Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 22
 
 
 
Muswilub PPP Riau Bentuk Pembegalan Demokrasi, Sindir Ada Kader Haus Kekuasaan

Riauterkini - PEKANBARU - Sejumlah kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Riau,, menolak tegas hasil Musyawarah Wilayah Luar Biasa (Muswilub) yang melahirkan Ikbal Sayuti sebagai Ketua DPW PPP Riau.

Salah satunya Arfah. Mantan anggota DPRD Riau ini menegaskan bahwa proses Muswilub PPP Riau sebagai bentuk pembegalan demokrasi yang tidak sesuai mekanisme partai.

“Tidak ada yang salah dengan istilah Muswilub, karena memang diatur dalam AD/ART. Tapi proses dan tahapan yang semestinya dilalui tidak dijalankan dengan benar,” kata Arfah, Jumat (5/7/25).

Menurutnya, Muswilub hanya bisa dilaksanakan apabila pengurus harian DPW dianggap tidak mampu menjalankan tugas. Jemudia harus melalui rapat harian serta musyawarah kerja wilayah dengan dukungan minimal dua pertiga kepengurusan. Selain itu, usulan Muswilub juga harus datang dari bawah, yakni dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) kabupaten dan kota yang sah dan didukung secara tertulis.

“Pertanyaannya, apakah hari ini kami di DPW tidak menjalankan tugas? Nyatanya kami masih aktif dan tidak ada masalah. Maka alasan pelaksanaan Muswilub itu sangat dipaksakan,” ungkap Arfah.

Arfah juga membantah adanya klaim bahwa Muswilub dihadiri oleh 10 DPC dari total 12 DPC di Riau. Menurutnya, yang benar adalah hanya ada lima DPC yang hadir secara fisik, itu pun kehadirannya tidak sah karena tanpa mandat resmi.

“Mereka yang diklaim hadir banyak bukan fisik. Mereka hanya bermodalkan chat whatsApp dan asumsi ‘Insya Allah hadir’. Itu bukan bukti otentik. Bahkan beberapa yang hadir tidak membawa mandat ketua atau sekretaris DPC,” jelasnya.

Masih menurut Arfah, tujuh DPC yaitu Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Kuantan Singingi, Pelalawan, Kampar, Siak, dan Rokan Hulu telah menyampaikan penolakan secara tertulis ke DPP PPP. Dibuktikan ditandatangani langsung oleh ketua dan sekretaris masing-masing DPC.

Arfah menilai Muswilub ini merupakan bagian dari skenario politik segelintir oknum di internal DPP yang ingin mempertahankan kekuasaan menjelang Muktamar PPP yang rencananya digelar pada Agustus atau September 2025 mendatang.

“Ini bukan demi menyelamatkan partai. Ini demi kepentingan pribadi dan kelompok yang ingin mengamankan posisi di Muktamar nanti,” ungkapnya.

Lebih lanjut Arfah juga menyebutkan, Plt Ketua Umum PPP, H Mardiono, masih berambisi mempertahankan jabatannya. Berbagai cara dilakukan, termasuk menarget DPW PPP Riau yang dianggap tidak sejalan dengan arah politik mereka.

“Kami di Riau sebenarnya tidak pernah memutuskan mendukung siapa pun dalam Muktamar. Tapi karena kami tak mendukung mereka, maka dimulailah skenario Muswilub ini,” jelasnya.

Meski mencuat dua kepemimpinan di publik, Arfah memastikan tidak ada dualisme di tubuh PPP Riau. Ia menegaskan pihaknya tetap solid dan sah secara organisasi. Kepemimpinan Afrizal masih sah, karena tidak ada aturan yang dilangar. Tidak ada peraturan organiasi yang ditabrak.

“Kami masih menjalankan amanah kepengurusan yang sah. Kalau ada perbedaan pandangan, maka tempatnya adalah Mahkamah Partai, bukan dengan cara-cara manipulatif,” tegasnya.

Arfah pun mengingatkan bahwa sebelumnya DPP PPP telah memutuskan tidak akan menggelar Muswilub hingga akhir masa kepengurusan. Namun keputusan itu kini dilanggar oleh oknum DPP sendiri.

“Kami tidak akan tunduk pada keputusan yang lahir dari proses yang tidak prosedural. Kalau dari awal sudah salah, hasilnya pasti juga tidak benar. Ini semua hanya demi menyenangkan komandan mereka di Jakarta,” pungkasnya.

Kader PPP Riau lainnya, Husaimi Hamidi yang juga eks anggota DPRD Riau mengamini perihal kisruh partai berlambang kabah tersebut. Ulah oknum partai yang sangat berkepentingan demi melanjutkan trahnya di kepengurusan di DPP PPP rela memecah belah kesolidan yang selama ini sudah terbangun.

Menurut Husaimi, PPP yang saat ini berupaya bangun setelah terjerambab karena ambisi kekuasaan, kini terjatuh lagi. Husaimi mempertanyakan sikap arogansi menggunakan tangan-tangan kader PPP di Riau.

"Aturan ditabrak. Kader dipecah belah. Kita ini PPP sedang berupaya bangkit. Tapi karena ulah oknum haus keuasaan ini, akhirnya terjadilah kisruh memanfaatkan kader kita di Riau," sindir Husaimi.

Turut juga hadir Sekretaris DPC PPP Pelalawan, Dwi Surya Pamungkas beserta sejumlah kader PPP lainnya.***(mok)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Rabu, 11 Maret 2026

Tas Baru, Energi Baru dan Senyum Siswa Minas Sambut HUT ke-1 Danantara

Para pelajar di Minas tersenyum bahagia. Mendapat tas baru dan energi baru di HUT perdana Danantara.

Galeri
Jumat, 06 Maret 2026

Momen Hangat Safari Ramadan, Plt Gubri SF Hariyanto Santuni Anak Yatim di Bagansiapiapi

Momen Hangat Safari Ramadan, Plt Gubri SF Hariyanto Santuni Anak Yatim di Bagansiapiapi

Advertorial
Rabu, 11 Maret 2026

Wabup Syafaruddin Poti Hadiri High Level Meeting Provinsi Riau, Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi Selama Ramadhan

Wabup Syafaruddin Poti Hadiri High Level Meeting Provinsi Riau Guna Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi Selama Bulan Ramadhan.

Advertorial
Sabtu, 07 Maret 2026

Pemkab Rohul Buka Bersama Mahasiswa di Pekanbaru

Pemkab Rohul Buka Bersama Mahasiswa di Pekanbaru

Galeri
Kamis, 05 Maret 2026

Apel Kesiapsiagaan Karhutla Nasional 2026, Menko Polkam RI: Jaga Alam Tanggung Jawab Kita

Apel Kesiapsiagaan Karhutla Nasional 2026, Menko Polkam RI: Jaga Alam Tanggung Jawab Kita

Advertorial
Jumat, 06 Maret 2026

Tinjau Pasar Murah di Rohil Plt Gubri Pastikan Stok Pangan Aman Hingga Idulfitri

Plt Gubri tinjau pasar murah di Rohil. Stok pangan dipastikan aman hingga lebaran Idulfitri nanti.

Berita Lainnya

Rabu, 11 Maret 2026

Polri Peduli, Kapolres Rohil Salurkan Paket Sembako untuk Kaum Dhuafa di Pujud


Rabu, 11 Maret 2026

Sepeda Motor Minta Dicat Malah Ditilap, Pria di Bengkalis Ini Diringkus Polisi


Rabu, 11 Maret 2026

Kodim 0314/Inhil Gelar Upacara Penyambutan Personel TP 953/Harimau Rawa


Rabu, 11 Maret 2026

Gedung KPK Dibanjiri Karangan Bunga Apresiasi Rakyat Riau atas Penuntasan Kasus 'Japrem' Abdul Wahid


Rabu, 11 Maret 2026

Polres Dumai Gagalkan Penyelundupan 10 Kg Sabu Asal Malaysia


Rabu, 11 Maret 2026

21 Ramadhan 1447 Hijriah, PLTU Tembilahan Salurkan 410 Sembako Murah kepada Warga Sekitar


Rabu, 11 Maret 2026

Polisi Ukui Jaga Kamtibmas dengan Patroli di Objek Vital


Rabu, 11 Maret 2026

Tinjau Rig PDSI#54.2 di Rokan, Direksi Pertamina Drilling Perkuat Budaya Safety


Rabu, 11 Maret 2026

Capella Honda Jalin Kebersamaan Ramadhan Bersama Jurnalis dan Vlogger


Rabu, 11 Maret 2026

Dishub Bengkalis Terapkan Boking Tiket Online Penyeberangan Bengkalis-Pakning


Rabu, 11 Maret 2026

Polres Dumai Gagalkan Penyelundupan 9,96 Kg Perusak Otak Jenis Sabu


Rabu, 11 Maret 2026

Polres Inhil Ungkap Kasus Narkotika di Kecamatan Kempas, Sebanyak 29,5 Gram Sabu Berhasil Diamankan


Rabu, 11 Maret 2026

Tas Baru, Energi Baru dan Senyum Siswa Minas Sambut HUT ke-1 Danantara


Rabu, 11 Maret 2026

Terbukti Memeras dan Mengancam, Terdakwa Jekson Sihombing di Vonis 6 Tahun


Rabu, 11 Maret 2026

Polres Bengkalis Amankan Dua Truk Angkut Kayu Pembalakan Liar di Siak Kecil


Rabu, 11 Maret 2026

Safari Ramadan Pemprov Riau di Siak, BRK Syariah Salurkan Bantuan untuk Masjid


Rabu, 11 Maret 2026

Abdul Wahid, Arif dan Dani Nursalam Tiba di Pekanbaru Memakai Rompi Orange Tangan Diborgol


Rabu, 11 Maret 2026

Sering Picu Konflik, Pemkab Kuansing Ajukan Pencabutan HGU PT. Wanasari


Rabu, 11 Maret 2026

PTPN IV PalmCo Merajut Asa Anak-Anak Istimewa di Pekanbaru


Rabu, 11 Maret 2026

THR ASN Kuansing Segera Dicairkan, Bupati Minta Belanja di Kedai Masyarakat