam surat telegram itu, keduanya di mutasikan ke Bid Dokkes Polda Riau dalam rangka riksa.

Sebelumnya, beredar video yang diduga didalamnya adalah Kanit Polsek Tambusai Utara bersama anak buahnya tengah memaksa korban Z untuk berdamai dengan pelaku pemerkosanya. Video tersebut juga sudah sampai ke Propam Polda Riau

"Propam Polda Riau sudah menangani pelanggaran profesi yang dilakukan anggota Polsek Tambusai Utara tersebut, atas perkataan yang tidak semestinya kepada korban atau kepada siapa pun, dengan alasan tidak menghadiri panggilan penyidik," ujar Narto.

"Sedang didalami. Yang jelas Polda Riau berkomitmen untuk menerapkan reward dan punishment. Siapa yang melanggar kita diberikan vonis. Dan siapa yang baik kita berikan penghargaan," imbuhnya.

Sebagai pengingat, kasus ini mencuat usai Z bersama suaminya S melaporkan tindak pidana pemerkosaan yang dialami Z ke Polsek Tambusai Utara. Alih-alih dapat perlindungan dan keadilan korban justru ancaman dan perlakuan tidak menyenangkan dari oknum tersebut

Z mengaku diperkosa oleh pelaku DK. Bahkan, DK memberi tahu kepada teman-temannya yang lain, untuk ikut memperkosa korban. Hingga tiga pelaku lain menculik dan memperkosa korban di sebuah bangunan ormas. Selain diperkosa korban juga dicekoki narkoba. Bahkan juga dikencingi pelaku.*(arl)

BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Senin, 06 Desember 2021

Kota Pekanbaru Terima WTP 5 Kali Berturut-turut dari Kemenkeu

PEKANBARU - Pemko Pekanbaru menerima predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) lima kali berturut-turut dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Prestasi ini diperoleh karenakan tata kelola dan pengelolaan keuangan Pemko Pekanbaru yang transparan dan akuntabel selama lima tahun terakhir.

Advertorial
Jumat, 06 Nopember 2021

Bupati Pelalawan Panen Raya di Desa Kuala Panduk

Riauterkini-PELALAWAN- Bupati Pelalawan H Zukri Misran menghadiri kegiatan panen raya padi di desa Kuala Panduk Kecamatan Teluk Meranti Pelalawan.Jumat (05/11/21).

Galeri