Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 23
 
 
Kenduri Riau 2024: Malam Nostalgia Bersama Padi Reborn yang tak Terlupakan

Riauterkini - PEKANBARU - Ribuan penonton memadati arena Kenduri Riau 2024 untuk menyaksikan penampilan spektakuler band legendaris Indonesia, Padi Reborn. Aksi panggungnya menjadi bintang tamu utama pada malam penutupan festival tersebut, sangat ditunggu para penggemar.

Dengan antusias tinggi, para penonton dari berbagai daerah Riau dan sekitarnya tumpah ruah di Bandar Seni Raja Ali Haji Pekanbaru. Semuanya menikmati alunan musik dari band yang sudah terbentuk lebih dari dua dekade ini.

Pj Sekdaprov Riau, Taufiq Oesman Hamid menerangkan, bahwa Kenduri Riau 2024 merupakan agenda pariwisata terbaik di Indonesia versi Kharisma Event Nusantara (KEN)yang diinisiasi oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. Menurutnya, perhelatan ini sekaligus ditujukan sebesar-besarnya untuk menciptakan iklim pariwisata dan ekonomi kreatif yang kondusif.

"Kenduri Riau hadir untuk saling bekerja sama dan membangun harapan baru yang responsif terhadap sektor pariwisata daerah," kata Taufik saat menyampaikan sambutan, malam itu.

"Mengambil tema "Dunia Kecil Penuh Warna", Kenduri Riau tahun 2024 ini, telah berhasil menyajikan khasanah identitas dan jati diri budaya Melayu. Acara ini dikemas dalam pertunjukan seni, budaya, pameran fotografi, kerajinan tangan, dan kuliner khas Riau di sepanjang perhelatan festival," imbuhnya.

Sejak sore hari, para penggemar setia Padi Reborn yang kerab disapa Sobat Padi, sudah memadati lokasi konser. Mereka rela menunggu berjam-jam agar mendapatkan posisi terbaik untuk menyaksikan idola mereka dari dekat.

Gelombang manusia mulai memenuhi lapangan. Mereka menikmati berbagai pertunjukan disajikan Kenduri Riau, mulai dari teater, tarian kolosal, hingga band lokal. Suasana ini menambah kemeriahan.

Personel Padi Reborn saat ini, terdiri 4 personel, Fadly sebagai vokalis utama. Kemudian, pada posisi gitar tentu saja Piyu, ia adalah sosok pencipta karya populer dari Padi.

Selanjutnya, pada drummer diisi oleh Yoyo. Pria plontos itu, selalu memberikan ritme ketukan khas pada setiap lagu. Terakhir, pemain bassis dilengkapi oleh Rindra.

Ketika Padi Reborn mulai beraksi di panggung, sorak sorai penonton bergema memecah langit Pekanbaru. Padi Reborn membuka konser mereka dengan lagu ikonik “Sang Penghibur".

Sejak penampilan awal, band asal Surabaya itu, disambut riuh penonton bernyanyi bersama. Alunan gitar yang khas Piyu dan vokal Fadly menghipnotis ribuan pasang mata yang hadir.

Fadly berterima kasih untuk masyarakat "Bumi Lancang Kuning yang telah memberikan dukungan kepada Padi sejak awal perjalanan karier. Ia juga berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Riau dan Dinas Pariwisata Riau yang telah mengundang mereka ke Pekanbaru, Riau.

"Kami merasa terhormat bisa tampil di Kenduri Riau 2024. Terima kasih kepada Sobat Padi di sini yang sudah setia mendukung kami selama lebih dari 25 tahun. Malam ini, mari kita nikmati dan rayakan bersama-sama," ujarnya disambut tepuk tangan meriah.

Selama lebih dari satu setengah jam, Padi Reborn membawakan deretan lagu-lagu hits mereka, seperti "Begitu Indah", "Kasih Tak Sampai", "Semua Tak Sama", hingga "Sobat".

Setiap lagu yang dibawakan berhasil membangkitkan nostalgia para penonton, khususnya mereka yang tumbuh bersama lagu-lagu Padi di era 2000-an. Tak sedikit dari penonton yang terhanyut dengan lagu-lagunya. Bahkan, ada terlihat sebagian penonton menangis haru, air matanya berkaca-kaca.

Penampilan setiap personel Padi Reborn terlihat begitu prima. Piyu, gitaris utama Padi, beberapa kali unjuk kebolehan dengan solo gitar yang memukau. Penonton seakan terbawa dalam suasana magis.

Hal itu, menandakan dedikasi tinggi Padi Reborn dalam mempertahankan kualitas bermusik. Tetap konsisten meski sudah lahir sejak puluhan tahun lalu.

Konser ini juga menjadi ajang nostalgia bagi banyak orang. Seorang penonton, Rehan Akbar (45 tahun), mengungkapkan bahwa ia datang dari Tanjung Pinang hanya untuk menyaksikan Padi Reborn.

"Saya sudah mengikuti Padi sejak zaman sekolah. Lagu-lagu mereka menemani masa remaja saya dan bisa menyaksikan mereka tampil lagi seperti ini, rasanya seperti kembali ke masa lalu," ujar Rehan penuh haru.

Tak hanya penonton dewasa, generasi muda pun turut hadir menikmati konser ini. Banyak di antara mereka yang mungkin tidak mengalami puncak kejayaan Padi di awal 2000-an.

Lidia berusia 24 tahun, menganggap Fadly Cs tetap akrab dengan lagu-lagu hits mereka berkat media sosial dan platform musik digital. "Meskipun saya Gen Z musik Padi timeless, tetap enak didengar dan tak lekang oleh waktu. Mungkin lagu ini sudah ada sejak Ayah dan Bunda berpacaran, tapi saya bisa menyanyikannya," jelasnya.***(mok)

Caption Foto:
Konser Padi Reborn di Kenduri Riau 2024, di Bandar Seni Raja Ali Haji, Purna MTQ Pekanbaru, Minggu (20/10/2024).

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Kamis, 10 September 2026

Capella Honda Riau Apresiasi 26 SMK Mitra Binaan Program AHASS Goes to School

Capella Honda Riau Apresiasi 26 SMK Mitra Binaan Program AHASS Goes to School.

Galeri
Rabu, 19 Agustus 2026

Dari Renungan Suci hingga Resepsi, Potret HUT ke-81 RI di Inhu

Dari Renungan Suci hingga Resepsi, Potret HUT ke-81 RI di Inhu

Advertorial
Minggu, 06 September 2026

Capella Honda Apresiasi Konsumen Loyal di Momen Hari Pelanggan Nasional 2026

Capella Honda Apresiasi Konsumen Loyal di Momen Hari Pelanggan Nasional 2026.

Advertorial
Kamis, 03 September 2026

New Vario Evo Night Ride Vol 2, Lebih dari 170 Bikers Terangi Malam Pekanbaru

New Vario Evo Night Ride Vol 2, Lebih dari 170 Bikers Terangi Malam Pekanbaru.

Galeri
Senin, 17 Agustus 2026

Galeri, Ketua DPRD Inhil Iwan Taruna Bacakan Teks Proklamasi pada Upacara Hari HUT Kemerdekaan ke-81 RI

Galeri, Ketua DPRD Inhil Iwan Taruna Mengikuti dan Baca Teks Proklamasi pada Upacara Hari HUT Kemerdekaan RI ke-81

Advertorial
Senin, 27 Juli 2026

Peringati HAN ke-42, Bupati Inhu Tegaskan Pemenuhan Hak Hak Anak

Peringati HAN ke-42, Bupati Inhu Tegaskan Pemenuhan Hak Hak Anak

Berita Lainnya

Sabtu, 12 September 2026

Pawai Ta'ruf MTQ Nasional XXXI, Riau Tampilkan Harmoni Al-Qur'an dan Budaya


Sabtu, 12 September 2026

Cegah Karhutla, PT RLZ Latih dan Bentuk Masyarakat Peduli Api


Sabtu, 12 September 2026

Rapat FMTK Libatkan Tiga Kecamatan di Pelalawan, Tuntut Kewajiban PT Serikat Putra


Sabtu, 12 September 2026

Dinkes Bengkalis Instruksikan Puskesmas Percepat Penanganan DBD


Sabtu, 12 September 2026

Patroli Karhutla Digencarkan, Polsek Tanah Putih Sisir Lahan dan Semak Belukar


Jumat, 11 September 2026

Tanda Tangani MoU, KPU dan Universitas Al Kifayah Riau Perkuat Sinergi


Jumat, 11 September 2026

Kasat Resnarkoba dan Kapolsek Kerumutan Polres Pelalawan Berganti


Jumat, 11 September 2026

Cegah Karhutla, Polsek Batang Tuaka Gencarkan Sosialisasi Larangan Membakar Lahan


Jumat, 11 September 2026

BRK Syariah Telah Salurkan 11.000 Rumah Subsidi di Riau dan Kepulauan Riau


Jumat, 11 September 2026

Kemenhut-FAO Modernisasi Pemantauan Hutan Lewat Proyek MERANTI


Jumat, 11 September 2026

Pemko Dumai Gandeng BRK Syariah Siapkan Hunian Layak bagi ASN dan PPPK


Jumat, 11 September 2026

Kejar Sekolah Nasional Terintegrasi, PLT Bupati Muklisin Jemput Bola ke Jakarta


Jumat, 11 September 2026

Kebun Rakyat Masuk Kawasan Hutan, DPRD Bengkalis Minta Pemerintah Berikan Kepastian


Jumat, 11 September 2026

Pertamina Patra Perkenalkan Tata Kelola Ekosistem Gambut Berkelanjutan


Jumat, 11 September 2026

Karhutla Ancam Sumur Migas, Pertamina EP Lirik Inhu Kerahkan Fire Brigade


Jumat, 11 September 2026

Disdik Siak Terapkan Skema Belajar Fleksibel Akibat Kabut Asap Karhutla, Moda Pekan Depan Diputuskan Minggu Malam


Jumat, 11 September 2026

DPRD Bengkalis Dorong Optimalisasi Pelayanan Perizinan di Mandau


Jumat, 11 September 2026

Karhutla, Warga Pangkalan Libut Bengkalis Jadi Tersangka


Jumat, 11 September 2026

Cabuli Tiga Santriwati, Seorang Ustadz Ponpes di Siak Ditahan


Jumat, 11 September 2026

Mahasiswa KKN UMRI 2026 Kelompok 8 Tebing Tinggi Okura Sulap Lahan Kosong Posyandu Jadi Green Garden