
Riauterkini-RANTAU KOPAR- Suasana mencekam terjadi di wilayah Kepenghuluan Bagan Cempedak, Kecamatan Rantau Kopar, Rokan Hilir, Jumat (8/5/2026) malam.
Pasalnya, karena yang ditangkap oleh team Sat Narkoba Polda Riau pada sore hari ini bukan bandar narkoba jenis sabu - sabu, melainkan diduga hanya sebagai anggota bandar tersebut.
"Sebetulnya bukan warga yang menangkap pelaku yang saat itu berada di rumah diduga bandar itu, tapi memang adanya penangkapan dilakukan team Sat Narkoba Polda Riau," kata Datuk Penghulu Bagan Cempedak Dedi Wahyudi, SPdi.
Namun, lanjutnya, karena bukan bandarnya yang ditangkao tapi hanya diduga anak buahnya saja berinisial Oi, maka masyarakatpun geram.
"Maka terjadilah bakar mobil diduga milik bandar tersebut," kata Dedi Wahyudi.
Informasi dirangkum, sebuah bangunan yang diduga menjadi gudang transaksi narkoba juga ikut dibakar massa. Api berkobar besar dan jadi tontonan warga.
Peristiwa panas itu pertama kali ramai setelah muncul siaran langsung di akun TikTok @R.Satriya25. Live streaming tersebut ditonton ratusan pengguna dan langsung dibanjiri ribuan komentar warganet. Video pembakaran viral dalam hitungan menit.
Aksi nekat warga ini diduga dipicu puncak keresahan. Masyarakat di wilayah Kecamatan Rantau Kopar, mengaku sudah lama gerah dengan aktivitas peredaran narkoba di bangunan tersebut. Lokasi itu disebut-sebut jadi sarang transaksi yang meresahkan.
Dari pantauan live TikTok, di lokasi kejadian terparkir beberapa mobil mewah. Terlihat satu unit Toyota Fortuner, satu unit Mitsubishi Pajero, dan satu unit L300. Keberadaan mobil-mobil itu makin memanaskan emosi warga. Mamun hanya dari benerapa unit mobil itu hanya satu yang terbakar, tapi tidak tau pasti jenis mobil apa yang terbakar.
Tak lama, warga yang geram mendatangi lokasi secara beramai-ramai. Massa langsung melampiaskan amarah dengan merusak bangunan semi permanen itu sebelum akhirnya membakarnya. Teriakan warga terdengar riuh di siaran langsung.
Api dengan cepat membesar dan melahap seluruh bangunan. Kepulan asap hitam pekat membumbung tinggi ke langit, terlihat jelas dari kejauhan. Warga sekitar berkerumun menyaksikan kobaran api yang meludeskan bangunan tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi soal korban jiwa. Belum diketahui juga apakah ada pihak yang diamankan polisi dalam insiden ini. Aparat keamanan belum memberikan pernyataan terkait peristiwa tersebut.
Situasi di lokasi masih tegang. Api dilaporkan masih berkobar dan massa masih memadati area sekitar bangunan yang terbakar. Aparat diharapkan segera turun ke lokasi untuk mencegah hal yang tidak diinginkan.
Kasus ini menambah daftar panjang keresahan warga Rohil terhadap narkoba. Sebelumnya, hampir seribu warga Pasir Limau Kapas (Palika) juga menggelar aksi di Polsek Panipahan menuntut bandar narkoba ditangkap. ***(bud).
Ket poto : Poto tangkapan dari siaran live tiktok.